Meureudu/Tribuneindonesia.com
Polres Pidie Jaya melaksanakan pengamanan terhadap kedatangan masyarakat Kemukiman Bracan ke Kantor PLN ULP Meureudu guna menyampaikan tuntutan keadilan dalam penyaluran arus listrik di wilayah Kemukiman Bracan, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Senin malam 15 Desember 2025.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, serta menghindari potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Polres Pidie Jaya melakukan pengamanan terhadap kedatangan masyarakat Kemukiman Bracan ke Kantor PLN ULP Meureudu agar penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan aman dan kondusif,” ujar AKBP Ahmad Faisal Pasaribu.
Kegiatan tersebut berlangsung pukul 20.20 WIB di Kantor PLN Rayon Meureudu, Gampong Kuta Trieng, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, Kepala ULP Meureudu Rahadi Bakhari Hasibuan, Kepala SUVP Teknik ULP Firman, Kabag Ops Polres Pidie Jaya Kompol Chairil Anshar, Kasat Lantas AKP Fefy Yunitasari, Kasat Intelkam Iptu Rusdiono, Kasat Samapta Iptu Ramli, Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi, Pawas Ipda Edward, Pamapta II Ipda Makmur, personel Polres Pidie Jaya, pegawai PLN, serta perwakilan masyarakat Kemukiman Bracan.
Dalam pertemuan tersebut, pihak PLN ULP Meureudu memberikan penjelasan kepada masyarakat bahwa pada malam hari kejadian, aliran listrik di Kemukiman Bracan telah kembali normal. Padamnya listrik sebelumnya disebabkan oleh kendala sistem pada pembangkit listrik di Arun dan Nagan Raya, yang tidak dapat menyuplai jaringan interkoneksi akibat gangguan pada tower di wilayah Brandan dan Langsa.
Pihak PLN juga menjelaskan bahwa jadwal pemadaman bergilir akan dievaluasi kembali agar lebih berkeadilan bagi masyarakat Kemukiman Bracan. Namun demikian, normalisasi penuh masih bergantung pada kondisi pembangkit di luar wilayah Meureudu, dan bukan disebabkan oleh musibah banjir di Kabupaten Pidie Jaya.
Selain itu, PLN ULP Meureudu menyampaikan bahwa sekitar 90 persen wilayah Kabupaten Pidie Jaya masih dalam kondisi normal, dan keterbatasan personel PLN akibat tidak adanya bantuan tenaga dari pusat turut menjadi kendala teknis di lapangan. Informasi terkait jadwal pemadaman dan gangguan ke depan akan disampaikan melalui perangkat gampong setempat.
Secara keseluruhan, kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif berkat pengamanan yang dilakukan oleh Polres Pidie Jaya.
Polri hadir untuk masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap dinamika sosial.












