Bitung | TribuneIndonesia.com –Manajemen Perumda Air Minum Duasudara Kota Bitung, Alfred Salindeho kembali menunjukkan dedikasinya terhadap kesejahteraan pegawai, Sabtu (07/03/26).
Menjelang perayaan Idul Fitri 2026, perusahaan daerah ini secara resmi mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi seluruh karyawan Muslim lebih cepat dari tenggat waktu yang ditetapkan.
Direktur Utama Perumda Air Minum Duasudara Bitung, Alfred Salindeho SE MM, mengonfirmasi bahwa dana tunjangan tersebut telah disalurkan pada Jumat (6/3).
Langkah ini diambil sebagai bentuk nyata kepedulian manajemen terhadap kebutuhan domestik karyawan di tengah persiapan menyambut hari kemenangan.
Tercatat sebanyak 24 personel yang beragama Islam menjadi penerima manfaat pada periode ini.
Jumlah tersebut mencakup seluruh lini tenaga kerja, mulai dari staf dengan status karyawan tetap hingga mereka yang bekerja di bawah ikatan kontrak kerja.
Dalam keterangannya, Alfred merinci bahwa total anggaran yang dialokasikan perusahaan untuk pemenuhan hak karyawan kali ini menyentuh angka kurang lebih Rp 135 juta. Dana tersebut diharapkan menjadi stimulus bagi para karyawan dalam menghadapi lonjakan kebutuhan pangan dan sandang jelang lebaran.
Pihak manajemen menegaskan bahwa percepatan pencairan THR ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan wujud apresiasi mendalam.
Perusahaan ingin menghargai dedikasi para pegawai yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kontinuitas distribusi air bersih di Kota Bitung.
”Kami telah menuntaskan penyaluran THR bagi rekan-rekan Muslim. Harapan kami, tunjangan ini dapat dikelola secara bijak guna memenuhi keperluan hari raya yang kian dekat,”
ujar Alfred dalam sesi wawancara di ruang kerjanya.
Tak hanya soal internal, Alfred juga menyisipkan pesan ekonomi kerakyatan dalam kebijakan ini.
Ia mengimbau agar para karyawan memprioritaskan belanja kebutuhan lebaran di pasar-pasar lokal guna membantu menggerakkan roda perekonomian di wilayah Bitung.
Menurutnya, dengan berbelanja di lapak pedagang lokal, perputaran uang akan tetap berada di lingkup daerah.
Hal ini selaras dengan program pemerintah dalam memperkuat stabilitas fiskal serta membantu para pelaku usaha kecil untuk turut merasakan dampak positif dari momentum hari raya.
Secara regulasi, Perumda Duasudara menunjukkan kepatuhan yang melampaui standar minimal.
Meski aturan pemerintah mewajibkan pembayaran THR maksimal tujuh hari sebelum Idul Fitri, perusahaan ini justru memilih menyalurkannya 14 hari sebelum hari besar tersebut tiba.
Keputusan strategis ini diambil agar para karyawan memiliki waktu luang yang cukup untuk mempersiapkan keperluan keluarga tanpa harus terburu-buru.
Manajemen menyadari bahwa persiapan menyambut hari raya membutuhkan perencanaan matang, termasuk dari sisi finansial.
Alfred menambahkan, harmonisasi antara manajemen dan karyawan merupakan kunci keberhasilan pelayanan publik.
Ia berkeyakinan bahwa kesejahteraan yang terjamin akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas performa kerja pegawai di lapangan dalam melayani masyarakat.
Sebagai penutup, ia berharap apresiasi ini menjadi pemantik semangat baru bagi seluruh jajaran Perumda Duasudara.
Dengan semangat kebersamaan yang kuat, perusahaan optimis dapat terus memberikan pelayanan air bersih yang prima bagi warga Kota Bitung di masa mendatang. (Kiti)



















