Kinerja Sektor Jasa Keuangan Bali Tetap Resilien, Topang Pertumbuhan Ekonomi di Atas Nasional

- Editor

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar, Bali|Tribuneindonesia.com

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali melaporkan kinerja sektor jasa keuangan (IJK) di Pulau Dewata hingga September 2025 tetap stabil dan resilien, Sabtu (6/12/25).

Kinerja solid ini tercermin dari fungsi intermediasi yang berjalan baik, didukung oleh likuiditas dan permodalan perbankan yang memadai, sekaligus menjadi penopang utama ketahanan ekonomi Bali.

​Kepala OJK Provinsi Bali menyebutkan, IJK Bali berperan signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 5,88 persen (yoy) pada Triwulan III 2025.

Angka ini bahkan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,04 persen, menempatkan Bali pada posisi keempat pertumbuhan tertinggi secara nasional.

​Data per September 2025 menunjukkan sektor perbankan (Bank Umum dan BPR) di Bali mencatatkan kinerja intermediasi yang kuat.

Penyaluran kredit mencapai Rp117,74 triliun, tumbuh sebesar 6,30 persen (yoy), sedikit lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.

Di sisi lain, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga melonjak menjadi Rp208,25 triliun, tumbuh 10,12 persen (yoy), dengan peningkatan signifikan didorong oleh kenaikan nominal tabungan sebesar Rp9,98 triliun.

​Rasio penyaluran kredit terhadap DPK atau Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar 56,54 persen, mengindikasikan tingkat fungsi intermediasi yang positif.

​”Pertumbuhan kredit investasi masih menjadi motor utama, tumbuh 13,66 persen (yoy). Tingginya pertumbuhan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap prospek kondisi perekonomian di Provinsi Bali,”

Ujar perwakilan OJK dalam rilisnya, Kamis (4/12).

​Lebih dari separuh kredit, tepatnya 51,45 persen, disalurkan kepada UMKM dengan pertumbuhan 2,94 persen (yoy). Porsi ini dinilai lebih tinggi dibandingkan porsi kredit UMKM secara nasional.

Berdasarkan sektor ekonomi, penyaluran kredit didominasi oleh Bukan Lapangan Usaha (33,61 persen) dan Sektor Perdagangan Besar dan Eceran (27,84 persen).

​Kualitas kredit perbankan Bali juga menunjukkan perbaikan signifikan. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) gross berada di angka 2,82 persen, menurun tajam dari 3,42 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Demikian pula dengan NPL net yang turun menjadi 1,96 persen.

​Sementara itu, rasio Loan at Risk (LaR) berhasil ditekan menjadi 9,99 persen, jauh lebih rendah dari 13,43 persen pada September 2024.

Baca Juga:  Bupati Aceh Tenggara Copot Sekretariat Baitul Mal "Tidak Peka Terhadab Situasi".

Penyelesaian kredit restrukturisasi dan ekspansi kredit disebut sebagai faktor positif di balik penurunan rasio-rasio risiko ini.

​”Ketahanan BPR juga tetap kuat, tercermin dari Cash Ratio (CR) 15,45 persen dan Capital Adequacy Ratio (CAR) 31,43 persen, berada di atas threshold sebagai bantalan mitigasi risiko,”

Tambahnya.

​Di sektor Pasar Modal, jumlah investor (SID) di Bali menembus angka 338.168, tumbuh 21,68 persen (yoy).

Nilai kepemilikan saham melonjak hingga Rp6,21 triliun (tumbuh 30,43 persen yoy), dan nilai transaksi saham bahkan melesat 72,55 persen (yoy) mencapai Rp4,88 triliun.

​Piutang Pembiayaan Perusahaan Pembiayaan mencapai Rp12,06 triliun, tumbuh 2,07 persen (yoy), dengan kualitas terjaga di NPF 1,15 persen.

Pembiayaan Modal Ventura juga mencatat pertumbuhan lebih tinggi, sebesar 10,08 persen (yoy), mencapai Rp102,97 miliar.

​OJK terus aktif mendorong literasi dan inklusi keuangan. Hingga Oktober 2025, OJK Provinsi Bali telah melaksanakan 162 kegiatan edukasi, menjangkau lebih dari 23.609 peserta, ditambah jangkauan luas melalui media sosial.

​Aliansi strategis melalui Kuliah Kerja Nyata Literasi dan Inklusi Keuangan (KKN LIK) bersama sejumlah universitas ternama telah menyasar 50 desa dengan 751 mahasiswa KKN, menjangkau 63.643 orang.

Total kegiatan edukasi oleh OJK dan LJKmelalui program “Gencarkan” telah mencapai 1.404 kegiatan dengan 610.870 peserta.

​Di sisi inklusi, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Bali menyelenggarakan 812 kegiatan, termasuk program Kredit/Pembiayaan Sektor Prioritas (K/PSP), Kejarku Pandai, dan KURDa.

​Dalam periode yang sama, OJK Bali telah menerima 586 pengaduan konsumen, didominasi oleh isu perilaku petugas penagihan (178 pengaduan) dan restrukturisasi kredit (77 pengaduan). Dari jumlah tersebut, 548 pengaduan telah berhasil diselesaikan.

​Melalui sinergi kuat dengan berbagai pihak, OJK optimis sektor jasa keuangan Bali akan tetap stabil, kontributif, dan tumbuh berkelanjutan.

OJK juga kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap investasi ilegal, dengan prinsip Legal dan Logis sebelum memilih produk keuangan. (rls)

Berita Terkait

Bitung Siaga Penuh: Satuan Gabungan Amankan Malam Takbiran 2026
Badan POM Untuk Uji Laboratorium Daging Yang Diduga Bauk Busuk Agara
Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik
P Jasa Raharja Hadiri Pelepasan Mudik Gratis Polri Presisi 2026,Wujud Sinergi Negara Hadir dalam Melayani Masyarakat
HRD Soroti Respon Bupati Bireuen;Jangan Jadikan Kritik Alasan Kehilangan Semangat Bantu Korban Banjir
Hadir Resto Caffe Afgan di Matang Glumpangdua Bireuen akan di buka
FPI Bireuen Kembali Salurkan Daging Meugang Untuk Anak Yatim Fakir Korban Banjir Bandang 
Jembatan Gantung Desa Simpur Jaya Sudah Bisa Difungsikan, Wujud Sinergi Polri dan Masyarakat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:51

Bitung Siaga Penuh: Satuan Gabungan Amankan Malam Takbiran 2026

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:25

Badan POM Untuk Uji Laboratorium Daging Yang Diduga Bauk Busuk Agara

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:55

Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:47

HRD Soroti Respon Bupati Bireuen;Jangan Jadikan Kritik Alasan Kehilangan Semangat Bantu Korban Banjir

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:23

Hadir Resto Caffe Afgan di Matang Glumpangdua Bireuen akan di buka

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:45

FPI Bireuen Kembali Salurkan Daging Meugang Untuk Anak Yatim Fakir Korban Banjir Bandang 

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:01

Jembatan Gantung Desa Simpur Jaya Sudah Bisa Difungsikan, Wujud Sinergi Polri dan Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:46

Pastikan Kelancaran Operasi Ketupat Samrat 2026, Tim Itwasda Polda Sulut Audit Kesiapan Polres Bitung

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pemkab Deli Serdang Pastikan Tak Ada Anggaran APBD untuk Iklan di Kota Medan

Jumat, 20 Mar 2026 - 11:13