Pengacara Chilyatul Badroh Dampingi Agustiana Eka Mawansari Laporkan Kasus Dugaan Penipuan/Penggelapan Sertifikat Tanah

- Editor

Jumat, 21 November 2025 - 23:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar | Tribuneindonesia.com

Kantor Advokat dan Pengacara, Chilyatul Badroh SH, MH dan Rekan, mendampingi perwakilan keluarga besar Ibu Agustiana Eka Mawansari S.E atau akrab disapa (Sari) warga Perum Puri Indah Blok EE No.17 RT 3, RW 09, Kelurahan Suko, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Sidoarjo melaporkan dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan sertifikat hak milik (SHM) milik keluarga besarnya.

Bertempat di SPKT Polres Kabupaten Blitar. Jumat, (21/11/2025). Agustiana Eka Mawansari S.E, membuat laporan polisi di Polres Blitar dengan Nomor : STTLPM/304.SATRESKRIM/XI/2025/SPKT/POLRES BLITAR. Tanggal 21 November 2025. Berkas pengaduan telah diterima oleh Kepala SPKT IPDA. Yuni Erfandianto SH.

Pengacara pelapor Chilyatul Badroh SH, MH menyampaikan bahwa, Kronologi singkat kejadian berawal dari keinginan keluarga besar ibu Sari untuk menjual sebidang tanah di Kota Wlingi yaitu di Dusun Darungan Kelurahan Babadan Wlingi, seluas 16.454 m².

“Tanah tersebut diminati oleh saudara (ZA) warga Desa Mronjo Kecamatan Selopuro dengan nilai tawaran 10 Milyar. Tanda jadi sebesar 5 juta rupiah dan selanjutnya akan dibayar 5 milyar di lima bulan awal dan dilunasi lima bulan berikutnya,” ungkap Chilyatul Badroh SH, MH.

Chilyatul Badroh SH, MH juga menyampaikan bahwa, ternyata saudara ZA tidak melaksanakan perjanjian tersebut, malah membawa pembeli lain. Keluarga ibu Sari dan ZA mendapatkan transfer uang dari pembeli baru berinisial (TN) warga Kota Wlingi sebesar 3 Milyar dalam jual beli di notaris Mayasari Kota Wlingi, yang kemudian dalam hitungan jam, uang yang berada di rekening Bu Sari sebesar 2 miliyar diminta saudara ZA untuk keperluan lain.

Baca Juga:  Kemacetan di Pajak Sore Batang Kuis Makin Parah, Aparat Kecamatan Dinilai Tutup Mata

Merasa ditipu dan dirugikan hingga mencapai Rp2.228.000.000, Keluarga Besar Ibu Agustiana Eka Mawansari S.E, telah melayangkan satu kali permohonan klarifikasi kepada pihak terlapor, namun tidak mendapatkan respons dari pihak-pihak yang terlibat.

Atas kejadian tersebut, Keluarga besar Ibu Agustiana Eka Mawansari S.E, yang diwakili Pengacara, Chilyatul Badroh SH, MH meminta Polres Blitar untuk:

1. Melakukan percepatan penyidikan,

2. Memanggil dan memeriksa terduga pelaku secara profesional,

3. Mengamankan sertifikat tanah yang menjadi objek perkara,

4. Menegakkan hukum tanpa tebang pilih,

5. Memberikan SP2HP yang transparan dan lengkap sesuai Perkap No. 6 Tahun 2019.

“Kami hanya ingin kepastian hukum. Sertifikat tanah adalah satu-satunya aset berharga keluarga besar klien kami. Sudah dua tahun lebih, namun belum ada kejelasan. Kami mohon Polres Blitar memproses perkara ini secara serius,” tandas kuasa hukum keluarga besar ibu Sari.

Kasus ini bukan sekadar permasalahan administrasi, tetapi menyangkut hak atas kepemilikan tanah, keamanan dokumen negara, dan perlindungan terhadap warga yang menjadi korban dugaan penipuan.

“Kepastian hukum menjadi kebutuhan mendesak untuk mencegah kerugian yang lebih besar,” pungkas Chilyatul Badroh SH, MH.(eko.).

Berita Terkait

PENA PUJAKESUMA dan LPSA Srikandi Aceh Tamiang Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Jelang Idulfitri
Tenaga Pengajar SD Negeri Datu Derakal Keluhkan Dugaan Pemotongan Gaji oleh Kepala Sekolah
Penerangan Jalan Umum di Kota Sinabang Kembali Normal Setelah Perbaikan Untuk Kenyamanan Masyarakat Kota Sinabang Menyabut Hari Raya Idhul Fitri
APH Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM Subsidi SPBU Kompak Simeulue
GMNI Aceh Tengah Sebut Oknum PERKIM Manipulasi Data Korban Bencana
Ketua DPW P2BMI Buat Laporan Pencemaran Nama Baik, Namun Sejak Januari 2025 hingga Maret 2026 Belum Ada Perkembangan di Polresta Deli Serdang
Bupati Monas Buka Puasa Bersama Dengan Para Wartawan Di Kabupaten Simeulue Agar Sinergitas Terjaga selama nya
Dua TikToker Bertemu pada Momentum Buka Puasa Bersama NSS Grong-Grong
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:38

PENA PUJAKESUMA dan LPSA Srikandi Aceh Tamiang Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Jelang Idulfitri

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:39

Penerangan Jalan Umum di Kota Sinabang Kembali Normal Setelah Perbaikan Untuk Kenyamanan Masyarakat Kota Sinabang Menyabut Hari Raya Idhul Fitri

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:52

APH Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM Subsidi SPBU Kompak Simeulue

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:41

GMNI Aceh Tengah Sebut Oknum PERKIM Manipulasi Data Korban Bencana

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:02

Ketua DPW P2BMI Buat Laporan Pencemaran Nama Baik, Namun Sejak Januari 2025 hingga Maret 2026 Belum Ada Perkembangan di Polresta Deli Serdang

Senin, 16 Maret 2026 - 18:17

Bupati Monas Buka Puasa Bersama Dengan Para Wartawan Di Kabupaten Simeulue Agar Sinergitas Terjaga selama nya

Senin, 16 Maret 2026 - 15:40

Dua TikToker Bertemu pada Momentum Buka Puasa Bersama NSS Grong-Grong

Senin, 16 Maret 2026 - 05:32

DPW P2BMI Sumut Desak Propam Polda Usut Dugaan Bangunan Liar di Mapolsek Galang dan Pembiaran Narkoba–Togel

Berita Terbaru