Bitung | TribuneIndonesia.com –Memasuki awal Ramadhan 1447 H, pemandangan berbeda tampak di sejumlah ruas jalan protokol Kota Bitung, Sabtu (28/02/26).
Sejak fajar menyingsing, iring-iringan kendaraan patroli Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bitung mulai menyisir titik-titik krusial guna menjamin kekhusyukan umat yang tengah menjalankan ibadah di bulan suci.
Langkah preventif ini diambil sebagai respons cepat kepolisian dalam memetakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Fokus utamanya adalah memberikan proteksi maksimal bagi para jamaah yang hendak menuju masjid untuk melaksanakan Sholat Subuh secara berjamaah.
Selain aspek ibadah, aparat menaruh perhatian serius pada fenomena musiman yang kerap meresahkan, yakni aksi balapan liar.
Biasanya, momentum setelah sahur sering disalahgunakan oleh kelompok remaja untuk memacu adrenalin di jalan raya, yang tidak hanya membahayakan diri sendiri tetapi juga pengguna jalan lainnya.
Sejumlah kawasan yang kerap menjadi magnet berkumpulnya pemuda kini masuk dalam radar pengawasan ketat.
Lokasi-lokasi yang dinilai rawan aksi kebut-kebutan serta penggunaan knalpot bising yang tidak sesuai spesifikasi teknis menjadi target utama penyisiran personel di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, Polres Bitung tidak mengedepankan wajah kaku kepolisian.
Sebaliknya, personel Satlantas yang bertugas diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, sembari memberikan edukasi langsung kepada para pengendara yang ditemui di jalur patroli.
Kasi Humas Polres Bitung, AKP Abdul Natip Anggai, menegaskan bahwa kehadiran Polri di jam-jam rawan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kenyamanan publik.
Menurutnya, ketenangan masyarakat dalam beribadah adalah prioritas yang tidak bisa ditawar selama bulan Ramadhan ini.
“Patroli Subuh ini kami desain sebagai langkah mitigasi dan edukasi. Target kami adalah memastikan tidak ada gangguan suara bising knalpot atau ancaman kecelakaan akibat balap liar, sehingga suasana religi tetap terjaga,”
ujar AKP Abdul Natip dalam keterangan resminya.
Tak hanya mengandalkan pengawasan di lapangan, AKP Abdul Natip juga menitipkan pesan mendalam bagi para orang tua di Kota Bitung.
Pihak kepolisian meminta peran aktif keluarga untuk memantau keberadaan anak-anak mereka, terutama pada jam-jam krusial menjelang dan sesudah waktu Subuh.
Kepolisian berharap para orang tua dapat mengarahkan anak muda untuk mengisi bulan penuh berkah ini dengan aktivitas yang lebih bermaslahat.
Sinergi antara pengawasan rumah dan patroli kepolisian dianggap sebagai kunci utama dalam menciptakan ruang publik yang aman dan tertib.
Meski mengutamakan sisi humanis, Polres Bitung memastikan tidak akan segan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku jika ditemukan pelanggaran fatal.
Melalui konsistensi Patroli Subuh ini, diharapkan stabilitas keamanan di Kota Bitung tetap kondusif hingga hari kemenangan tiba. (Kiti)



















