BIREUEN/Tribuneindonesia.com
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Aceh pada Minggu malam (11/10/2026).

Sebagian besar kabupaten dan kota di wilayah ini dilaporkan berpotensi dilanda cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang.
Berdasarkan data yang dirilis pukul 19:25 WIB, wilayah yang terdampak sangat luas, mencakup belasan kabupaten dan kota. Beberapa di antaranya meliputi Kabupaten Bireuen (termasuk wilayah Jangka, Samalanga, dan Kota Juang), Aceh Besar, Pidie, Aceh Utara, Aceh Tengah, Aceh Barat, Gayo Lues, hingga Kota Lhokseumawe dan Subulussalam. Cuaca ekstrem ini juga diprakirakan dapat meluas ke wilayah ibu kota Banda Aceh dan Sabang.
Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung dan bertahan hingga pukul 22:35 WIB.
Masyarakat yang berada di daerah terdampak, terutama yang sedang beraktivitas di luar ruangan atau tinggal di area rawan, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
Potensi ancaman yang perlu diantisipasi antara lain:
• Jalanan licin dan berkurangnya jarak pandang yang dapat membahayakan pengendara.
• Ancaman pohon tumbang atau papan reklame roboh akibat hembusan angin kencang.
• Potensi genangan air atau banjir luapan di daerah dengan saluran drainase yang kurang lancar.
Bagi Anda yang sedang melakukan perjalanan malam, disarankan untuk menepi di tempat yang aman jika jarak pandang terlalu pendek, serta hindari berlindung di bawah pohon besar atau baliho saat angin kencang terjadi. Tetap pantau informasi cuaca resmi untuk mengantisipasi perkembangan situasi di wilayah Anda.














