Respon cepat, Bupati Bireuen Turunkan Alat Berat dan uang Pribadi Bantu Warga Peudada

- Editor

Kamis, 10 April 2025 - 16:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen|Tribuneindonesia.com

Bupati Bireuen Mukhlis, ST turun langsung ke lokasi jembatan ambruk di Gampong Lawang, Kecamatan Peudada, pasca bencana banjir yang menerjang kawasan itu pada Selasa malam. Tak hanya meninjau, bupati juga mengambil langkah cepat dengan menurunkan excavator milik pribadinya demi memperbaiki akses transportasi yang vital bagi masyarakat setempat.

Jembatan yang menghubungkan beberapa desa di kawasan pedalaman Peudada yang diterjang air hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Arus deras dari luapan sungai menghantam struktur jembatan hingga ambruk. Warga kesulitan melintas, bahkan tidak bisa mengangkut hasil kebun mereka ke pusat ekonomi.

Sejumlah tokoh masyarakat yang prihatin dengan kondisi itu segera menghubungi pihak pemerintah, berharap adanya tindakan nyata untuk memperbaiki kerusakan tersebut. Respon cepat pun datang dari H. Mukhlis yang langsung turun ke lokasi bersama tim dari dinas terkait.

“Saya melihat langsung dan bisa merasakan kesusahan saudara-saudara kita di kawasan pedalaman Peudada itu, akibat dampak dari kerusakan jembatan penghubung, sehingga perlu penanganan cepat dan tepat,” ungkap Bupati Mukhlis pada Kamis 10 April 2025.

Baca Juga:  ​Sengketa Lahan Bitung Memanas: Ahli Waris Tuding Sertifikat PT IKI Fiktif dan Salah Objek

Ia menyadari, jika penanganan menunggu prosedur birokrasi dan pembiayaan dari pemerintah, maka akan memakan waktu lama. Oleh karena itu, sebagai bentuk kepedulian dan rasa tanggung jawab terhadap warga, Mukhlis memutuskan menurunkan excavator milik pribadi demi mempercepat proses perbaikan, tanpa membebankan sepeser pun kepada anggaran daerah.

“Alhamdulillah, kita harapkan perbaikan jembatan darurat ini selesai dalam tiga hari, sehingga warga sudah dapat melintas kembali. Insya Allah, nanti jika anggaran sudah tersedia tentu akan dibangun yang lebih baik lagi,” jelasnya dengan penuh optimisme.

Langkah cepat dan sigap ini pun menuai apresiasi dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku sangat terharu dan berterimakasih atas respon cepat yang diberikan oleh kepala daerah mereka. Mereka juga turut berpartisipasi dalam membangun jembatan darurat secara gotong royong, dengan menggunakan batang pohon kelapa sebagai bahan utama jembatan sementara berukuran 6 x 6 meter.

“Pak Bupati benar-benar menunjukkan kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat. Beliau tidak hanya mengirim orang, tapi juga datang sendiri dan langsung mengambil keputusan yang tepat. Ini luar biasa,”ungkap masyarakat Gampong Lawang.

Berita Terkait

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan
BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal
Rp1,27 Triliun di APBD Perubahan 2026, Wabup Raja Ampat Ajak Semua Pihak Kawal Pembangunan
Ketika Sensasi Menggeser Etika: Geuchik Aron Geulumpang VII Disudutkan Berita Pungli Diduga Tanpa Konfirmasi
Saweu Keude Kopi, Kapolsek Idi Tunong Ajak Warga Waspadai Hoaks dan Narkoba
Minimalisir Dampak Banjir, BWS Diminta Bangun Tanggul Pengaman Lawe Bula
APBD Perubahan Raja Ampat Tembus Rp1,27 Triliun, Belanja Naik Rp134 Miliar
Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:33

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan

Senin, 28 September 2026 - 15:29

BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal

Senin, 28 September 2026 - 14:25

Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 18 WNA dalam Sepekan, Diantaranya Terlibat Prostitusi

Senin, 28 September 2026 - 12:21

Tiga Aplikasi, Ujian Baru Perizinan

Senin, 28 September 2026 - 10:49

TTI Desak LKPP Instruksikan Pengguna Anggaran Lengkapi Data Paket di SiRUP

Senin, 28 September 2026 - 09:24

Ketika Sensasi Menggeser Etika: Geuchik Aron Geulumpang VII Disudutkan Berita Pungli Diduga Tanpa Konfirmasi

Senin, 28 September 2026 - 09:02

Bentuk Tim Asesmen Terpadu, BNN Denpasar Tekankan Penindakan Tegas dan Rehabilitasi Humanis

Senin, 28 September 2026 - 08:57

Saweu Keude Kopi, Kapolsek Idi Tunong Ajak Warga Waspadai Hoaks dan Narkoba

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Tiga Aplikasi, Ujian Baru Perizinan

Senin, 28 Sep 2026 - 12:21

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x