Rumah Datuk Ong Menuju Cagar Budaya, P2BMI Audiensi dengan Bupati Deli Serdang

- Editor

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang I TribuneIndonesia.ComUpaya pelestarian warisan sejarah lokal kembali mendapat angin segar. Perwakilan Perkumpulan Penulis Berita Media Indonesia (P2BMI) melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Bupati Deli Serdang, Dr. H. Asri Ludin Tambunan, Kamis (29/01/2026), guna membahas pengembangan Rumah Datuk Ong sebagai calon cagar budaya daerah.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat itu menjadi momen penting bagi P2BMI untuk meminta arahan sekaligus dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan cagar budaya yang telah didaftarkan melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Deli Serdang.

Delegasi P2BMI hadir melalui jajaran pengurus pusat, yakni Dewan Penasehat Pusat Putra Sihaloho, Dewan Pengawas Pusat Dani Silitonga, serta Benny Sianturi selaku Dewan IT dan Kreativitas Media P2BMI. Mereka menyampaikan komitmen organisasi untuk terlibat aktif dalam penguatan literasi sejarah serta edukasi publik terkait pentingnya pelestarian warisan budaya.

Fokus utama audiensi adalah Rumah Datuk Ong yang berada di Desa Pagar Merbau I, Kecamatan Pagar Merbau. Bangunan tersebut dinilai memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal yang tinggi, serta menjadi bagian dari identitas sosial budaya masyarakat setempat.

Bupati Deli Serdang, Dr. H. Asri Ludin Tambunan, dalam arahannya menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap pelestarian cagar budaya. Menurutnya, keberadaan Rumah Datuk Ong bukan sekadar bangunan lama, melainkan representasi sejarah dan jejak peradaban lokal yang layak dijaga serta diwariskan kepada generasi mendatang.

Baca Juga:  Gebyar MKKS TK se-Deli Serdang, Bunda PAUD: Pendidikan Fondasi Kemajuan Bangsa

“Pelestarian cagar budaya adalah bagian dari menjaga jati diri daerah. Rumah Datuk Ong memiliki potensi besar sebagai situs sejarah kearifan lokal yang harus kita lindungi bersama,” ujarnya.

Namun demikian, Bupati juga menekankan bahwa proses penetapan status cagar budaya harus melalui tahapan dan prosedur hukum yang berlaku. Langkah tersebut penting agar penetapan memiliki kekuatan hukum yang jelas serta tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Deli Serdang akan menindaklanjuti hal ini melalui perangkat daerah terkait agar proses kajian, verifikasi, hingga penetapan dapat berjalan sesuai regulasi.

P2BMI dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas sambutan dan komitmen Bupati. Organisasi ini menyatakan siap mengambil peran melalui fungsi jurnalistik, dokumentasi sejarah, serta kampanye edukasi publik demi mendukung pelestarian cagar budaya sebagai bagian dari identitas dan memori kolektif daerah.

Sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dinilai menjadi kunci penting. Dengan kolaborasi tersebut, Rumah Datuk Ong diharapkan tidak hanya ditetapkan secara resmi sebagai cagar budaya, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai pusat pembelajaran sejarah lokal, destinasi edukatif, serta simbol kearifan masyarakat. Pagar Merbau.

Pelestarian bukan hanya soal menjaga bangunan, melainkan merawat ingatan dan menghormati akar sejarah. Rumah Datuk Ong kini berada di ambang babak baru,dari saksi bisu masa lalu, menuju warisan resmi untuk masa depan.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Kades Sena Diduga Biarkan Rangkap Jabatan, P2BMI Resmi Layangkan Surat Pengaduan
Pustu Direhabilitasi Tapi Tak Berfungsi, Ketua LKGSAI Desak APH Bongkar Tabir di Dinkes Aceh Tenggara
Sinergi Seni dan Pemerintahan, Papa-kini Apresiasi Kinerja Wakil Bupati Pidie
Sekjen LKGSAI Jamal.B: Pustu Direhab Tapi Tak Dihuni Bidan, Ini Bentuk Pembiaran dan Kegagalan Pemerintah Daerah
Ketua LSM PPKMA M. Jenen, SE: Pustu Direhab Tapi Kosong, Ini Pemborosan Anggaran dan Pengkhianatan Hak Rakyat
RDP Batal, Tiga Dinas Bungkam, DPRD Deli Serdang Ikut “Masuk Angin”? Jeritan Ibu Rumah Tangga Korban Pagar Ambruk Kian Diabaikan
RSUD di Aceh Tenggara Gunakan Teknologi Kolonoskopi, Perkuat Deteksi Dini Penyakit Dalam
Kades Sembahe Baru Disorot, Pengelolaan Dana Desa Dinilai Sembrono
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:44

​TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok, Negara Nyaris Rugi Miliaran Rupiah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:18

Tekan Kriminalitas, Polsek Matuari Gencarkan Patroli dan Pengawasan di Titik Rawan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:15

Aplikasi SIGNAL Corporate, Rapat Koordinasi Bersama Stakeholders Digelar di Jasa Raharja Kanwil DKI Jakarta

Sabtu, 31 Januari 2026 - 03:57

Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Kunjungi Sekolah SMA dan SMK di Aceh Tenggara

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:37

TNI dan Masyarakat Terus Membantu Membersihkan Rumah Warga Pasca Banjir dan Tanah Longsor

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:32

Enam Bulan Absen Masuk Kantor, ASN Di Dinas LHK Agara Dilaporkan.

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:23

Kadis Sosial Agara Akui Telah Kembalikan Dana Anak Yatim Panti Asuhan

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:15

JPN Kejari Bireuen Menangkan Gugatan PTUN Atas Keuchik Garot Kecamatan Pandrah

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Rumah Datuk Ong Menuju Cagar Budaya, P2BMI Audiensi dengan Bupati Deli Serdang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 12:48