Kebutuhan Donor Darah di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal Jadi Seruan Solidaritas; Calon Pendonor O+ Diajak Berkoordinasi dengan Keluarga dan Petugas Medis
JAMBI, TRIBUNEINDONESIA.COM — Harapan untuk mendapatkan bantuan darah menjadi bagian dari perjuangan Siti Munawaroh, perempuan berusia 38 tahun yang tengah menjalani perawatan di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Berdasarkan informasi keluarga dan surat permohonan bantuan donor darah dari pihak rumah sakit tertanggal 24 Oktober 2026, pasien membutuhkan satu kantong darah golongan O positif (O+) untuk mendukung penanganan medisnya.
Keluarga yang berdomisili di RT 08 Parit Ilahi, Desa Lumahan, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengharapkan kepedulian masyarakat, relawan donor darah, komunitas sosial, serta para calon pendonor yang memenuhi persyaratan medis.
Seruan ini bukan sekadar permintaan bantuan, melainkan ajakan untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi keluarga yang tengah berjuang mendampingi anggota keluarganya menjalani perawatan.
Surat Permohonan Rumah Sakit Menjadi Dasar Informasi Kebutuhan Darah
Dalam surat permohonan bantuan donor darah tertanggal 24 Oktober 2026, pihak RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal menerangkan adanya kebutuhan darah bagi pasien yang sedang menjalani rawat inap. Surat tersebut juga menyebutkan bahwa persediaan darah yang dibutuhkan belum dapat dipenuhi melalui fasilitas bank darah rumah sakit saat itu.
Kondisi tersebut mendorong keluarga untuk mencari bantuan melalui jejaring pendonor dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat agar dapat menjangkau calon pendonor yang sesuai.
Menurut keterangan keluarga, Siti Munawaroh tengah menjalani perawatan terkait kista ovarium. Adapun kebutuhan darah yang diinformasikan berjumlah satu kantong golongan O positif.
Ketersediaan darah dan pelaksanaan transfusi tetap harus dipastikan melalui koordinasi dengan pihak rumah sakit, pemeriksaan calon pendonor, serta keputusan tenaga medis sesuai kebutuhan dan prosedur yang berlaku.
Satu Kantong Darah, Wujud Kepedulian yang Berarti
Di tengah proses perawatan, dukungan dari lingkungan sekitar dapat menjadi penguat bagi pasien dan keluarga. Bantuan tidak selalu harus berupa materi. Kesediaan mendonorkan darah, menyampaikan informasi secara bertanggung jawab, atau mempertemukan keluarga dengan calon pendonor juga merupakan bentuk kepedulian yang nyata.
Karena itu, masyarakat yang memiliki golongan darah O positif dan berminat membantu diharapkan menghubungi keluarga pasien untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kebutuhan terkini, lokasi, serta mekanisme koordinasi donor.
Relawan donor darah, organisasi kemanusiaan, komunitas masyarakat, dan insan pers juga diharapkan dapat membantu menyebarkan informasi secara luas tanpa mengubah atau menambahkan keterangan yang belum terverifikasi.
Namun, masyarakat diimbau tidak langsung menyimpulkan bahwa setiap calon pendonor bergolongan darah O positif pasti dapat mendonorkan darahnya. Kelayakan donor, pemeriksaan darah, kecocokan yang diperlukan, dan keputusan transfusi harus mengikuti ketentuan petugas kesehatan.
Informasi Pasien dan Koordinasi Bantuan
Berikut informasi kebutuhan donor darah berdasarkan keterangan yang disampaikan keluarga:
Nama pasien: Siti Munawaroh
Usia: 38 tahun
Golongan darah yang dibutuhkan: O positif (O+)
Jumlah kebutuhan: 1 kantong
Rumah sakit: RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal
Domisili: RT 08 Parit Ilahi, Desa Lumahan, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi
Keterangan kondisi: Kista ovarium, berdasarkan informasi keluarga
Kontak keluarga: 0857-0952-0982
Masyarakat yang bersedia membantu dapat menghubungi keluarga melalui nomor tersebut. Sebelum melakukan donor, calon pendonor disarankan memastikan bahwa kebutuhan masih berlaku dan mengikuti arahan petugas rumah sakit.
Menguatkan Harapan Melalui Gerakan Kemanusiaan
Perjuangan Siti Munawaroh menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dapat hadir melalui tindakan sederhana yang dilakukan bersama-sama. Satu informasi yang disampaikan kepada orang yang tepat berpotensi membuka jalan bagi bantuan yang dibutuhkan.
Keluarga berharap informasi ini menjangkau para pendonor yang sesuai, sehingga kebutuhan darah dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak rumah sakit.
Di sisi lain, penyebaran informasi kemanusiaan harus tetap mengedepankan ketepatan data, penghormatan terhadap privasi pasien, serta kehati-hatian dalam menyampaikan kondisi medis. Dengan demikian, solidaritas masyarakat dapat tumbuh tanpa menimbulkan kesalahpahaman.
Doa dan Harapan untuk Kesembuhan
Atas nama kemanusiaan, keluarga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, relawan, komunitas donor darah, dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian, doa, maupun dukungan dalam upaya membantu Siti Munawaroh.
Semoga informasi ini sampai kepada calon pendonor yang tepat, kebutuhan medis pasien dapat ditangani sesuai arahan tenaga kesehatan, dan keluarga diberikan kekuatan dalam menjalani setiap proses perawatan.
Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan, melimpahkan kesehatan, memudahkan segala urusan, serta membalas setiap niat baik dan pertolongan dengan pahala yang berlipat ganda.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
Ditulis Oleh: Apriandi, Tj., C.JI., C.LWI
TRIBUNEINDONESIA.COM
Jurnalisme Kemanusiaan — Tajam, Berimbang, dan Terpercaya














