Harwan menyampaikan bahwa penerapan prinsip etika bisnis

- Editor

Selasa, 7 April 2026 - 14:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

YOGYAKARTA/Tribuneindonesia.com

Penerapan compliance dan ethics yang berjalan secara terintegrasi
menjadi fondasi utama dalam membangun tata kelola perusahaan yang baik (good
corporate governance) serta mendorong keberlanjutan organisasi dalam jangka
panjang. Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Jasa Raharja, Harwan Muldidarmawan, dalam kuliah tamu pada mata kuliah Business Ethics for Sustainability untuk kelas MBA/IMBA Angkatan 87, Program Studi Master of Business Administration Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (MBA FEB UGM).

Agenda tersebut diselenggarakan di Faculty Meeting Room (FMR) MBA FEB UGM Kampus Yogyakarta, pada (31/03/2026).

Dalam pemaparannya,Harwan menyampaikan bahwa penerapan prinsip etika bisnis dan kepatuhan tidak hanya berhenti pada pemenuhan aspek regulatif, tetapi juga
terintegrasi dalam proses bisnis dan pengambilan keputusan di seluruh lini organisasi.
Pendekatan ini turut diperkuat melalui pengelolaan risiko yang terukur serta pembangunan budaya perusahaan yang menjunjung tinggi integritas dan akuntabilitas. “Kepatuhan terhadap regulasi yang dijalankan dengan penuh amanah, disertai strategi manajemen yang tepat, tidak hanya memastikan operasional perusahaan berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik sebagai aset utama perusahaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Harwan menekankan bahwa bagi perusahaan yang bergerak di sektor layanan publik, keberhasilan dalam menjaga keseimbangan antara kepatuhan, etika, dan kinerja menjadi kunci dalam menghadirkan layanan yang berkelanjutan. “Selain itu juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tambahnya.

Dalam penyampaiannya, Harwan juga memaparkan bahwa PT Jasa Raharja menempatkan etika sebagai fondasi utama dalam seluruh kerangka Governance, Risk, and Compliance (GRC), tidak hanya sebagai pemenuhan aturan, tetapi sebagai kompas moral dalam setiap pengambilan keputusan. Hal ini diwujudkan melalui penerapan Code of Conduct, penguatan budaya integritas dengan prinsip zero tolerance to fraud, serta integrasi etika dalam proses bisnis, layanan, dan pengelolaan risiko.

Pendekatan ini juga didukung oleh sistem digital seperti ekosistem GRC dan JRCare yang menjamin transparansi, akuntabilitas, serta kecepatan layanan kepada masyarakat. Sebagai perusahaan yang mengemban amanah publik, Jasa Raharja memastikan bahwa setiap pengelolaan dana dan pelayanan santunan dilakukansecara adil, inklusif, dan bertanggung jawab, sehingga mampu membangun kepercayaan publik dan menjaga keberlanjutan layanan secara jangka panjang.

Baca Juga:  Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Beras untuk Personel, Wujud Kepedulian Nyata dari Pimpinan

Hal ini dibuktikan dengan kinerja keuangan Perusahaan yang solid, bahkan saat menghadapi pandemi Covid-19, dan pengakuan publik yang tercermin melalui
berbagai penghargaan di tingkat nasional maupun internasional yang diterima MBA FEB UGM Kampus Yogyakarta, Prof. Amin Wibowo, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Harwan Muldidarmawan.

Ia menyampaikan bahwa kehadiran praktisi dalam perkuliahan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh first-hand experience terkait implementasi Business Ethics for Sustainability di dunia industri. “Terima kasih atas perkenanan Bapak Harwan hadir dan mengisi kelas kali ini, menjadi bekal penting bagi.Mahasiswa UGM berkesempatan untuk bertemu dalam satu forum Business
Ethics for Sustainability, di mana mahasiswa dapat belajar secara langsung dari praktik yang dilakukan oleh Jasa Raharja,” ujar beliau.

Lebih lanjut, Prof. Amin menegaskan bahwa kolaborasi antara akademisi dan praktisi
menjadi nilai tambah dalam proses pembelajaran di MBA FEB UGM. Menurutnya, program MBA tidak hanya membekali mahasiswa dengan pemahaman konseptual, tetapi juga menghadirkan perspektif praktik nyata melalui kehadiran para profesional
sebagai guest lecturer.

Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif, tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga dari
pengalaman langsung di dunia kerja yang selama ini tidak selalu dapat diperoleh di
ruang kelas.

Kegiatan kuliah tamu yang dimoderatori oleh dosen FEB UGM, Wuri Handayani, S.E.,
Ak., M.Si., M.A., Ph.D., ini diikuti 57 peserta. Turut hadir Guru Besar FEB uGM, Prof.
Eko Suwardi, MSc., Ph.D. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan partisipasi aktif mahasiswa.

Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi melalui berbagai pertanyaan dan diskusi kritis yang mengulas isu-isu etika bisnis dan keberlanjutan, baik dari perspektif konseptual maupun praktik di lapangan

Berita Terkait

Lapas Lhoksukon Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat
Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Bireuen Tingkatkan Kapasitas Pembudidaya Ikan Kecil Lewat Sosialisasi CBIB
“22 Tahun DPD RI, Hartono Tancapkan Komitmen: Suara Papua Tak Boleh Padam dari Jakarta
Sambut Hari Jadi Ke-24 Propam Polri, Propam Polres Bireuen Gelar Bakti Sosial di Masjid Baitul Izzah Peusangan
RESPON ADUAN MASYARAKAT LEWAT LAYANAN 110, POLRES BIREUEN AMANKAN PELAJAR BOLOS SEKOLAH
POLRES BIREUEN GELAR UPACARA PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA TAHUN 2026
FPI Bireuen Silaturahmi Dengan MPU Dan Pemerintah Kabupaten Bireuen, Apresiasi HUT Ke-27 Juga Bahas Olahraga Putri 
Rijaluddin Ingatkan Pemerintah Aceh Penuhi Janji Bantu Penyelesaian RS Regional Aceh Tengah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:43

“Prabowo Rombak Kabinet dan Polri: Suyudi Kapolri, Wahyu Hadiningrat Wakapolri”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:19

Kenaikan Pangkat 14 Personel Kodaeral VIII, Kadispen Kolonel Laut (P) Andreas Suko Turut Resmi Naik Pangkat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:25

EMPAT QANUN PRIORITAS DISETUJUI, BUPATI MONAS: PERKUAT LANDASAN PEMBANGUNAN DAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:03

“22 Tahun DPD RI, Hartono Tancapkan Komitmen: Suara Papua Tak Boleh Padam dari Jakarta

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:30

KUA-PPAS P-APBD 2026 Gagal Disahkan, GRPK Soroti Dugaan Kepentingan Internal DPRD Deli Serdang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:08

Keluarga besar PEPABRI Aceh Tamiang Ucapan Hari Kesaktian Pancasila, Penuh Makna dan Semangat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 03:51

Integrasikan KLHS dan RDTR, Kota Bitung Dorong Kepastian Hukum dan Iklim Investasi Sehat

Rabu, 30 September 2026 - 15:57

Limbah Padat Diduga Dibuang ke Lingkungan, AMGL Desak DLHK Bongkar Pengelolaan Limbah PT KHBL

Berita Terbaru