BNN dan Kemendikdasmen Satukan Langkah, Kurikulum Anti-Narkoba Digenjot

- Editor

Kamis, 27 November 2025 - 16:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta|Tribuneindonesia.com

Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencapai kesepakatan strategis guna membendung peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah, Kamis (28/11/25).

Langkah krusial ini diwujudkan melalui penguatan materi pencegahan narkotika yang akan diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan nasional.

​Kesepakatan penting ini diformalkan dalam sebuah audiensi antara Kepala BNN RI dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta Pusat, pada Rabu (26/11).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Menteri Pendidikan Nasional, Kantor Kemendikdasmen, ini menjadi landasan untuk menjalankan program unggulan pencegahan di sektor pendidikan.

​Program yang menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah “Ikan Bersinar” (Integrasi Kurikulum Anti Narkoba Bersinar).

Inisiatif ini merupakan implementasi nyata dari Asta Cita ke-7 Presiden Prabowo Subianto, yang secara khusus menargetkan pencegahan narkoba melalui pendekatan soft power, memastikan edukasi diberikan sejak usia dini.

​Sementara itu, Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menekankan bahwa benteng pertahanan anti-narkoba harus diperkuat dari hulu.

“Edukasi harus dimulai sejak jenjang PAUD/TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat,”

tegas Suyudi. BNN kini bertransformasi menjadi ‘sahabat anak’ dengan memperkuat pendekatan preventif dan menyoroti ancaman baru berupa New Psychoactive Substances (NPS) yang kerap memicu tindak kekerasan di kalangan pelajar.

​Di sisi lain, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyambut baik sinergi ini dan menyatakan kesiapan Kemendikdasmen untuk melanjutkan serta menyempurnakan Nota Kesepahaman (MoU) yang sudah ada.

Baca Juga:  Masyarakat Gayo Perantauan: Jangan Ciptakan Polemik Baru, Dukung Swadaya Warga Perbaiki Jalan Bireuen–Bener Meriah

Mendikdasmen menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif melalui pemassifan materi bahaya narkoba dan budaya hidup sehat di sekolah.

Untuk memastikan pengawasan yang optimal, Mendikdasmen juga menegaskan bahwa seluruh guru memiliki tugas pembimbingan atau fungsi “ke-BK-an” (Bimbingan Konseling). Peran “Guru Wali” di luar guru kelas dan guru BK akan ditegaskan kembali untuk memantau interaksi siswa, terutama pada waktu-waktu rawan seperti jam istirahat.

​Dalam diskusi yang lebih mendalam, Deputi Rehabilitasi BNN RI, dr. Bina Ampera Bukit, menyoroti permasalahan kesehatan mental dan penyalahgunaan obat-obatan bebas seperti komix dan dextro yang marak di kalangan siswa.

Sebagai respons, BNN memperkenalkan program Sinari Sekolah, yaitu program rehabilitasi rawat jalan bagi murid yang terindikasi menyalahgunakan narkoba.

​”Hak anak untuk bersekolah harus tetap terjamin. Jika ada siswa yang terindikasi (penyalahgunaan) tingkat ringan hingga sedang, mohon agar sekolah tidak mengeluarkannya. Mereka harus tetap bersekolah sambil menjalani rehabilitasi jalan,”

imbau dr. Bina Ampera Bukit.

Sebagai tindak lanjut, peluncuran resmi program “Ikan Bersinar” direncanakan berlangsung di Jawa Timur pada pertengahan Desember 2025.

Materi edukasi pencegahan juga akan disajikan secara digital melalui platform “Rumah Pendidikan” Kemendikdasmen. (*-Talia)

Berita Terkait

DELAPAN BULAN PASCA BENCANA, KELUARGA KORBAN MASIH BERTAHAN DI TENDA DARURAT  
​Dansa dan Bakti Sosial di Ujung Masa Bakti Albert Zai
​Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Sekaligus Syukuran Juara Line Dance
Kalahkan Peserta dari 10 Negara, Tim Robotik MAN 1 Pidie Ukir Prestasi Internasional
PSSB Bireuen U-12 Juara Ketiga Festival Sepakbola Piala Presiden
​Tekuk Wakil Wali Kota di Final, AKP Denny Tampenawas Juara Lomba Domino Kapolres Cup Bitung
Kebakaran Gudang Yumeida Gegerkan Sunggal, Api Hanguskan Area Penyimpanan Bahan Baku Sepatu
Hampir Bertahun-Tahun Menanti, Ratusan Warga Gayo Lues Akhirnya Terima Bantuan Jadup Korban Banjir
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 04:49

Deli Serdang Tegaskan Peran POI 2026 Cetak Generasi Putri Berwawasan Nasional

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51

Asri Ludin Dorong Budaya Batak Toba Menjadi Karakter Generasi Digital

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:32

Warisan Melayu Deli Serdang Diperkuat, Telangkai Jadi Penjaga Identitas Buday

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:15

227 Kepala Daerah Bersiap Hadiri HUT APKASI ke-26, Deli Serdang Jadi Panggung Kolaborasi Nasional

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:26

Hampir Bertahun-Tahun Menanti, Ratusan Warga Gayo Lues Akhirnya Terima Bantuan Jadup Korban Banjir

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:50

Dermawan Ukir Kepercayaan Warga, Kembali Pimpin Tadukan Raga Periode Ketiga

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:50

Deli Serdang-Aceh Timur Bangun Sinergi Ekonomi Berbasis Potensi Daerah

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:59

Deli Serdang Jadi Pelopor Nasional, QResto Pangkas Pajak Restoran Lewat Digitalisasi Transaksi

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Tegaskan Peran POI 2026 Cetak Generasi Putri Berwawasan Nasional

Minggu, 28 Jun 2026 - 04:49