Bitung | Tribuneindonesia.com –Menunjukkan sisi humanis dalam kepemimpinan, Lurah Makawidey, Christovol Matualatupauw, didampingi Sekretaris Kelurahan (Seklur) Wilson Mandak, S.Pd, melakukan kunjungan empati ke Rumah Sakit Angkatan Laut, Senin (06/04/26).
Kehadiran jajaran pimpinan kelurahan ini bertujuan untuk menjenguk Farid Makkah, salah satu staf mereka yang kini tengah menjalani perawatan intensif.
Begitu menerima laporan mengenai kondisi kesehatan Farid yang menurun, Christovol tidak menunda waktu. Ia segera bergegas menuju rumah sakit guna memantau langsung perkembangan kondisi stafnya tersebut.
Langkah cepat ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral seorang pimpinan terhadap bawahannya.
Aksi sigap ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan implementasi nyata dari arahan Camat Aertembaga.
Dalam berbagai kesempatan, pihak kecamatan memang menekankan agar setiap pimpinan wilayah senantiasa memberikan perhatian khusus serta dukungan bagi staf yang sedang tertimpa musibah atau sakit.
Kepedulian semacam ini diyakini menjadi instrumen penting dalam menjaga iklim kerja yang sehat.
Dengan memberikan sokongan moril, diharapkan tingkat kepuasan dan semangat kerja staf tetap terjaga, meskipun mereka sedang dalam masa pemulihan dari kondisi fisik yang tidak prima.
”Farid saat ini sedang berjuang melawan penyakitnya yang cukup berat hingga tidak bisa menjalankan tugas sementara waktu. Kehadiran kami di sini sepenuhnya untuk memberikan dukungan moral dan doa agar ia segera pulih,”
ujar Christovol Matualatupauw saat berada di rumah sakit.
Lebih lanjut, Lurah Makawidey berharap agar kunjungan ini dapat memberikan kekuatan psikologis bagi Farid.
Target utamanya adalah kesembuhan total agar staf yang bersangkutan bisa segera kembali beraktivitas dan bergabung lagi dengan keluarga besar kantor Lurah Makawidey.
Dedikasi yang ditunjukkan oleh Lurah dan Seklur Makawidey ini dinilai sebagai teladan positif bagi tata kelola pemerintahan di tingkat akar rumput.
Sikap mengayomi ini diharapkan mampu menginspirasi instansi kelurahan lainnya di Indonesia dalam memperlakukan staf sebagai bagian dari keluarga besar organisasi.
Di sisi lain, pihak keluarga Farid Makkah menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas kerelaan waktu Pak Lurah dan staf. Kehadiran serta doa yang diberikan benar-benar sangat berarti bagi kami di saat sulit seperti ini,”
ungkap perwakilan keluarga dengan nada haru. (Kiti)



















