HRD Minta Kementerian PU Prioritaskan Perbaikan Irigasi Jambo Aye

- Editor

Sabtu, 3 Januari 2026 - 02:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSUKON/Tribuneindonesia.com

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), H Ruslan M Daud (HRD), meminta Kementerian Pekerjaan Umum untuk memprioritaskan pemulihan dan perbaikan Irigasi Jambo Aye yang rusak akibat banjir dan longsor akhir November lalu, sebagai langkah strategis membangkitkan kembali sektor pertanian Aceh Utara.

Permintaan tersebut disampaikan saat kunjungan lapangan bersama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, didampingi Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil, pada Kamis, 1 Januari 2026.

HRD menegaskan Irigasi Jambo Aye merupakan urat nadi perekonomian masyarakat karena menjadi sumber pengairan utama bagi lahan pertanian di wilayah Aceh Utara hingga Aceh Timur. Berdasarkan data Kementerian PU, Daerah Irigasi Jambo Aye mengairi lahan pertanian seluas 19.473 hektare di sisi kiri dan 3.028 hektare di sisi kanan yang meliputi dua kabupaten yaitu Aceh Utara dan sebagian Aceh Timur.

Menurut HRD, jika irigasi tidak segera diperbaiki, petani akan kesulitan bercocok tanam akibat terganggunya aliran air. Kondisi tersebut berpotensi memicu berbagai persoalan ekonomi dan sosial, mulai dari menurunnya pendapatan petani hingga meningkatnya kerawanan sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Perkuat Ketahanan Ideologi, Idensos/Satgaswil Sulut Sasar Tondano Timur dengan Sosialisasi Pencegahan Radikalisme

“Kalau petani tidak bisa bercocok tanam karena sawah tidak dialiri air, dampaknya bukan hanya ekonomi, tapi juga sosial. Ini bisa berujung pada meningkatnya angka kemiskinan dan kriminalitas,” tegas HRD.

Sementara itu, Menteri PU, Dody Hanggodo menyampaikan bahwa pemulihan Irigasi Jambo Aye saat ini telah dimulai dengan normalisasi sungai serta pembersihan material kayu yang menyumbat bendung akibat banjir. Tahap selanjutnya akan berfokus pada perbaikan tiga bangunan sadap, pembangunan pintu air baru untuk pengaturan aliran yang lebih optimal, serta penguatan tebing sungai sebagai upaya pencegahan banjir ke depan.

HRD berharap langkah cepat Kementerian PU ini dapat memastikan ketersediaan air bagi petani, sehingga aktivitas pertanian kembali berjalan normal dan menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Aceh Utara dan sekitarnya. (Ferizal Hasan)

Berita Terkait

​Bahu-Membahu di Bahu Sondang: Personel Ditsamapta Polda Sulut Percepat Evakuasi Pasca-Banjir Sitaro
Viral, Satpol PP Aceh Barat Tertibkan ASN yang Kepergok Ngopi di Jam Dinas
Sahuti Aspirasi Warga Terdampak Banjir, BNPB Pusat Dan Pemkab Bireuen Bangun 3.692 Hunian Tetap
PPP’s Humanitarian Action in Aceh Emphasised as an Expression of National Solidarity
Awal Kunjungan Temu Ramah GBNN Agara Kekantor Kabupaten Aceh Tenggara
Penanganan Bencana Harus Dijaga dari Politisasi, Relawan Tekankan Pendekatan Kemanusiaan dan Kesepakatan Warga
Respon Cepat Pasca-Banjir Sitaro: Ratusan Personel Gabungan TNI-Polri Bertolak dari Bitung
HRD Tekankan Pendataan Riil Penyaluran Bantuan Peternak Terdampak Banjir
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:21

Panen Untung Tiga Kali Lipat, Bawang Merah Jadi Primadona Petani Beringin

Selasa, 6 Januari 2026 - 08:08

Taklimat Presiden di Hambalang Tuai Apresiasi, Arief Martha Rahadyan: Pemerintahan Fokus Kerja Nyata

Selasa, 6 Januari 2026 - 07:46

Pemkab dan Kejari Deli Serdang Perkuat Sinergi Hukum Datun

Selasa, 6 Januari 2026 - 03:03

Bupati Fery Sahputra Pimpin Rakor Awal Tahun, Tegaskan 2026 sebagai Tahun Akselerasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Senin, 5 Januari 2026 - 14:43

Rico Waas Lantik Direksi Baru PUD Medan, Awal Kebangkitan BUMD Profesional

Senin, 5 Januari 2026 - 10:45

Tatap Tahun 2026, Kanwil Ditjenpas Aceh Siap Sukseskan Program Strategis dan Tingkatkan Prestasi

Senin, 5 Januari 2026 - 06:15

Pemkab Deli Serdang Resmi Lelang 16 Paket Kendaraan Dinas

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:32

Arief Martha Rahadyan Sambut KUHP Baru sebagai Langkah Besar Reformasi Hukum

Berita Terbaru

Headline news

Balita DBD Diabaikan di Puskesmas Batang Kuis

Rabu, 7 Jan 2026 - 03:20