Sulut | TribuneIndonesia.com
Pemerintahan Sulawesi Utara di bawah komando Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling dan Wagub Johannes Victor Mailangkay sukses mencatatkan rekor baru, Jumat (30/01/26).
Melalui BPSDMD Sulawesi Utara, daerah ini berhasil mengamankan sertifikat akreditasi tertinggi (Grade A) dalam bidang Pelatihan Pemeriksaan Keuangan Negara dari BPK RI.
Kepala Badiklat PKN BPK RI menyerahkan langsung penghargaan prestisius ini pada Selasa (27/01) di Jakarta.
Peristiwa tersebut menjadi tonggak sejarah lantaran BPSDMD Sulawesi Utara tercatat sebagai lembaga pelatihan daerah pertama di Indonesia yang mampu memenuhi standar ketat akreditasi pemeriksaan keuangan dari lembaga auditor negara tersebut.
Dominasi kualitas BPSDMD Sulut terlihat jelas dari hasil penilaian yang mencakup empat kategori krusial.
Seluruh program yang diusulkan, yakni Pelatihan Probity Audit, Pemeriksaan Pengadaan Barang dan Jasa, Pemeriksaan Keuangan Daerah, serta Review Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, berhasil menyabet predikat A secara mutlak.
Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bahwa penyelenggaraan pengembangan aparatur di Sulawesi Utara telah bertransformasi menjadi institusi yang kredibel dan terstandarisasi secara nasional.
Pengakuan ini memastikan bahwa setiap materi dan metode pelatihan yang diberikan kepada pegawai telah sesuai dengan protokol pemeriksaan keuangan negara yang sah.
Gubernur Yulius Selvanus menyatakan bahwa pencapaian ini adalah buah dari komitmen berkelanjutan dalam membangun kapasitas SDM.
Baginya, investasi pada aparatur bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan langkah nyata untuk menjamin terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari penyimpangan.
Menutup rangkaian prestasi ini, akreditasi tersebut diharapkan menjadi pelecut semangat bagi seluruh jajaran BPSDMD untuk tetap mempertahankan standar mutu.
Fokus ke depan adalah memanfaatkan pengakuan nasional ini guna melahirkan birokrat yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga memiliki integritas tinggi dalam menjaga keuangan daerah. (Talia)





















