Saidul PPKMA Angkat Bicara Lantang Soal Polemik SMP Negeri 3 Lawe Sigala-gala: “Jangan Biarkan Publik Bertanya-tanya”

- Editor

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 


TRIBUNEINDONESIA.COM, KUTACANE — Polemik dugaan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 3 Lawe Sigala-gala terus menuai sorotan. Sekretaris LSM Pemantau Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat Aceh (PPKMA), Saidul, akhirnya angkat bicara secara terbuka dengan nada tegas dan kritis.

Menurut Saidul, transparansi adalah kunci utama meredam kegaduhan yang sudah telanjur viral di media sosial. Ia menilai, semakin lama tidak ada penjelasan terbuka, semakin besar ruang spekulasi di tengah masyarakat.

“Ini sudah menjadi konsumsi publik. Kalau dibiarkan tanpa penjelasan yang terang, wajar jika masyarakat terus bertanya-tanya,” tegas Saidul kepada TribuneIndonesia.

Ungkap Komunikasi dengan Kepsek
Saidul juga mengungkap bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Kepala Sekolah melalui pesan WhatsApp terkait sikap sekolah terhadap pemberitaan yang viral.

Dalam percakapan tersebut, kata Saidul, Kepala Sekolah memilih untuk tidak memberikan bantahan terbuka.

“Saya sudah konfirmasi dan menanyakan apakah perlu dibantah. Jawaban Ibu Kepala Sekolah, ‘Tidak usah pak, nanti makin panjang masalahnya,’” ungkap Saidul.

Pernyataan itu, menurutnya, merupakan hak pribadi kepala sekolah. Namun dari perspektif akuntabilitas publik, ia menilai klarifikasi tetap penting agar polemik tidak berkembang liar.

Baca Juga:  Saweu Keude Kopi, Kapolsek Idi Tunong Ajak Warga Waspadai Hoaks dan Narkoba

Kritik Keras Sikap Diam, Dengan nada tajam, Saidul mengingatkan bahwa jabatan kepala sekolah adalah posisi publik yang melekat tanggung jawab keterbukaan.

“Dalam jabatan publik, diam itu sering ditafsirkan macam-macam oleh masyarakat. Karena itu komunikasi terbuka justru lebih menyehatkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, PPKMA tidak dalam posisi menghakimi, tetapi menjalankan fungsi kontrol sosial agar tata kelola pendidikan tetap berada di jalur yang benar.

Desak Pengawasan Resmi, Untuk mengakhiri polemik, Saidul mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tenggara dan Inspektorat agar melakukan pemeriksaan jika memang diperlukan.

“Kalau semua sudah sesuai aturan, buka saja ke publik. Kalau ada yang perlu diperbaiki, benahi. Yang penting jangan ada ruang gelap dalam pengelolaan dana pendidikan,” tegasnya.

Tetap Junjung Praduga Tak Bersalah
Meski bersuara keras, Saidul menegaskan pihaknya tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

“Kami tidak memvonis. Kami mendorong keterbukaan. Biarkan mekanisme resmi yang membuktikan,” pungkasnya.

Pernyataan lantang PPKMA menambah babak baru polemik SMP Negeri 3 Lawe Sigala-gala. Di tengah sorotan publik yang kian tajam, transparansi dan klarifikasi terbuka menjadi kunci untuk meredam kegaduhan.
Publik kini menunggu langkah konkret para pihak terkait.
(Tim )

Berita Terkait

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
UBHARA JAYA RAYAKAN DIES NATALIS KE-31, 497 LULUSAN DILANTIK  
GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?
Eks GAM Denmark: Aceh Harus Melegalisasi Izin Tambang Emas Rakyat
WANITA: YANG MEMBENTUK ARAH KEHIDUPAN
MENYAMBUT INDONESIA EMAS 2045: WISUDA DIES NATALIS KE-31 UBHARA JAYA
Arief Martha Rahadyan: Menatap Pasar Eropa, IEU-CEPA Momentum Perluas Pasar Ekspor
Akreditasi RSUD dr. Fauziah, Wabup Tekankan Pelayanan Aman dan Bermutu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:55

Kodaeral VIII dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 6,75 Ton Sianida Ilegal di Tiga Wilayah

Selasa, 29 September 2026 - 13:57

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.

Selasa, 29 September 2026 - 13:34

Target Pendapatan Naik, Saparuda IB Soroti Kemampuan Keuangan RSUD Datu Beru

Selasa, 29 September 2026 - 12:20

Job Fair 2026. Lowongan Terbuka, Kompetensi Masih Jadi Soal

Selasa, 29 September 2026 - 08:07

Pasca Bencana, Anggaran Setdakab Aceh Tengah Bertambah Rp4,3 Miliar, Abdan Sakura Soroti Sejumlah Pos Belanja

Selasa, 29 September 2026 - 07:25

GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?

Selasa, 29 September 2026 - 05:22

Selamat datang Peserta Pendidikan dan Pelatihan Laskar Gerindra Kabupaten Simeulue Tahun 2026.

Selasa, 29 September 2026 - 04:42

APBK-P Aceh Tengah 2026 Naik Rp121 Miliar, Aktivis Gayo Pertanyakan Arah Kebijakan Pemulihan Pascabencana

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Job Fair 2026. Lowongan Terbuka, Kompetensi Masih Jadi Soal

Selasa, 29 Sep 2026 - 12:20