Bitung, Sulut | TribuneIndonesia.com
Tongkat komando KRI Kakap-811 resmi berpindah tangan melalui sebuah upacara militer yang berlangsung di dermaga Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral VIII, Bitung, Jumat (30/01/26).
Momentum ini menandai berakhirnya masa tugas kepemimpinan lama sekaligus menjadi simbol keberlanjutan regenerasi di tubuh TNI Angkatan Laut.
Secara formal, Mayor Laut (P) Bagus Setiawan, S.ST.Han melepaskan tanggung jawabnya sebagai Komandan KRI Kakap-811.
Jabatan tersebut diserahkan langsung kepada Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E. D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP selaku Komandan Satrol Kodaeral VIII dalam sebuah prosesi penyerahan jabatan yang tertib.
Suasana khidmat menyelimuti lapangan upacara saat Kolonel Laut (P) Marvill mengambil posisi sebagai Inspektur Upacara.
Di bawah komando Kapten Laut (T) Sultan Syah yang bertindak sebagai Komandan Upacara, seluruh rangkaian seremoni militer tersebut berjalan dengan penuh kedisiplinan.
Kelancaran acara ini tidak lepas dari peran perangkat upacara yang bertugas, mulai dari Lettu Laut (P) Jihad Amir Bey Biqqi yang mengatur jalannya protokoler hingga Kelas Naval Soni Dwi Wicaksono sebagai pembawa acara.
Di barisan pasukan, Letda Laut (T) Ferry Kahiking dan Lettu Laut (T) Krisnal Siolangeng tampak memimpin peleton masing-masing dengan sigap.
Sejumlah perwira teras Kodaeral VIII turut menyaksikan pergantian pucuk pimpinan ini, di antaranya Letkol Laut (S) Joko Maryono dan Mayor Laut (P) Janis Kadimateng.
Kehadiran para perwira menengah ini menegaskan soliditas dukungan internal terhadap setiap perubahan struktur organisasi di lingkungan Satrol.
Kolonel Laut (P) Marvill menjelaskan bahwa pergantian posisi ini berkaitan erat dengan penugasan baru Mayor Laut (P) Bagus Setiawan.
Sementara itu, Mayor Bagus terpilih untuk melanjutkan pengembangan kompetensinya melalui pendidikan Dikreg Seskoal Angkatan ke-65 yang akan dilaksanakan di Jakarta.
Dukungan moral pun mengalir dari Dansatrol Kodaeral VIII bagi perwira yang akan menempuh studi tersebut.
Ia berpesan agar kesempatan pendidikan ini digunakan sebaik mungkin untuk meningkatkan kapasitas intelektual dan manajerial, sehingga kelak dapat mencetak prestasi karier yang lebih gemilang.
Diketahui, Mayor Bagus telah memimpin sekitar 45 kru prajurit dalam berbagai misi patroli keamanan laut di wilayah kerja Kodaeral VIII.
Serah terima ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AL dalam menjaga kesinambungan operasional unsur-unsur KRI demi kedaulatan wilayah perairan Indonesia. (Kiti)












