Tipikor Minta Kajati Aceh Usut Kasus Dugaan Korupsi  Dinas Kesehatan Aceh Tenggara Puluhan Milyar.

- Editor

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane/Tribuneindonesia.com

Kejaksaan Tinggi Aceh minta di Usut kasus dugaan korupsi di dinas Kesehatan AcehTenggara dengan dana puluhan milyar tahun tahun 2024 dan 2025. pada sejumlah kegiatan yang diduga beraruma korupsi demikian di sampaikan Jupri Yadi R Ketua Lsm Tipikor Aceh Tenggara di Kutacane kamis 7/2/2026.

Jupri menguraikan adapun  sejumlah kegiatan yang patut di duga beraroma korupsi Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) pada anggaran signifikan pada tahun 2025 melalui APBK, dengan berbagai program dan pengadaan yang menjadi sorotan publik. antara lain adalah :

Isu Pengadaan Anggaran ratusan juta rupiah untuk pengadaan seperti reagen sanitarian kit Rp632 juta, kartrid TCM Rp451 juta, BMHP Rp500 juta, dan obat-obatan (Rp2,5 miliar) pada 2024-2025 diduga tidak sesuai spesifikasi.

Pemeliharaan gedung dan proyek rehabilitasi kantor Dinkes senilai Rp3,2 miliar  karena bertentangan dengan efisiensi belanja daerah.

Bimbingan teknis (bimtek) Rp2,5 miliar plus dana BOK Rp17,5 miliar dan JKN Rp13,5 miliar dipertanyakan transparansinya.

Pemkab Aceh Tenggara mengalokasikan dana untuk pengadaan pusling roda empat puskesmas Rp1,22 miliar. sebagai salah satu dari 10 paket strategis 2025.

Sedangkat Target kinerja utama Dinaskesehatan fokus pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat hingga 2026, didukung  realisasi anggaran.  dan program kerja. sesuai Dokumen Resmi Peraturan Bupati mengatur  anggaran APBK 2025 untuk Dinkes Agara.
dan rencana kerja (Renja) 2025 menargetkan indikator kesehatan prioritas menjadi prioritas utama.

Puluhan milyar anggaran dana sejumlah program dan Proyek  Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara tahun  tahun 2024 dan  2025 di duga menuai masalah dan Berbau issu korupsi, pengelolaannya kurang transparan dan tidak sesuai dengan issu strategis dan fokus utama kesehatan masyarakat.

Dugaan dan issu berbau korupsi di sejumlah proyek pada Dinas kesehatan  Agara ini antara lain adalah  kegiatan bimbingan teknis dengan dana  Rp 2,5 milyar.

Baca Juga:  HIMABIR dan Wartawan Bireuen Buka Puasa Bersama Bupati, Diwarnai Santunan Anak Yatim

Proyek pemeliharaan gedung dan rehabilitasi kantor dinas Kesehatan dengan anggaran Rp 3,2 milyar karena bertentangan dengan efisiensi belanja daerah dan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi kegiatan yang diduga dikerjakan asal jadi.

Kegiatan BOK Rp 17,5 milyar dan JKN Rp 13,5 milyar juga di pertayakan transparansi pengunaannya yang diduga kurang tepat sasaran.

pengadaan pusling roda 4  puskesmas dengan anggrara 1,22. milyar dinilai tidak sesuai dengan pokus utama peningkatan mutu kesehatan di Aceh Tenggara.

Dan pada tahun 2024 adanya dugaan dan informasi kalau obat obatan di gudang Farmasi Dinas kesehatan sempat kadaluarsa alias mati tahun  tidak dapat di gunakan lagi dengan jumlah nilai mencapai Rp 300.juta.

Semestinya target utama kinerja dinas Kesehatan fokus pada peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat bukan malah menambah pasilitas peningkatan kemewahan aparatur ASN di lingkungan Kesehatan.

Meyikapi sejumlah issu tersebut diataslah saya minta kejaksaan tinggi Aceh untuk dapat mengungkap dan memproses hukum sejumlah proyek yang di duga berbau korupsi demikian tegas Jufri R Yadi Aktifis LSM ANTI korupsi Aceh Tenggara ini kepada tribuneIndonesia.com di Kutacane 7/2/2026.

R A Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tenggara  di sebut sebut sebagai Pengguna Anggara juga sebangai Pejabat pembuat komitmen (PPK) setelah di konfirmasi berulang kali terkait sejumlah issu tersebut tidak pernah bersedia memberikan komfirmasi keterangan kepada media ini  malah saat di komfirmasi via telp memblok nonor media ini. dan sejumlah Jurnalis di Aceh Tenggara menilai kalau kadis kesehatan ini tertutup dan tidak transparan dengan media. (Abdgn)

Per~abdulgn

Berita Terkait

Memeriahkan HUT RI ke-81, Wakil Bupati Bireuen Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih
Penyerahan Aset Renovasi Puskesmas Langsa Barat Berjalan Tertib, Pengelolaan Kekayaan Negara Ditegaskan
Pemimpin Bukan Mengubah-Ubah Kurikulum, Tapi Membangun Fondasi yang Kuat
Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81 Wartawan Gayo Gelar Lomba Photo dan Karya Tulis Jurnalistik
Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Tuntaskan Pembangunan Tempat Wudhu, Kini Siap Dimanfaatkan Santri dan Jamaah
Dr. Dedy Cahyadi, S.SiT., MT. Berhasil Raih Gelar Doktor dari ITL Trisakti
Guru adalah Pahlawan Sesungguhnya yang Membangun Peradaban Bangsa
Arief Martha Rahadyan Serukan Gerakan Bersama Cegah Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:24

Memeriahkan HUT RI ke-81, Wakil Bupati Bireuen Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:24

Penyerahan Aset Renovasi Puskesmas Langsa Barat Berjalan Tertib, Pengelolaan Kekayaan Negara Ditegaskan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:59

Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81 Wartawan Gayo Gelar Lomba Photo dan Karya Tulis Jurnalistik

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:51

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Tuntaskan Pembangunan Tempat Wudhu, Kini Siap Dimanfaatkan Santri dan Jamaah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:43

Dr. Dedy Cahyadi, S.SiT., MT. Berhasil Raih Gelar Doktor dari ITL Trisakti

Selasa, 11 Agustus 2026 - 04:09

Guru adalah Pahlawan Sesungguhnya yang Membangun Peradaban Bangsa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:58

Arief Martha Rahadyan Serukan Gerakan Bersama Cegah Karhutla di Tengah Cuaca Ekstrem

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:41

PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta Gelar Bakti Sosial di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1 Jakarta Timur

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Di Balik Cerita Zafira, Bakat Anak yang Mulai Diuji

Selasa, 11 Agu 2026 - 10:45

Pemerintahan dan Berita Daerah

FORPROVSU dan Janji Olahraga Rakyat

Selasa, 11 Agu 2026 - 10:04