Darurat Bencana Aceh Tenggara Terapkan Jadi Bencana Status Bencana Banjir Di 16 Kecamatan

- Editor

Minggu, 14 Desember 2025 - 05:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara tribuneIndonesia.com

Bupati Aceh Tenggara H.M Salim Fakhry menetapkan Bencana banjir Aceh Tenggara menjadi status Tanggap bencana darurat di wilayah 16 kecamatan

Penetapan status tanggap darurat tersebut tertuang dalam surat keputusan Bupati Aceh Tenggara nomor: 200.31./373/2025,Kamis tanggal 27 Nopember 2025

Sebagaimana disebutkan 16 kecamatan yang ditetapkan sebagai status penanganan bencana darurat tahun 2025 yaitu Kecamatan Bambel,Lawe sumur,Lawe Bulan,Tanah Alas,Darul Hasanah,Babussalam,Ketambe,BabulRahmah,BukitTusam,Semadam,Lawe Alas,Badar,Babul Makmur,Lawe Sigala-gala,Deleng Pokhison,dan Kecamatan Lauser

Dalam hal ini,Bupati Aceh Tenggara juga Mengeluarkan Surat Pernyataan bencana Alam dengan nomor:302.2/374/2025 Kamis 27 November 2025

Baca Juga:  Polres Bitung Perkuat Pengamanan Malam, Patroli "Pantera" Siap Sasar Titik Rawan

Bupati Aceh Tenggara menyatakan telah terjadi bencana Alam di 16 kecamatan Aceh Tenggara pada Rabu (26/11/2025) pukul 15.31WIB.Sebanyak 73 Desa terdampak banjir

Kecamatan Bambel yaitu desa kuning 1,Lembah Haji,Pedesi,Terutung seprai,Kutabuluh,dan Desa Terutung Megare Asli,Bambel Gabungan,Biak Muli Bakhu,Terutung Payung Hilir,Tembilar Baru

Kecamatan Lawesumur, DesaKutaLesung,Setia baru,KutaBuluh,dan Desa Terutung Megare,Kecamatan Lawe Bulan, Desa LaweGaluh dan Pulonas Baru.

Berita Terkait

Polemik Aksi PSHT Di Madiun Membuka Mata Publik, Negara Diam Kebenaran Berbicara
Masyarakat Bireuen Desak APH Periksa Pabrik Padi Bantuan yang Terbengkalai, Legalitas Lahan Milik Anggota DPR RI Disorot Tajam
​Hakim Perintahkan Ketua DPRD Bitung Bersaksi di Persidangan Korupsi
Targetkan 1 Juta Ton Cadangan Jagung, Polri dan Lintas Sektor Perkokoh Swasembada Pangan
Tipikor Minta Kajati Aceh Usut Kasus Dugaan Korupsi  Dinas Kesehatan Aceh Tenggara Puluhan Milyar.
Dankodaeral VIII Gerakkan Personel dan Warga dalam Aksi Peduli Lingkungan di Bitung
PT Juang Jaya Abdi Alam dan FKH UGM Jalin Kerja Sama
Aceh’s Socio-Economic Crisis Deepens amid Governance and Transparency Concerns
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:56

Polemik Aksi PSHT Di Madiun Membuka Mata Publik, Negara Diam Kebenaran Berbicara

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:48

Masyarakat Bireuen Desak APH Periksa Pabrik Padi Bantuan yang Terbengkalai, Legalitas Lahan Milik Anggota DPR RI Disorot Tajam

Minggu, 8 Februari 2026 - 03:58

​Hakim Perintahkan Ketua DPRD Bitung Bersaksi di Persidangan Korupsi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:15

Tipikor Minta Kajati Aceh Usut Kasus Dugaan Korupsi  Dinas Kesehatan Aceh Tenggara Puluhan Milyar.

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:24

Dankodaeral VIII Gerakkan Personel dan Warga dalam Aksi Peduli Lingkungan di Bitung

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:15

PT Juang Jaya Abdi Alam dan FKH UGM Jalin Kerja Sama

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:10

Aceh’s Socio-Economic Crisis Deepens amid Governance and Transparency Concerns

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:18

Aceh’s Socio-Economic Crisis Deepens amid Governance and Transparency Concerns

Berita Terbaru