“Khitanan Berkah” dan Layanan Kesehatan Tahap II, Relawan RSA Bersama PEPABRI, BATARA, dan PENA PUJAKESUNA Perkuat Pemulihan Korban Banjir Aceh Tamiang

- Editor

Selasa, 27 Januari 2026 - 04:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang | TribuneIndonesia.com

Memasuki akhir bulan kedua pascabanjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, berbagai elemen masyarakat terus bergerak memperkuat upaya pemulihan, khususnya di sektor kesehatan. Relawan Rumoh Silaturahmi Aceh (RSA) kembali turun ke lapangan dengan menggandeng PEPABRI, BATARA, dan PENA PUJAKESUNA untuk menghadirkan pelayanan kesehatan tahap kedua sekaligus program “Khitanan Berkah” bagi masyarakat terdampak bencana.

Kolaborasi lintas elemen ini mengusung semangat “Aceh Kembali Sehat”, sebuah ikhtiar bersama untuk memastikan hak dasar masyarakat, terutama layanan kesehatan, tetap terpenuhi di tengah situasi pascabencana. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, yang menjadi salah satu wilayah terdampak banjir.

Pembina RSA, dr. Sa’id Syahrizal HA, M.M (Kes) dari Banda Aceh, turun langsung ke lokasi untuk memastikan pelaksanaan program berjalan optimal. Kehadiran relawan dari berbagai latar belakang, mulai dari tenaga medis, tokoh masyarakat, hingga unsur organisasi sosial, menjadi dorongan moral bagi warga yang tengah berupaya bangkit, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.

Dalam kegiatan ini, Relawan RSA berkolaborasi dengan PEPABRI yang diwakili Purnawirawan TNI Zulsyafri, BATARA yang diwakili Purnawirawan Polri Teuku Hasbi, serta PENA PUJAKESUNA yang diwakili Ns. Rio Prasetio, S.Kep. Kegiatan juga didampingi Ketua RSA Kabupaten Aceh Tamiang, Samsul Bahri, serta melibatkan sejumlah tokoh lokal, di antaranya Kepala SMP Negeri 1 Manyak Payed Helmi, S.Pd., Pj Datok Alfad, S.Sos., Tgk Imum Hasan, S.H.I., Babinsa Serka Hendra, dan unsur masyarakat setempat.

Baca Juga:  Bupati Bireuen Jangan Tempatkan Pejabat " Asal asalan " Interaksi dan Komunikasi di Pemerintahan

Sebagai langkah konkret, relawan mendirikan posko kesehatan terpadu yang difungsikan untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar, pemeriksaan medis, pemberian obat-obatan, serta edukasi kesehatan bagi warga terdampak banjir. Selain itu, program “Khitanan Berkah” dan pengobatan gratis menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kemanusiaan yang disambut antusias oleh masyarakat.

Tim kesehatan RSA juga memberikan penyuluhan mengenai risiko penyakit pascabencana, seperti penyakit kulit, diare, infeksi saluran pernapasan, batuk, dan pilek. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan di lingkungan yang masih rentan akibat dampak banjir.

Respons masyarakat terhadap program tersebut terbilang sangat positif. Warga mengaku terbantu dengan kehadiran posko kesehatan dan layanan sosial yang diberikan relawan. Mereka menilai program ini tidak hanya meringankan beban kesehatan, tetapi juga menghadirkan harapan di tengah proses pemulihan pascabencana.

Pj Datok Alfad, S.Sos., berharap kolaborasi lintas elemen ini dapat terus berlanjut sehingga kondisi kesehatan masyarakat Aceh Tamiang segera pulih secara menyeluruh. Menurutnya, sinergi antara relawan, organisasi sosial, dan unsur masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

Kolaborasi antara Relawan RSA, PEPABRI, BATARA, dan PENA PUJAKESUNA ini dinilai sebagai contoh nyata sinergitas lintas elemen dalam menghadapi bencana. Kehadiran relawan tidak hanya memperkuat respons kemanusiaan, tetapi juga menegaskan pentingnya peran masyarakat sipil dalam memastikan layanan kesehatan tetap berjalan di tengah situasi darurat.

Berita Terkait

Kas dan Kewajiban Jadi Sorotan, BPK Sebut Pemkab Simeulue Belum Mampu Bayar Seluruh Utang Jangka Pendek
P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB
Wamenag RI Soroti Kasus Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project: Jangan Jadikan Agama Komoditas
Tinjau Sekolah Rakyat DKI Jakarta, Menteri PU Apresiasi Hutama Karya
DPC PKB Kota Langsa Buka Peluang Warga Jadi Pengurus DPAC dan Tingkat Gampong
​Semarak HUT RI ke-81: Wali Kota Bitung Lepas Peserta Gerak Jalan SKPD dan Umum
​Mempererat Sinergi di Malam Doa: Pemkot Bitung dan TNI Gaungkan Spirit Kemerdekaan di Girian Bawah
​Genjot PAD Rp104 Miliar, Wali Kota Bitung Dorong Perubahan Budaya Transaksi Lewat QRIS
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:16

Kas dan Kewajiban Jadi Sorotan, BPK Sebut Pemkab Simeulue Belum Mampu Bayar Seluruh Utang Jangka Pendek

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:08

Kawal Kamtibmas Jelang Peringatan HDA Ke – 21 Tahun 2026, Polres Bireuen Gelar Apel Gabungan Bersama TNI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:18

Satgas TMMD ke-129 Tebar Lele dan Isi Kandang Ayam Petelur di Lima Lokasi RTLH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:09

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:56

LSM KPK RI Desak Audit P3-TGAI Kuning II: Rp195 Juta Uang Negara, Jangan Dikerjakan Asal Jadi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:17

Wamenag RI Soroti Kasus Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project: Jangan Jadikan Agama Komoditas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:10

Tinjau Sekolah Rakyat DKI Jakarta, Menteri PU Apresiasi Hutama Karya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:09

LSM KPK RI Desak P3-TGAI Kuning II Diaudit: “Jangan Main-Main dengan Uang Negara!”

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Survei Merit dan Jejak Kesiapan ASN

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:33