Deli Serdang I TribuneIndonesia.com-Syiar Islam terus menggema di Kabupaten Deli Serdang melalui kegiatan tabligh akbar
dan peringatan hari besar keagamaan. Momentum Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H di Masjid Istiqlal Tungkusan, Dusun II, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Minggu (8/2/2026), menjadi bukti kuatnya semangat religius masyarakat yang berjalan seiring dengan dukungan pemerintah daerah.
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam membangun daerah yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kokoh dalam nilai keimanan dan spiritualitas.
“Pemkab Deli Serdang sangat konsisten menjadikan daerah ini sebagai kabupaten yang sehat, religius, dan masyarakatnya penuh iman,” ujar Wabup didampingi Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Deli Serdang, Ny Asniar Lom Lom Suwondo.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti tabligh akbar dan peringatan Isra Mikraj bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari penguatan karakter masyarakat. Nilai-nilai keislaman yang disampaikan dalam majelis ilmu menjadi fondasi penting dalam membentuk masyarakat yang berakhlak, rukun, dan cinta kedamaian.
Wabup juga menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong warga dalam pembangunan Masjid Istiqlal Tungkusan yang tergolong cepat dan penuh kebersamaan.
“Secara teori, masjid ini dibangun hanya dalam 12 bulan. Ini luar biasa. Ini menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat,” ungkapnya.
Ia menekankan, keberhasilan sebuah daerah tidak hanya diukur dari megahnya bangunan dan pesatnya infrastruktur, tetapi juga dari kuatnya persatuan antara umara dan ulama. Sinergi antara pemimpin pemerintahan dan tokoh agama menjadi kunci terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan diberkahi.
Dalam kesempatan itu, Wabup mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan Kabupaten Deli Serdang agar senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, menjadi daerah yang aman, damai, sejahtera, serta penuh keberkahan.
Sementara itu, Ketua Panitia, H Ponimin, menjelaskan Masjid Istiqlal Tungkusan kini berusia sekitar dua setengah tahun dan telah diresmikan pada 18 Juli 2023,
bertepatan dengan 10 Muharram 1445 H. Pembangunan masjid sepenuhnya dilakukan melalui swadaya masyarakat serta dukungan para donatur.
“Masjid ini dibangun dengan dana swadaya dan bantuan para donatur serta seluruh masyarakat Desa Tadukan Raga,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan masjid masih akan terus berlanjut, termasuk rencana pembangunan lantai masjid agar lebih kokoh dan nyaman bagi para jamaah. Hal ini menjadi simbol nyata bahwa rumah ibadah tidak hanya dibangun dengan material, tetapi juga dengan keikhlasan, persatuan, dan semangat pengabdian masyarakat.
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan Surat Keputusan Pengurus BKM Masjid Istiqlal serta penyaluran bantuan kepada 80 anak yatim dan kaum duafa, sebagai wujud kepedulian sosial yang menjadi bagian tak terpisahkan dari ajaran Islam.
Turut hadir dalam acara itu unsur Forum Koordinasi Perangkat Daerah, ulama Sumatera Utara Buya Prof Dr KH Amiruddin MS, penceramah Ustaz H Hasby Almawardi Lubis SPdI, para kepala OPD, Camat STM Hilir Sandi Sihombing SSTP MSi, Kepala Desa Tadukan Raga Muhammad Darmawan, serta tokoh masyarakat lainnya.
Tabligh akbar ini tidak hanya menjadi ruang dakwah, tetapi juga menjadi panggung persatuan umat, mempererat silaturahmi, serta meneguhkan jati diri Deli Serdang sebagai daerah yang religius, berbudaya gotong royong, dan kuat dalam semangat kebangsaan.
Ilham Gondrong














