Bitung, Sulut | TribuneIndonesia.com
Langkah preventif guna menekan angka kriminalitas di kalangan pelajar terus digencarkan Polres Bitung, Jumat (23/01/26).
Melalui Team Patroli Tarsius Presisi, kepolisian secara aktif menyambangi institusi pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan serta pemahaman hukum sejak dini kepada para generasi muda.
Implementasi komitmen tersebut terlihat dalam agenda Latihan Dasar Kepemimpinan dan Karakter (LDKK) yang digelar oleh SMKP Pelita Bahari Bitung.
Di bawah komando Aipda Angky Koagow, personel kepolisian hadir sebagai pemateri utama guna membekali puluhan taruna-taruni terkait bahaya kenakalan remaja.
Selama satu jam sesi materi yang dimulai pukul 14.00 WITA, Aipda Angky menyoroti berbagai fenomena yang kerap menjerat pelajar, mulai dari aksi perundungan (bullying) hingga kepemilikan senjata tajam.
Selain itu, isu krusial seperti penggunaan panah wayer dan tawuran antar kelompok pun menjadi poin penekanan agar tidak dilakukan oleh para siswa.
Pendekatan yang dilakukan Team Tarsius cenderung persuasif dan komunikatif, bertujuan agar 77 siswa kelas IX yang hadir mampu menyerap dampak buruk dari sisi sosial maupun konsekuensi hukum.
Aipda Angky menegaskan pentingnya keberanian untuk berkata tidak pada kekerasan demi menjaga integritas diri.
Kepala Sekolah SMKP Pelita Bahari, Revlita J. W. Mandagi, SE., MAP, beserta jajaran dewan guru turut mengawal jalannya kegiatan ini.
Kehadiran pihak sekolah menjadi bentuk dukungan penuh terhadap sinergi antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum dalam membentuk mentalitas pemimpin yang bertanggung jawab.
Secara terpisah, Kasi Humas Polres Bitung, AKP Abdul Natip Anggai, memberikan konfirmasi resmi terkait keterlibatan anggotanya dalam agenda sekolah tersebut.
Ia menyatakan bahwa pembinaan karakter di lingkungan sekolah merupakan bagian dari strategi jangka panjang Polri untuk meminimalisir gangguan kamtibmas.
”Polres Bitung sangat peduli terhadap masa depan anak-anak kita. Melalui edukasi ini, kami berharap para pelajar memiliki pemahaman yang komprehensif sehingga mereka mampu memproteksi diri dari pengaruh negatif lingkungan,”
Jelas AKP Abdul Natip Anggai saat memberikan keterangan.
Sebagai penutup, pihak sekolah memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Team Tarsius yang meluangkan waktu memberikan bimbingan.
Sinergi ini diharapkan terus berlanjut guna menciptakan iklim belajar yang aman dan kondusif, sekaligus mencetak kader pemimpin yang sadar hukum dan berakhlak mulia. (Kiti)












