Sekjen LKGSAI Jamal.B: Pustu Direhab Tapi Tak Dihuni Bidan, Ini Bentuk Pembiaran dan Kegagalan Pemerintah Daerah

- Editor

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA | TRIMBUNE INDONESIA.COM – Sekretaris Jenderal Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI), Jamal.B, angkat bicara keras terkait kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kabupaten Aceh Tenggara yang telah direhabilitasi menggunakan anggaran negara, namun hingga kini tidak ditempati bidan desa dan tidak memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menurut Jamal.B, kondisi tersebut menunjukkan adanya pembiaran sistematis dalam pelayanan kesehatan desa dan patut dipertanyakan secara serius oleh publik.

“Ini bukan sekadar persoalan teknis atau kekurangan tenaga. Bangunan Pustu direhab pakai uang rakyat, tapi setelah itu dibiarkan kosong. Ini bentuk pembiaran dan kegagalan pemerintah daerah dalam menjalankan kewajibannya,” tegas Jamal.B, kamis 29/1/2025.

Bangunan Bagus, Pelayanan Nol, Jamal.B menilai, pemerintah daerah terlalu fokus pada proyek fisik, namun abai terhadap substansi pelayanan.

“Yang dibutuhkan rakyat itu pelayanan, bukan bangunan kosong. Kalau Pustu hanya direhab tanpa bidan, itu sama saja membohongi masyarakat dengan laporan fisik,” katanya dengan nada tajam.

Desak Audit dan Panggil Pejabat Terkait, Sekjen LKGSAI itu mendesak agar Inspektorat, BPK, dan aparat penegak hukum (APH) segera melakukan audit dan memanggil pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Baca Juga:  DPP LSM PKN, Demo Tolak Honorer 2024-2025, DI DPRD Tingkat ll Deliserdang, Tidak Sesuai UU 20 Tahun 2023

“Kami minta aparat jangan tutup mata. Telusuri anggarannya, periksa perencanaannya, dan panggil pejabat yang bertanggung jawab. Jangan sampai uang negara habis tapi rakyat tetap tidak mendapat layanan kesehatan,” ujar Jamal.B lantang.

Rakyat Desa Jadi Korban, Ia menegaskan, dampak dari kosongnya Pustu sangat dirasakan oleh masyarakat desa yang jauh dari pusat layanan kesehatan.

“Ibu hamil, balita, dan lansia adalah korban utama. Ketika Pustu kosong, rakyat dipaksa menempuh jarak jauh untuk berobat. Ini jelas pelanggaran terhadap hak dasar warga negara,” tegasnya.

LKGSAI Siap Turun Lapangan, Jamal.B menyatakan LKGSAI akan terus mengawal persoalan ini dan siap turun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data serta melaporkannya ke instansi terkait.

“Kalau pemerintah daerah tidak segera bertindak, kami siap buka data dan membawa persoalan ini ke ranah hukum. Kesehatan rakyat tidak boleh dijadikan formalitas,” tutup Jamal.B.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara belum memberikan tanggapan resmi terkait Pustu yang telah direhabilitasi namun tidak difungsikan.(Tim)

Berita Terkait

Rumah Datuk Ong Menuju Cagar Budaya, P2BMI Audiensi dengan Bupati Deli Serdang
Kades Sena Diduga Biarkan Rangkap Jabatan, P2BMI Resmi Layangkan Surat Pengaduan
Pustu Direhabilitasi Tapi Tak Berfungsi, Ketua LKGSAI Desak APH Bongkar Tabir di Dinkes Aceh Tenggara
Sinergi Seni dan Pemerintahan, Papa-kini Apresiasi Kinerja Wakil Bupati Pidie
Ketua LSM PPKMA M. Jenen, SE: Pustu Direhab Tapi Kosong, Ini Pemborosan Anggaran dan Pengkhianatan Hak Rakyat
RDP Batal, Tiga Dinas Bungkam, DPRD Deli Serdang Ikut “Masuk Angin”? Jeritan Ibu Rumah Tangga Korban Pagar Ambruk Kian Diabaikan
RSUD di Aceh Tenggara Gunakan Teknologi Kolonoskopi, Perkuat Deteksi Dini Penyakit Dalam
Kades Sembahe Baru Disorot, Pengelolaan Dana Desa Dinilai Sembrono
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:44

​TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok, Negara Nyaris Rugi Miliaran Rupiah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:18

Tekan Kriminalitas, Polsek Matuari Gencarkan Patroli dan Pengawasan di Titik Rawan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:15

Aplikasi SIGNAL Corporate, Rapat Koordinasi Bersama Stakeholders Digelar di Jasa Raharja Kanwil DKI Jakarta

Sabtu, 31 Januari 2026 - 03:57

Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Kunjungi Sekolah SMA dan SMK di Aceh Tenggara

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:37

TNI dan Masyarakat Terus Membantu Membersihkan Rumah Warga Pasca Banjir dan Tanah Longsor

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:32

Enam Bulan Absen Masuk Kantor, ASN Di Dinas LHK Agara Dilaporkan.

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:23

Kadis Sosial Agara Akui Telah Kembalikan Dana Anak Yatim Panti Asuhan

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:15

JPN Kejari Bireuen Menangkan Gugatan PTUN Atas Keuchik Garot Kecamatan Pandrah

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Rumah Datuk Ong Menuju Cagar Budaya, P2BMI Audiensi dengan Bupati Deli Serdang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 12:48