Ketua LSM PPKMA M. Jenen, SE: Pustu Direhab Tapi Kosong, Ini Pemborosan Anggaran dan Pengkhianatan Hak Rakyat

- Editor

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA | TRIMBUNE INDONESIA – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat Aceh (PPKMA), M. Jenen, SE, angkat bicara keras terkait banyaknya Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kabupaten Aceh Tenggara yang telah direhabilitasi menggunakan anggaran negara, namun tetap kosong dan tidak ditempati bidan desa.

Menurut M. Jenen, kondisi tersebut bukan sekadar kelalaian teknis, melainkan bentuk kegagalan serius pemerintah daerah dalam menjamin hak dasar masyarakat atas pelayanan kesehatan.

“Ini sangat ironis dan memalukan. Uang rakyat dipakai untuk merehabilitasi Pustu, tapi setelah bangunan bagus justru dibiarkan kosong tanpa bidan dan tanpa pelayanan. Kalau begini, untuk apa rehab? Ini jelas pemborosan anggaran dan pengkhianatan terhadap hak masyarakat desa,” tegas M. Jenen, SE, kamis ( 29/1/2025)

Bangunan Ada, Pelayanan Nihil
M. Jenen menilai, rehabilitasi Pustu tanpa penempatan tenaga kesehatan menunjukkan buruknya perencanaan dan lemahnya komitmen pemerintah daerah dalam sektor kesehatan.

“Jangan hanya kejar laporan fisik seolah-olah kinerja berjalan. Bangunan boleh berdiri megah, tapi kalau tidak ada bidan, itu cuma jadi monumen kosong. Rakyat butuh pelayanan, bukan tembok dan cat baru,” ujarnya lantang.

Desak Audit dan Penelusuran Anggaran
Lebih jauh, Ketua DPP PPKMA itu mendesak agar Inspektorat, BPK, dan aparat penegak hukum (APH) segera turun tangan melakukan audit menyeluruh terhadap proyek rehabilitasi Pustu yang tidak difungsikan.

Baca Juga:  Dapur Program Makan Bergizi di Aceh Tenggara Diduga Tak Bersertifikat Higienis, PPKMA Desak Audit

“Kami minta anggaran rehabilitasi Pustu ini ditelusuri. Dari mana sumber dananya, berapa nilainya, siapa penanggung jawabnya, dan kenapa tidak ada bidan yang ditempatkan.

Jika ditemukan unsur pembiaran atau penyalahgunaan kewenangan, APH wajib bertindak,” kata M. Jenen.

Hak Kesehatan Warga Desa Terabaikan
Menurutnya, kosongnya Pustu berdampak langsung pada masyarakat kecil, terutama ibu hamil, balita, dan lansia yang seharusnya mendapat layanan kesehatan dasar di tingkat desa.

“Negara ini mewajibkan pemerintah hadir dalam pelayanan kesehatan. Kalau Pustu kosong hampir di seluruh desa, itu bukan masalah kecil, itu krisis pelayanan publik,” tandasnya.

PPKMA Siap Kawal Hingga Tuntas
M. Jenen menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam dan siap mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan serta tanggung jawab dari pihak terkait.

“PPKMA akan terus mengawasi dan mengumpulkan data lapangan. Jangan sampai persoalan ini ditutup-tutupi. Kesehatan masyarakat bukan proyek, tapi kewajiban negara,” tutupnya dengan nada tegas.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tenggara belum memberikan klarifikasi resmi terkait banyaknya Pustu yang telah direhabilitasi namun tidak difungsikan***

Berita Terkait

Desa Bakaran Batu Jalani Evaluasi PHBS Tingkat Provinsi Sumut
Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD
Kebakaran Hutan Samate Tak Kunjung Padam, Islawati Sabale Desak BNPB Segera Turun Tangan
Cegah Penyimpangan Pengadaan dan Hibah, PALA serta P3K Aertembaga Ikuti Edukasi Hukum
Pemdes Desa Mesjid Salurkan 8.910 Kg Beras kepada 297 Keluarga
Sinergi Antardaerah: Bitung dan Tangerang Selatan Berkolaborasi Integrasikan Data Pertanahan
Lom Lom Suwondo Dorong Pendawa Indonesia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi dan Solidaritas Sosial
Warga Sinabang Kota Padati Masjid An-Nur, Pemdes Sinabang Gelar Maulid 1448 H Bersama Bupati Simeulue
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:42

Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD

Senin, 21 September 2026 - 13:49

Jalan Penghubung Desa Mesjid Paya Gambar Hancur dan Minim Penerangan, Keselamatan Warga Dipertaruhkan, Dinas Terkait Didesak Bertindak

Senin, 21 September 2026 - 13:36

Kebakaran Hutan Samate Tak Kunjung Padam, Islawati Sabale Desak BNPB Segera Turun Tangan

Senin, 21 September 2026 - 08:09

Seluas 3 Hektare Sawah Diduga Dikuasai Oknum Dewan Deli Serdang Berinisial M Pak Haji Merasa Dizalimi

Senin, 21 September 2026 - 05:57

Kasus Pengeroyokan tak kunjung terang! Keluarga Desak Polsek Medan Tembung Buka Tabir Penanganan Perkara

Minggu, 20 September 2026 - 10:04

Warga Sinabang Kota Padati Masjid An-Nur, Pemdes Sinabang Gelar Maulid 1448 H Bersama Bupati Simeulue

Sabtu, 19 September 2026 - 16:32

Puncak HUT Ke-103 Negeri Aertembaga Sukses Digelar, Perkuat Sinergi Pesisir Bitung

Sabtu, 19 September 2026 - 14:44

Peringati HKN ke-62, Dinkes Simeulue Gelar Aksi Bersih Lingkungan dan Kampanye Sanitasi di Pelabuhan Malasin​

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Desa Bakaran Batu Jalani Evaluasi PHBS Tingkat Provinsi Sumut

Selasa, 22 Sep 2026 - 00:24

GM Pelindo, James David Hukom saat memimpin kegiatan sosialisasi terkait peralihan penerbitan Nota Layanan Jasa Barang Petikemas. (Dok. Istimewa)

Perusahaan, Perkebunan dan Peternakan

Mulai 1 Oktober, Pelindo Ambil Alih Penerbitan Nota Jasa Petikemas di Bitung

Senin, 21 Sep 2026 - 16:59