Tambang Ilegal Diduga Dilindungi, Subsidi BBM Jadi Bancakan di Aceh Timur

- Editor

Jumat, 26 September 2025 - 20:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | TribuneIndonesia.com

26 September 2025 – Warga Desa Buket Kareng, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, mendidih dengan kemarahan. Pasalnya, aktivitas penambangan tanah yang diduga ilegal kian marak tanpa ada penertiban berarti. Truk-truk pengangkut menimbulkan debu tebal, merusak kualitas hidup, dan mengancam kesehatan warga sekitar.

Lebih ironis, praktik tambang ilegal ini diduga berjalan mulus karena adanya pembiaran dari oknum aparat penegak hukum. Masyarakat pun mulai bertanya-tanya: bagaimana mungkin kegiatan yang jelas-jelas merusak lingkungan bisa beroperasi tanpa hambatan?

Tak hanya merusak lingkungan, warga menuding para pelaku tambang ilegal juga melakukan praktik culas dengan menggunakan BBM subsidi untuk mengoperasikan alat berat dan armada angkut. Situasi ini menambah penderitaan masyarakat kecil yang harus antre berjam-jam di SPBU untuk sekadar mendapatkan beberapa liter BBM.

Kemarahan warga semakin memuncak ketika muncul dugaan keterlibatan SPBU tertentu dalam penyelewengan subsidi BBM. SPBU tersebut dituding menyalurkan BBM bersubsidi dalam jumlah besar kepada pengusaha tambang, sementara masyarakat harus berebut jatah yang semakin menipis.

Baca Juga:  Bupati Aceh Tamiang Serahkan 5 Unit Traktor Roda Empat Kepada 5 Kelompok Tani.

Tuntutan Warga :

  • Masyarakat Buket Kareng menuntut aparat penegak hukum bertindak tegas:
  • Menghentikan seluruh aktivitas tambang ilegal.
  • Menangkap para pelaku dan mengusut jaringan perlindungan oknum aparat.
  • Mencabut izin SPBU yang terlibat dalam penyelewengan BBM bersubsidi.

Selain itu, warga mendesak pemerintah daerah melakukan evaluasi total terhadap izin-izin pertambangan di Aceh Timur. Mereka menegaskan, tambang hanya boleh berjalan jika legal, ramah lingkungan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan justru mengorbankan kesehatan dan hak warga.

Jika tuntutan ini diabaikan, warga Buket Kareng berkomitmen menempuh berbagai cara untuk menagih janji pemerintah. “Kami tidak mau lagi jadi korban keserakahan pengusaha tambang ilegal dan aparat yang bermain mata,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat. (ampon)

Berita Terkait

Sinergi Seni dan Pemerintahan, Papa-kini Apresiasi Kinerja Wakil Bupati Pidie
Pemkab Aceh Tenggara Tuntaskan Expose JITUPASANA, Dokumen R3P Resmi Diserahkan ke Pemerintah Aceh
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Desa Seuneubok Saboh Verifikasi Pengalihan Data (KPM) Miskin dan Kurang Diduga Pada Oktober & Desember 2025 di Lakukan Oknum Tanpa Musyawarah
AMAN Aceh Desak KPK Supervisi Pengelolaan Dana Bencana
Tim Optimalisasi PAD Deli Serdang Ditolak Masuk Perusahaan, PT Ganda Saribu Jadi Catatan Khusus
Jalan Damai Tumpatan Nibung Mulus, Warga Apresiasi Gerak Cepat Dinas SDMBK
Masyarakat Desa Lantik Surati Bupati Simeulue Dugaan Penyelewengan Dana Desa Tahun 2023, 2024 dan 2025.
Ada Apa Ni ? CV. Niscala Prima : di duga Kebal hukum Beberapa Kali Temuan BPK Slalu Dapat Pekerjaan .
Berita ini 4 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:39

​Identitas Terungkap: Staf Khusus Gubernur Sulut Diduga Lecehkan Perempuan di Warung Makan Manado

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:04

Sulut di Ambang Kolaps Ekologis: Obral Izin Tambang Kepung Ruang Hidup

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:44

​TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok, Negara Nyaris Rugi Miliaran Rupiah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:15

Aplikasi SIGNAL Corporate, Rapat Koordinasi Bersama Stakeholders Digelar di Jasa Raharja Kanwil DKI Jakarta

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:20

Warga Lawe Berigin Horas Tolak Hasil Audit Inspektorat, Desak Kejaksaan Audit Ulang Dana Desa

Sabtu, 31 Januari 2026 - 03:57

Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Kunjungi Sekolah SMA dan SMK di Aceh Tenggara

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:37

TNI dan Masyarakat Terus Membantu Membersihkan Rumah Warga Pasca Banjir dan Tanah Longsor

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:32

Enam Bulan Absen Masuk Kantor, ASN Di Dinas LHK Agara Dilaporkan.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x