Kutacane | TRIBUNEIndonesia.com
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Aliman, S.Pi., M.Si., menyerahkan bantuan sebanyak 4,9 ton ikan segar kepada masyarakat Aceh Tenggara. Bantuan tersebut diberikan dalam rangka mendukung Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sekaligus upaya nyata menekan angka stunting di daerah tersebut.
Penyerahan secara simbolis berlangsung di Desa Rikit Burdia, Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara, Rabu (27/8). Kehadiran rombongan disambut hangat dalam kunjungan kerja Ketua TP-PKK Aceh, Ny. Marlina Muzakir, yang turut mendampingi Kepala DKP Aceh.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhri, SE., MM, Ketua DPRK Denny Febrian Roza, Sekda Yusrizal, unsur Forkopimda, serta Ketua TP-PKK Aceh Tenggara Hj. Nurjanah Pasaribu, SE, bersama jajaran pengurus.
Ketua Forikan Aceh, Ny. Marlina Muzakir, menyerahkan secara simbolis bantuan ikan segar tersebut kepada Ketua Forikan Aceh Tenggara, Firmansyah. “Bantuan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak,” ujarnya.
Kepala DKP Aceh, Aliman, menekankan pentingnya membiasakan konsumsi ikan sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan. “Jangan lupa beri anak ikan. Jika sudah berusia 4 tahun, anak wajib belajar di PAUD agar gizinya terpenuhi dan pendidikannya seimbang,” ungkapnya.
Menurutnya, konsumsi ikan memiliki peran penting dalam mencegah stunting serta mendukung pertumbuhan optimal dan perkembangan kognitif anak. Bantuan 4,9 ton ikan segar tersebut diharapkan dapat menjangkau keluarga yang membutuhkan, terutama di wilayah dengan prevalensi stunting yang masih tinggi.
Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhri, menyampaikan apresiasi kepada Forikan Aceh dan DKP Aceh atas kepedulian tersebut. “Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kualitas gizi keluarga,” katanya.
Forikan Aceh menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program Gemarikan di seluruh kabupaten/kota di Aceh. Harapannya, langkah ini mampu berkontribusi menekan angka stunting dan mewujudkan generasi emas Indonesia.
Penulis: Abdulgani