Bitung | Tribuneindonesia.com – Pemerintah Kota Bitung memfasilitasi gelaran Temu Konsolidasi Organisasi Kemasyarakatan dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat yang berlangsung di Ruang SH Sarundajang, Kantor Wali Kota Bitung, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan empat wadah strategis, yakni DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), DPC Srikandi Jaga Desa, LPMK Indonesia, serta DPC ASLINMAS Kota Bitung.
Pertemuan lintas organisasi ini berfokus pada penguatan fungsi lembaga serta pemantapan pelaksanaan musyawarah di tingkat kecamatan.
Sejumlah pejabat penting menghadiri agenda tersebut, termasuk Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara yang juga menjabat sebagai Anggota DPD RI, Ir. Stevanus B.A.N. Liow.
Tampak hadir pula Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Sulut Eri Yudianto, S.H., M.H., beserta jajaran, serta Kepala Kejaksaan Negeri Bitung Erwin Widihantono, S.H., M.H.,
Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bitung turut mengawal jalannya forum konsolidasi antarlembaga ini.
Sekretaris Daerah Kota Bitung Ign. Rudy Theno ST, MT, MAP, hadir mewakili Pemerintah Kota Bitung bersama para kepala perangkat daerah dan camat se-Kota Bitung.
Rangkaian acara diawali dengan penyampaian dari Sekda Kota Bitung yang membacakan amanat serta arahan resmi Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E.
Selanjutnya, Asintel Kejati Sulut Eri Yudianto, S.H., M.H., menyampaikan paparan serta pengarahan materi mewakili Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.
Usai sesi pengarahan dari pemerintah dan aparat penegak hukum, Ir. Stevanus B.A.N. Liow memberikan keterangan resmi kepada awak media.
Dalam penjelasannya, Stevanus memaparkan kelengkapan serta fleksibilitas struktur kepengurusan ABPEDNAS, Srikandi, dan ASLIMAS di wilayah Sulawesi Utara.
Ia menyebutkan bahwa susunan kepengurusan organisasi memiliki 11 bidang kerja yang mana setiap bidang diisi oleh dua hingga tiga orang pengurus.
Guna mengoptimalkan koordinasi wilayah, posisi jajaran Wakil Ketua disesuaikan dengan kebutuhan serta cakupan tugas di lapangan.
Stevanus menegaskan bahwa proses konsolidasi dan pembentukan pengurus telah menjangkau tingkat kecamatan agar pelayanan publik berjalan maksimal.
Ketiga wadah ini memiliki peran spesifik, ABPEDNAS menghimpun BPD dan LPMK, Srikandi menggerakkan perempuan, sedangkan ASLIMAS wadah Patriot Pelindung Masyarakat.
”Secara ex-officio, koordinasi di tingkat Provinsi Sulawesi Utara sudah sangat siap karena kepengurusan DPD ABPEDNAS, Srikandi, maupun ASLIMAS telah dilantik dan dikukuhkan secara resmi. Untuk tingkat kabupaten/kota, sebanyak 12 daerah sudah merampungkan susunan kepengurusannya dan siap dilantik. Meski beberapa daerah masih menunggu jadwal pelantikan, program kerja dan aksi nyata organisasi sudah langsung berjalan di tengah masyarakat,”
tegas Stevanus B.A.N. Liow.
lebih lanjut Stevanus menambahkan kegunaan serta tupoksi dari ketiga wadah tersebut.
”ABPEDNAS, Srikandi, dan ASLIMAS adalah wadah berhimpun sekaligus penyalur aspirasi BPD, LPMK, dan Linmas yang menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Ketiganya berfungsi sebagai mata untuk melihat persoalan masyarakat, telinga untuk mendengar keluhan warga, dan mulut untuk menyalurkan aspirasi secara konstruktif demi pembangunan daerah,”
pungkasnya. (kiti)













