SORONG – TRIBUNEINDONESIA.COM – Kualitas udara di Kota Sorong, Papua Barat Daya, memburuk. Hasil analisis Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG) Sorong pada Selasa (13/10/2026) menunjukkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 berada pada kategori Tidak Sehat hingga Sangat Tidak Sehat selama periode pengamatan.
Berdasarkan hasil pengolahan data periode 12 Oktober 2026 pukul 09.00 WIT hingga 13 Oktober 2026 pukul 08.00 WIT, tercatat empat jam pengamatan berada dalam kategori sangat tidak sehat, sedangkan 20 jam lainnya masuk kategori tidak sehat.
Kondisi tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan polusi udara, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.
SPAG Sorong menjelaskan, peningkatan konsentrasi PM2.5 secara umum dipengaruhi massa udara dari arah tenggara yang membawa partikulat dari wilayah dengan banyak titik panas atau hotspot menuju wilayah pengamatan.
PM2.5 merupakan partikel halus berukuran kurang dari 2,5 mikrometer yang dapat terhirup melalui saluran pernapasan. Paparan partikel ini menjadi perhatian karena dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok rentan.
Dalam keterangan tersebut, indeks standar pencemar udara (ISPU) Kota Sorong selama periode pengamatan secara umum menunjukkan kategori Tidak Sehat.
SPAG Sorong juga menyampaikan bahwa nilai ambang batas PM2.5 selama 24 jam adalah 55 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Masyarakat Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Menyikapi kondisi kualitas udara tersebut, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan dan membatasi paparan asap.
SPAG Sorong menyampaikan sejumlah langkah pencegahan yang perlu diperhatikan masyarakat, yakni:
Mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kondisi udara memburuk.
Menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikulat.Menghindari pembakaran di ruang terbuka.
Menutup pintu dan jendela ketika asap masuk ke lingkungan permukiman.
Memantau perkembangan informasi kualitas udara melalui kanal resmi BMKG.
Informasi ini disampaikan oleh Stasiun Pemantau Atmosfer Global Sorong yang berlokasi di Jalan Sungamasyaraka Km. 8, Malaingkedi, Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Masyarakat dapat mengakses informasi lebih lanjut melalui situs gawsorong.id atau media sosial resmi SPAG Sorong.
Kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama terhadap kualitas udara, sekaligus perlunya upaya mengurangi sumber polusi dan paparan asap yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.













