BIREUEN/Tribuneindonesia.com
Dana Jatah Hidup (Jadup) untuk korban banjir dan tanah longsor di Bireuen mulai cair pada Senin, 6 April 2026. Pencairan dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen, Muhajir Juli dalam keterangan tertulisnya pada Kamis 2 April 2026, katanya untuk tahap pertama, jumlah total Jadup untuk korban banjir dan tanah longsor di Bireuen Rp22.104.900.000 dengan Total penerima 16.374 jiwa/4.759 KK.
“Tiap jiwa mendapatkan Jadup 15.000 per hari/450.000 per bulan disalurkan untuk Tiga bulan,” ungkap Muhajir
Lanjutnya, Dana tersebut akan diserahkan secara simbolis kepada 100 orang penerima pada Jumat, 3 April 2026, pukul 15.00 WIB di Pendopo Bireuen.
“Akan diserahkan secara simbolis kepada 100 penerima oleh Bupati Bireuen H. Mukhlis,S.T, didampingi oleh Kadis Sosial Bireuen Ismunandar,” tutur Muhajir
Jubir menerangkan Dana jadup merupakan bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor (Bencana Hidrometeorologi Sumatra) yang ditransfer oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Penerima Jadup berasal dari korban yang huniannya masuk kategori rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat/hilang.
“Dalam proses pencairannya, setiap penerima akan dihubungi oleh PT Pos Indonesia melalui kepala desa masing-masing,” pungkas Jubir Pemkab Bireuen Muhajir Juli



















