Bitung, Sulut | TribuneIndonesia.com
Gerbong mutasi di lingkungan Pemerintah Kota Bitung kembali bergerak, Rabu (18/02/26).
Wali Kota Hengky Honandar secara resmi memimpin pengambilan sumpah dan pelantikan sejumlah pejabat Administrator serta Pengawas, bertempat di Ruang SHS Kantor Wali Kota Bitung pada Rabu, (18/02).
Langkah ini menandai fase ketiga dari rangkaian penataan organisasi perangkat daerah di bawah kepemimpinan Honandar.
Proses perombakan jabatan ini diklaim telah melewati prosedur ketat, merujuk pada ketentuan perundang-undangan serta diperkuat oleh Pertimbangan Teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Dalam amanatnya, Wali Kota Hengky Honandar menekankan bahwa rotasi ini bukan sekadar pergantian wajah, melainkan sebuah penugasan suci.
Ia mengingatkan para pejabat bahwa setiap posisi yang diduduki adalah amanah yang menuntut profesionalisme serta akuntabilitas tinggi di hadapan masyarakat.
Secara strategis, pelantikan ini dipandang sebagai motor penggerak untuk mengakselerasi visi besar daerah, yakni “Harmonisasi Menuju Bitung Maju”.
Pemerintah berharap penyegaran struktur ini mampu menciptakan ritme kerja yang lebih dinamis dan selaras dengan kebutuhan publik.
Sorotan utama dalam seremoni kali ini tertuju pada pengisian posisi pimpinan di tingkat wilayah.
Sebanyak delapan camat baru resmi dikukuhkan, di antaranya Fonda Femmy Orah yang kini menjabat Camat Matuari, serta Ir. Dolfi Nelson Rumampuk yang dipercayakan memimpin wilayah Ranowulu.
Selain itu, wajah baru juga tampak pada posisi Camat Girian yang kini dijabat Rukman Rasyid, sementara Fatmawaty Soleman mengisi kursi Camat Maesa.
Untuk wilayah Madidir dan Aertembaga, tongkat komando masing-masing diserahkan kepada Heimans Bidara Kansil dan Stenly R. Tatipang.
Wilayah kepulauan juga tidak luput dari penyegaran, di mana Raples Paulus Masoara resmi menjabat sebagai Camat Lembeh Selatan dan Yekonia Nanangkong sebagai Camat Lembeh Utara.
Seluruh camat baru ini diharapkan langsung tancap gas dalam memperkuat pelayanan di lini terdepan.
Pergeseran juga menyentuh posisi sekretaris badan, di mana mantan Camat Maesa, Welmi Kalangit, kini dipercaya mengemban tugas baru sebagai Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung untuk memperkuat mitigasi wilayah.
Di jajaran eselon, sejumlah kepala bidang (Kabid) strategis turut berganti. Amelia Lasri Ngantung kini menjabat Kabid Perencanaan dan Program pada Dinas Perhubungan, sementara urusan pemuda diserahkan kepada Djonny Rommy Kaloh sebagai Kabid Layanan Kepemudaan di Dispora.
Sektor keamanan dan ketertiban masyarakat juga mendapat suntikan tenaga baru dengan dilantiknya Handri Benny Enoch sebagai Kabid di Satpol PP.
Di sisi lain, Stefny Naungmapia dan Nolfrid Apena Menalang masing-masing akan memfokuskan kinerjanya pada pengembangan industri pariwisata serta pendidikan anak usia dini.
Penyegaran birokrasi ini bahkan menyentuh level akar rumput dengan dilantiknya sejumlah lurah, termasuk Justien Maidangkai di Manembo Nembo Atas dan Christo Dame di Kelurahan Motto.
Puluhan lurah lainnya serta pejabat fungsional setingkat sekretaris kecamatan turut dikukuhkan dalam keputusan yang sama.
Menutup rangkaian acara, Pemerintah Kota Bitung memberikan instruksi tegas agar seluruh pejabat segera melakukan adaptasi dan sinkronisasi program.
Fokus utama tetap pada percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas layanan publik yang lebih responsif terhadap keluhan warga. (Kiti)

















