DENPASAR – Perang melawan narkoba bukan hanya tentang penindakan dan penegakan hukum. Di balik upaya memberantas narkoba, ada sisi kemanusiaan yang tidak boleh ditinggalkan: kepedulian, empati, dan kehadiran untuk mereka yang membutuhkan.
Semangat itulah yang ditunjukkan BNN Kota Denpasar melalui kegiatan bakti sosial di Yayasan RHMC Indonesia Denpasar, Selasa (6/10/2026). Kepala BNN Kota Denpasar, KBP. Dr. Leo Dedy Defretes, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ibu DWP BNN Kota Denpasar, Ny. Ina Leo, hadir langsung untuk bersilaturahmi sekaligus berbagi dengan pengurus dan penerima manfaat yayasan.
Kehadiran Kepala BNN Kota Denpasar tidak sekadar menyerahkan bantuan sosial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata bahwa P4GN dapat dilakukan dengan pendekatan yang humanis—hadir, mendengar, menyapa, dan merangkul masyarakat.
Di tengah tantangan penyalahgunaan narkoba yang membutuhkan kerja bersama, BNN Kota Denpasar terus membangun pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada pemberantasan, tetapi juga pada kepedulian terhadap manusia. Sebab, melawan narkoba berarti menjaga masa depan, melindungi keluarga, dan memastikan setiap orang memiliki kesempatan untuk hidup sehat dan produktif.
Melalui kegiatan ini, BNN Kota Denpasar juga ingin memperkuat pesan bahwa masyarakat bukan sekadar objek dalam perang melawan narkoba, melainkan mitra utama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba.
“War on Drugs for Humanity” menjadi semangat yang terus dibawa BNN Kota Denpasar. Perang terhadap narkoba dilakukan dengan tegas, namun tetap dengan hati dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. BNN Kota Denpasar berharap silaturahmi dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat semakin kuat, sehingga gerakan menuju Denpasar Bersinar (Bersih Narkoba) dapat terus tumbuh dari kepedulian bersama.
Karena melawan narkoba bukan hanya tentang menghentikan peredarannya, tetapi juga tentang menyelamatkan manusianya(reda)













