Akses Udara Pedalaman Diperkuat, Susi Air Kembali Beroperasi di Bandara Alas Leuser

- Editor

Jumat, 30 Januari 2026 - 05:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIMBUNE INDONESIA.COM | ACEH TENGGARA — Maskapai Susi Air kembali mengoperasikan penerbangan perintis dari Bandar Udara Alas Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara.

Beroperasinya kembali rute ini menandai dimulainya secara resmi Program Angkutan Udara Perintis Penumpang Tahun Anggaran 2026, yang bertujuan memperkuat konektivitas wilayah pedalaman.

Aktivasi kembali penerbangan tersebut menjadi kabar positif bagi masyarakat Aceh Tenggara yang selama ini bergantung pada jalur darat dengan kondisi geografis berat dan waktu tempuh panjang.

Kehadiran transportasi udara dinilai mampu memangkas jarak tempuh serta meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

Pengoperasian rute Susi Air ini merupakan tindak lanjut dari Surat Pesanan Nomor PL.107/PERINTIS-01/LSK/2026 tertanggal 26 Januari 2026 antara Koordinator Wilayah Perintis Sinabang dan PT ASI Pudjiastuti Aviation (Susi Air).

Berdasarkan surat tersebut, penerbangan angkutan udara perintis dijadwalkan mulai beroperasi pada 2 Februari 2026.

Pada Tahun Anggaran 2026, layanan angkutan udara perintis dari Bandara Alas Leuser melayani dua rute utama, yakni Kutacane–Banda Aceh (pulang pergi) setiap Rabu dan Sabtu, serta Kutacane–Medan (pulang pergi) setiap Sabtu.

Kepala Satuan Pelayanan Bandar Udara Alas Leuser, Marwan Sultan, mengatakan pengoperasian kembali penerbangan perintis merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan akses transportasi udara bagi daerah yang memiliki keterbatasan infrastruktur.

Baca Juga:  Seret Aktor Mafia Tambang yang Menjarah Aset Negara, Lembaga PKR Surati Polda Sumut dan Mabes Polri

“Layanan angkutan udara perintis ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Selain memudahkan mobilitas, penerbangan ini juga mendukung pelayanan kesehatan, pendidikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Marwan, Jumat (30/1/2026).

Ia menambahkan, pihak bandara telah memastikan kesiapan seluruh fasilitas pendukung operasional penerbangan.

Masyarakat juga diimbau untuk mematuhi ketentuan keselamatan penerbangan, termasuk batas kapasitas penumpang dan bagasi, mengingat pesawat perintis memiliki daya angkut terbatas.

Sambutan positif turut datang dari masyarakat. Serli Yusida, warga Aceh Tenggara, mengaku sangat terbantu dengan kembali beroperasinya penerbangan Susi Air di Bandara Alas Leuser.

“Perjalanan ke Banda Aceh atau Medan kini jauh lebih cepat dan tidak melelahkan. Ini sangat membantu, terutama untuk keperluan mendesak seperti berobat atau urusan keluarga,” ujarnya.

Pihak pengelola bandara memastikan koordinasi dengan maskapai akan terus dilakukan guna menjamin kelancaran dan keselamatan operasional penerbangan ke depan.

Dengan kembali mengudaranya Susi Air di Bandara Alas Leuser, masyarakat Aceh Tenggara kini memiliki alternatif transportasi udara yang lebih cepat dan efisien.

Program angkutan udara perintis ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah pedalaman sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di Aceh.***

Berita Terkait

​Identitas Terungkap: Staf Khusus Gubernur Sulut Diduga Lecehkan Perempuan di Warung Makan Manado
Sulut di Ambang Kolaps Ekologis: Obral Izin Tambang Kepung Ruang Hidup
​TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok, Negara Nyaris Rugi Miliaran Rupiah
Tekan Kriminalitas, Polsek Matuari Gencarkan Patroli dan Pengawasan di Titik Rawan
Aplikasi SIGNAL Corporate, Rapat Koordinasi Bersama Stakeholders Digelar di Jasa Raharja Kanwil DKI Jakarta
Warga Lawe Berigin Horas Tolak Hasil Audit Inspektorat, Desak Kejaksaan Audit Ulang Dana Desa
Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Kunjungi Sekolah SMA dan SMK di Aceh Tenggara
TNI dan Masyarakat Terus Membantu Membersihkan Rumah Warga Pasca Banjir dan Tanah Longsor
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:42

Kades Sena Diduga Biarkan Rangkap Jabatan, P2BMI Resmi Layangkan Surat Pengaduan

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:01

Pustu Direhabilitasi Tapi Tak Berfungsi, Ketua LKGSAI Desak APH Bongkar Tabir di Dinkes Aceh Tenggara

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:26

Sinergi Seni dan Pemerintahan, Papa-kini Apresiasi Kinerja Wakil Bupati Pidie

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:42

Sekjen LKGSAI Jamal.B: Pustu Direhab Tapi Tak Dihuni Bidan, Ini Bentuk Pembiaran dan Kegagalan Pemerintah Daerah

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:59

Ketua LSM PPKMA M. Jenen, SE: Pustu Direhab Tapi Kosong, Ini Pemborosan Anggaran dan Pengkhianatan Hak Rakyat

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:33

RDP Batal, Tiga Dinas Bungkam, DPRD Deli Serdang Ikut “Masuk Angin”? Jeritan Ibu Rumah Tangga Korban Pagar Ambruk Kian Diabaikan

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:09

RSUD di Aceh Tenggara Gunakan Teknologi Kolonoskopi, Perkuat Deteksi Dini Penyakit Dalam

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:28

Kades Sembahe Baru Disorot, Pengelolaan Dana Desa Dinilai Sembrono

Berita Terbaru