​Terseret Kasus Pelecehan, Gubernur Sulut Copot Oknum Staf Khusus Berinisial DD

- Editor

Senin, 2 Februari 2026 - 05:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado, Sulut|TribuneIndonesia.com

Langkah cepat diambil Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), dalam merespons dugaan kasus kekerasan seksual yang menyeret salah satu bawahannya, Senin (02/02/26).

Oknum Staf Khusus Bidang Pertambangan berinisial DD alias Daniel resmi diberhentikan dari jabatannya setelah diduga melakukan pelecehan terhadap seorang wanita di sebuah rumah makan.

​Pemberhentian tersebut dikonfirmasi langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sulut, Denny Mangala.

Ia menyatakan bahwa tindakan tegas ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur YSK sesaat setelah informasi mengenai insiden tersebut mencuat ke publik.

​Diketahu, dalam keterangannya, Denny menekankan agar perilaku menyimpang oknum tersebut tidak dikaitkan dengan institusi Pemerintah Provinsi maupun marwah Pimpinan Daerah.

Ia menegaskan bahwa apa yang dilakukan DD adalah murni tanggung jawab personal.

​”Begitu menerima informasi tersebut, Gubernur langsung memerintahkan agar yang bersangkutan diberhentikan. Peristiwa ini murni urusan pribadi dan tidak ada sangkut pautnya dengan jabatan atau Gubernur Sulawesi Utara,”

Ujar Denny.

​Sementara itu, terkait laporan yang kini tengah bergulir di pihak kepolisian, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyatakan sikap menghormati penuh supremasi hukum.

Baca Juga:  Puluhan Pegawai Honorer, Audiensi dengan Bupati Bireuen

Denny memastikan bahwa pihak Pemprov tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apa pun terhadap penyidikan yang dilakukan oleh Polresta Manado.

​”Kami menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada aparat penegak hukum. Pemprov Sulut memastikan tidak ada campur tangan terhadap kerja pihak kepolisian,”

Tambahnya.

​Saat ini, penyidik Polresta Manado masih terus melakukan pendalaman perkara dengan mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti guna menindaklanjuti laporan korban sesuai prosedur hukum yang berlaku. (*-Talia)

Berita Terkait

​Sinergi Pusat-Daerah, Pemkot Bitung Hadiri Persiapan Rakornas 2026
Evaluasi Kinerja Sekda Aceh Menguat di Tengah Sorotan Anggaran APBA 2026
Tekan Angka Kecelakaan Jelang Idul Fitri, Polres Bitung Gelar Operasi Keselamatan Samrat 2026
SKANDAL BOS: SMP Swasta Darul Ulum Lawe Alas Diduga “Mainkan” Data Siswa, LSM WGAB Sebut Nama Kepsek dan Operator!
​Identitas Terungkap: Staf Khusus Gubernur Sulut Diduga Lecehkan Perempuan di Warung Makan Manado
Sulut di Ambang Kolaps Ekologis: Obral Izin Tambang Kepung Ruang Hidup
​TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok, Negara Nyaris Rugi Miliaran Rupiah
Tekan Kriminalitas, Polsek Matuari Gencarkan Patroli dan Pengawasan di Titik Rawan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 05:52

​Terseret Kasus Pelecehan, Gubernur Sulut Copot Oknum Staf Khusus Berinisial DD

Senin, 2 Februari 2026 - 04:46

​Sinergi Pusat-Daerah, Pemkot Bitung Hadiri Persiapan Rakornas 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 04:44

Evaluasi Kinerja Sekda Aceh Menguat di Tengah Sorotan Anggaran APBA 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 03:03

Tekan Angka Kecelakaan Jelang Idul Fitri, Polres Bitung Gelar Operasi Keselamatan Samrat 2026

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:39

​Identitas Terungkap: Staf Khusus Gubernur Sulut Diduga Lecehkan Perempuan di Warung Makan Manado

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:04

Sulut di Ambang Kolaps Ekologis: Obral Izin Tambang Kepung Ruang Hidup

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:44

​TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok, Negara Nyaris Rugi Miliaran Rupiah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:18

Tekan Kriminalitas, Polsek Matuari Gencarkan Patroli dan Pengawasan di Titik Rawan

Berita Terbaru