Bitung | Tribuneindonesia.com –Suasana duka menyelimuti Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa, pada Selasa (07/04/26).
Kepergian Andris Lihawa, seorang pendidik yang dikenal memiliki dedikasi tinggi, meninggalkan kesedihan mendalam bagi warga Kota Bitung yang selama ini merasakan langsung sentuhan pengabdiannya di dunia literasi digital.
Sosok Andris Lihawa bukan sekadar pengajar biasa; ia adalah pilar utama di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Papa Lagar Kota Bitung.
Sebagai tutor ilmu komputer, almarhum telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk membimbing generasi muda dan masyarakat ekonomi lemah agar tidak gagap teknologi di tengah arus modernisasi yang kian kencang.
Kehilangan ini sangat dirasakan oleh Ketua Penyelenggara PKBM Papa Lagar, Kasim Amuntu.
Dalam pernyataan resminya, Kasim mengenang almarhum sebagai pribadi yang tidak hanya memberikan materi teknis, tetapi juga menjadi teladan dalam aspek disiplin serta etos kerja bagi seluruh peserta didik di lembaga tersebut.
”Beliau adalah pengajar yang penuh kesabaran. Lebih dari sekadar ilmu komputer, Andris menanamkan semangat belajar yang luar biasa kepada para siswa kami. Seluruh keluarga besar PKBM Papa Lagar benar-benar merasa kehilangan sosok inspiratif seperti beliau,”
ujar Kasim dengan nada penuh duka.
Di mata masyarakat sekitar, Andris juga dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan ringan tangan.
Dedikasinya dalam meningkatkan kemampuan teknologi informasi bagi warga kurang mampu membuatnya dihormati sebagai tokoh yang peduli pada kemajuan pendidikan berbasis kemasyarakatan di wilayah Bitung Tengah.
Kini, doa-doa terbaik dipanjatkan oleh keluarga, rekan sejawat, serta para murid yang pernah menimba ilmu darinya.
Semoga amal ibadah serta dedikasi tanpa pamrih yang telah diukir almarhum Andris Lihawa mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan. (Kiti)




















