Gelar Sosialisasi DP3A, Pemkot Bitung Tekankan Aksi Nyata dan Pendampingan Korban

- Editor

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DP3A Kota Bitung, Meiva Worang, S.H., M.H., bersama pemateri Fetrisia Yuliasanti Aling, M.Th., (Ft. talia)
‎
‎

Kepala DP3A Kota Bitung, Meiva Worang, S.H., M.H., bersama pemateri Fetrisia Yuliasanti Aling, M.Th., (Ft. talia) ‎ ‎

Bitung | Tribuneindonesia.com – Pemkot Bitung terus memperketat pengawasan dan langkah preventif guna menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Meski grafik penanganan kasus tercatat melandai dalam tiga tahun terakhir, pemerintah daerah menolak berpuas diri dan meminta seluruh elemen masyarakat tidak mengendurkan kewaspadaan.

​Komitmen tersebut mengemuka saat Pemerintah Kota Bitung menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan di Ruang S.H. Sarundajang Kantor Wali Kota Bitung.


Agenda strategis ini menjadi bagian dari Sub Kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan Kebijakan, Program, dan Kegiatan Pencegahan Terhadap Perempuan dan Anak Lingkup Daerah Kota Bitung.


​Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E. mengutus Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia, Drs. Jeffry Wowiling, M.Si., untuk membuka secara resmi kegiatan tersebut sekaligus membacakan arahan tertulis kepala daerah.

​Dalam amanat yang dibacakan Jeffry, Wali Kota menegaskan agar jajaran dinas terkait tidak menjadikan sosialisasi ini sebagai rutinitas formalitas belaka. Ia menginstruksikan seluruh instansi agar menggali substansi pencegahan secara mendalam demi keselamatan warga.

​Hengky mewanti-wanti agar program ini tidak berhenti pada sekadar menggugurkan kewajiban administratif demi menyerap Dana Alokasi Khusus (DAK).

Penggunaan anggaran negara harus berbanding lurus dengan perubahan perilaku dan tingkat keamanan masyarakat di lapangan.

​”Jangan sampai kegiatan selesai, laporan selesai, anggaran terealisasi, tetapi persoalan di lapangan tetap sama. Yang kita harapkan adalah aksi nyata,”

ujar Jeffry membacakan penegasan Wali Kota Bitung di hadapan peserta pada Rabu (26/08).

Baca Juga:  Raih Terbaik III Regional Sulawesi, Kota Bitung Sabet 200 Kuota Bedah Rumah

Ia menambahkan, indikator keberhasilan sosialisasi ini diukur dari perubahan cara pandang masyarakat, lahirnya keberanian warga untuk melapor, serta tumbuhnya empati kolektif dalam mendampingi para korban kekerasan.

​Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bitung memprakarsai forum ini dengan menghadirkan pakar sebagai narasumber, yakni Lay Keke Marentek, M.Pd., M.Ed., Spec. Ed., serta Fetrisia Yuliasanti Aling, M.Th., bersama tim ahli.

​Kepala DP3A Kota Bitung, Meiva Worang, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa tren penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayahnya sebenarnya menunjukkan penurunan konsisten sejak periode 2024 hingga 2026.

​Kendati demikian, Meiva menyuarakan kewaspadaan tinggi karena data statistik tersebut belum tentu mencerminkan fenomena riil di lapangan. Ia menduga masih ada fenomena gunung es, di mana sebagian korban memilih bungkam karena terkungkung rasa takut atau malu.

Guna mengantisipasi hal itu, DP3A Kota Bitung memaksimalkan peran Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) untuk mengintensifkan penjangkauan kasus serta membuka pintu pengaduan seluas-luasnya.

Pihaknya menjamin pendampingan menyeluruh bagi korban, termasuk pendampingan hukum jika kasus berlanjut ke Aparat Penegak Hukum (APH).

​Lewat sambutan tertulisnya, Walikota Hengky Honandar mengimbau seluruh peserta sosialisasi agar mengedukasi lingkungan keluarga, organisasi, hingga komunitas masing-masing.

Langkah bersama ini diharapkan mampu mewujudkan Kota Bitung yang aman, ramah, bermartabat, serta sepenuhnya bebas dari aksi kekerasan. (kiti)

Berita Terkait

GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi
Wali Kota Jeffry Sentana Apresiasi Kesuksesan Langsa Expo 2026, Bergek Meriahkan Malam Puncak HUT ke-25 Kota Langsa
DPRK Raja Ampat dan TAPD Ikuti Bimtek APBD 2027, Ketua Taufik Sarasa Tekankan Pemahaman Regulasi
Di Balik Penghargaan TPAKD Deli Serdang, Menakar Manfaat Pembiayaan bagi Masyarakat
Dalam Gelaran Pertandingan Badminton HUT KORPRI ke-55 
Ketua MUI Deli Serdang. Pesantren Benteng Moral Bangsa, Deli Serdang Mengaji Harus Sukses
Pemko Langsa Akhiri Pembelajaran Daring, Kualitas Udara Membaik Sekolah Kembali Tatap Muka
GEGER! DPRK Raja Ampat Kompak Tolak Pemindahan dr. Laura, Bupati Diminta Batalkan Surat Tugas
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:18

Anggaran Ada Tapi Gaji Ditahan? Misteri 6 Bulan Hak Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara yang Menguap

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:03

NSS Grong Grong: Pameran Pro Vaganza di Sigli, Banjir Hadiah untuk Pembeli Honda

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:13

GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:16

Kapolres Bireuen Subuh Keliling di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Ajak Masyarakat Bersatu Perangi Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:06

​Wujudkan “Green Policing”, Polres Bitung Tanam Pohon Penghijauan di Pinokalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:22

Terbesar di Indonesia, Polri Bongkar Pabrik Sabu 1,2 Ton di Pidie yang Dikendalikan Ahli Kimia Asal China

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:21

SMAN 1 Indrajaya Bangun Semangat Juang, Gelar Yasinan‑Zikir Bersama Hadapi Tes Kemampuan Akademik 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:57

Perkuat Kamtibmas, Polsek Jangka Gelar Jumat Keliling di Masjid An Nur dan Ajak Warga Berantas Narkoba

Berita Terbaru