Strategi Preventif Kejari Bitung, Bangun Imunitas Masyarakat Lewat Dialog

- Editor

Jumat, 7 November 2025 - 09:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, Sulut|Tribuneindonesia.com

Dalam rangka memperkuat kerukunan umat beragama, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung turut serta dalam kegiatan “Penguatan Kampung Moderasi Beragama”, jumat (7/11/25).

Acara yang mengusung tema “Harmoni Dalam Beragama” ini digelar di Gedung Sinar Bahari, Kelurahan Kadoodan, Kota Bitung.

Kehadiran institusi penegak hukum ini menunjukkan komitmennya dalam membangun toleransi dari tingkat akar rumput.

Sementara itu, Kejaksaan Negeri Bitung diwakili secara langsung oleh Kasubsi 1 Intelijen, Arif Salasa, S.H.

Kehadirannya dalam forum tersebut mewakili Kepala Kejari Bitung, menegaskan peran aktif kejaksaan tidak hanya di bidang hukum, tetapi juga dalam memelihara stabilitas sosial.

Diketahui, partisipasi ini merupakan bentuk nyata dukungan kejaksaan terhadap upaya pemerintah menciptakan kehidupan bermasyarakat yang damai dan harmonis.

Baca Juga:  Tim Pengawasan Kejagung RI Pantau Kinerja Kejari Bitung

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (6/11), menitikberatkan pada pentingnya moderasi dalam praktik beragama.

Lokasi acara di Kelurahan Kadoodan dipilih untuk menjangkau masyarakat secara langsung, menyampaikan pesan-pesan perdamaian, dan mencegah potensi intoleransi.

Melalui dialog semacam ini, nilai-nilai kerukunan tidak hanya disosialisasikan, tetapi juga ditanamkan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Keikutsertaan Kejari Bitung dalam agenda “Harmoni Dalam Beragama” merefleksikan strategi baru penegak hukum yang proaktif dan preventif.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat imunitas masyarakat terhadap paham radikal dan menciptakan ketertiban sosial yang berlandaskan hukum dan rasa saling menghargai.

Selain itu, sinergi antara lembaga hukum dan komunitas dinilai krusial untuk mewujudkan Bitung yang aman dan toleran. (Kiti)

Berita Terkait

Dana Desa Penosan Induk Diduga Tak Transparan, LSM Desak Aparat Bertindak
Bantahan Resmi Kakan Kemenag Aceh Tenggara: Isu Pungli OSMA 2025 dan Surat Misterius Tak Berdasar
​Rosita Tolak Berdamai, Kasus Pencemaran Nama Baik Bakal Berlanjut 
Kakan Kemenag Aceh Tenggara Bantah Isu Pungli OSMA 2025: Surat Kaleng dan Narasi Medsos Dinilai Fitnah
Gelar Doktor Tri Firdaus Akbarsyah.S.H., M.K : Kontribusi untuk Bangsa dan Negara
Perkuat Kesadaran Hukum Generasi Muda, Kejari Bitung Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah di SMK N 1
Semua Sekolah Harus Punya Produk Unggulan Sesuai Dengan Potensi Lingkungan Sekolahnya
Tragedi Idi Cut 3 Februari 1999 Pelanggaran HAM Berat
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 03:32

Latih Jiwa Wirausaha Sejak Dini, SDN 19 Pegasing Gelar Market Day

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:20

Jejak Sejarah Melayu di Pagar Merbau,Rumah Adat Peninggalan Era Kesultanan Serdang Sarat Nilai Budaya

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:55

Kabar Kurang Menggembirakan bagi Guru Lulusan PPG 2025, TPG Belum Dialokasikan di APBN 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:25

Jumat, 23 Januari 2026 - 03:16

SMAN 2 Delima: Perkuat Pendidikan Karakter dan Spiritualitas Siswa 

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:10

37 Tahun Bersua, Alumni SMANSA 91 Tebing Tinggi Rayakan Reuni Penuh Kehangatan

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16

Upacara Awal Tahun SDN 1 Banding Agung Teguhkan Semangat Jalan Lurus

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:13

Mabit Ke Tiga Mumtaz Mahal Academy Hadirkan Malam Penuh Makna Bangun Iman Takwa dan Karakter Peserta Didik

Berita Terbaru