Sekolah Rakyat Bunyot: Investasi Negara pada Akar Pendidikan Desa

- Editor

Senin, 12 Januari 2026 - 08:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN, ACEH/Tribuneindonesia.com

Peletakan batu pertama Sekolah Rakyat di Desa Bunyot, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, bukan sekadar agenda simbolik pembangunan fisik, melainkan penegasan arah kebijakan negara dalam menempatkan desa sebagai titik tolak pemerataan pendidikan nasional. Senin 12 Januari 2026.

Langkah yang dihadiri langsung Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, ini merefleksikan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal implementasi program strategis Pemerintah Pusat yang berorientasi pada keadilan sosial, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang selama ini berada di pinggiran akses pendidikan bermutu.

Dalam pernyataannya, Bupati Mukhlis menekankan bahwa Sekolah Rakyat harus dipahami sebagai instrumen pembangunan manusia jangka panjang, bukan proyek jangka pendek. Pendidikan, menurutnya, merupakan fondasi pembentuk karakter, etika sosial, dan daya saing generasi muda Bireuen di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

“Sekolah Rakyat bukan hanya tentang ruang kelas dan bangunan, tetapi tentang keberpihakan negara kepada rakyat kecil,” tegasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kesinambungan dukungan Pemerintah Pusat, tidak terbatas pada pembangunan awal, tetapi meliputi sistem pembiayaan berkelanjutan, ketersediaan tenaga pendidik yang kompeten, sarana pendukung pembelajaran, serta kurikulum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat desa.

Baca Juga:  Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST: Peran Santri Sebagai Benteng Moral dan Spiritual Bangsa

Masyarakat Desa Bunyot menyambut pembangunan ini dengan optimisme tinggi. Bagi warga, kehadiran Sekolah Rakyat di wilayah mereka bukan hanya membuka akses pendidikan yang lebih dekat dan terjangkau, tetapi juga menjadi simbol harapan baru bagi masa depan anak-anak desa yang selama ini harus berjuang melampaui keterbatasan struktural.

Pemerintah Kabupaten Bireuen menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat akan dikawal secara serius, transparan, dan terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor—baik dengan pemerintah pusat, lembaga pendidikan, maupun elemen masyarakat sipil—demi memastikan tujuan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan benar-benar terwujud.

Peletakan batu pertama ini menjadi penanda bahwa pembangunan pendidikan tidak lagi berpusat di kota, melainkan mulai bertumbuh dari desa, dari rakyat, dan untuk masa depan bangsa.(Arizal Mahdi)

Berita Terkait

Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe
KRI SRIWIJAYA RESMI PERKUAT ARMADA TNI AL, PANGKORMAR HADIRI PERESMIAN KAPAL INDUK PERTAMA INDONESIA
Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede
Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang
Menjaga Marwah Jurnalisme: Mengembalikan Fakta di Atas Dominasi Narasi
Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Kapolsubsektor Simpang Mamplam Ngopi Bersama Muspika dan Tokoh Masyarakat, Pererat Silaturahmi dan Komunikasi
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:09

Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe

Jumat, 25 September 2026 - 11:17

Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede

Jumat, 25 September 2026 - 11:06

Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang

Jumat, 25 September 2026 - 07:44

Menjaga Marwah Jurnalisme: Mengembalikan Fakta di Atas Dominasi Narasi

Jumat, 25 September 2026 - 07:29

Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari

Jumat, 25 September 2026 - 06:22

21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima

Jumat, 25 September 2026 - 02:30

Kapolsubsektor Simpang Mamplam Ngopi Bersama Muspika dan Tokoh Masyarakat, Pererat Silaturahmi dan Komunikasi

Kamis, 24 September 2026 - 15:17

APBD Perubahan Maybrat di Depan Mata, Yongki Kosamah Ajak Masyarakat Kawal Anggaran dari Hulu hingga Hilir

Berita Terbaru

‎Walikota Hengky Honandar, S.E, Sast membagikan Sertifikat kepada warga.  (Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Perjelas Status Hukum Warga dan Aset Daerah, Bitung Bagikan Sertifikat PTSL

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:58

Walikota Bitung, Hengky Honandar, S.E, saat memimpin Rapat Forkopimda dan  Forum Lintas Sektoral. (ft. talia)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Rapat Forkopimda Bitung Gelar Forum Lintas Sektoral Bahas Hak Warga Terdampak Tol

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:26