RAJA AMPAT – TRIBUNEINDONESIA.COM – Kobaran api kembali mengancam kawasan permukiman di Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Kali ini, api terlihat membakar tebing di sekitar SD Negeri 29, tepat di belakang Kompleks PLN Perumahan 100. Kobakaran api berlangsung diperkirakan pada jam 17.lewat ( 5 ) sore, pada minggu,11/10/2026.
Berdasarkan informasi warga, kobaran api melahap area tebing dengan ketinggian sekitar 15 meter. Api diduga berasal dari titik kebakaran yang telah muncul sejak kurang lebih dua minggu lalu di seberang gunung, sebelum meluas ke lokasi tersebut.
“Memang sudah terbakar sejak awal, mengikuti kulit-kulit kering,” ungkap seorang warga saat dikonfirmasi media ini.
Warga setempat mengaku telah berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut belum mampu menghentikan kobaran api yang terus meluas.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran, terutama apabila api terus menjalar mendekati kawasan permukiman dan fasilitas pendidikan di sekitarnya.
Warga berharap instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan penanganan agar kebakaran tidak semakin meluas dan membahayakan masyarakat.
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kebakaran serta langkah penanganan dari instansi terkait masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.














