​Upayakan Eco Fishing Port, PPS Bitung Identifikasi Sampah Alat Tangkap di Laut

- Editor

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Bitung, Sulut | TribuneIndonesia.com

Langkah konkret menuju pengelolaan pelabuhan perikanan berwawasan lingkungan kembali diperkuat melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bitung, Rabu (28/01/26).

Pertemuan ini mempertemukan pemangku kepentingan strategis, mulai dari Bappenas, Direktorat KAPI DJPT, hingga otoritas lokal seperti KSOP Kelas II Bitung dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bitung.

Kehadiran komunitas lingkungan Divers Clean Action dan Bank Sampah Promirah mempertegas urgensi kolaborasi dalam menangani persoalan limbah di sektor kelautan.

​Diskusi intensif ini difokuskan pada penanganan sampah alat penangkapan ikan yang tertinggal, hilang, atau dibuang di laut, yang secara teknis dikenal sebagai Abandoned, Lost or Discarded Fishing Gear (ALDFG).

Fenomena ini menjadi perhatian serius karena dampak jangka panjangnya terhadap ekosistem laut dan keselamatan navigasi.

Dalam agenda tersebut, para nelayan serta pengurus kapal perikanan turut dilibatkan secara aktif guna memetakan sebaran dan volume sampah alat tangkap yang selama ini kerap terabaikan di dasar laut.

Baca Juga:  Dinsos Aceh Tingkatkan Koordinasi Penanganan Bencana

Target utama dari pertemuan ini adalah identifikasi mendalam terhadap karakteristik ALDFG guna merancang sebuah pilot project yang komprehensif.

Data yang terkumpul nantinya akan dijadikan landasan dalam menyusun mekanisme pengelolaan sampah alat tangkap yang efektif dan berkelanjutan.

Proyek percontohan ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan limbah yang terintegrasi, mulai dari penarikan sampah dari laut hingga proses daur ulang di darat.

​Upaya ini merupakan bagian dari transformasi besar PPS Bitung dalam mewujudkan konsep Eco Fishing Port.

Dengan meminimalisir keberadaan sampah plastik dan alat tangkap di wilayah perairan, pelabuhan ini diharapkan tidak hanya unggul secara ekonomi, tetapi juga menjadi pionir dalam keberlanjutan lingkungan.

Implementasi kebijakan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa sektor perikanan nasional mulai bergeser ke arah praktik yang lebih hijau dan bertanggung jawab terhadap kelestarian samudera. (Kiti)

Berita Terkait

Hadir Resto Caffe Afgan di Matang Glumpangdua Bireuen akan di buka
FPI Bireuen Kembali Salurkan Daging Meugang Untuk Anak Yatim Fakir Korban Banjir Bandang 
Jembatan Gantung Desa Simpur Jaya Sudah Bisa Difungsikan, Wujud Sinergi Polri dan Masyarakat
Pastikan Kelancaran Operasi Ketupat Samrat 2026, Tim Itwasda Polda Sulut Audit Kesiapan Polres Bitung
HRD Soroti Respons Bupati Bireuen;Jangan Jadikan Kritik Alasan Kehilangan Semangat Bantu Korban Banjir
Momen Kehangatan di Mapolres Bitung: KBO Lantas Rayakan Hari Jadi ke-54 Secara Sederhana
HIMABIR dan Wartawan Bireuen Buka Puasa Bersama Bupati, Diwarnai Santunan Anak Yatim
Dansatrol Kodaeral VIII Rajut Keberagaman Lewat Buka Puasa Bersama
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:23

Hadir Resto Caffe Afgan di Matang Glumpangdua Bireuen akan di buka

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:45

FPI Bireuen Kembali Salurkan Daging Meugang Untuk Anak Yatim Fakir Korban Banjir Bandang 

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:01

Jembatan Gantung Desa Simpur Jaya Sudah Bisa Difungsikan, Wujud Sinergi Polri dan Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:46

Pastikan Kelancaran Operasi Ketupat Samrat 2026, Tim Itwasda Polda Sulut Audit Kesiapan Polres Bitung

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:30

Momen Kehangatan di Mapolres Bitung: KBO Lantas Rayakan Hari Jadi ke-54 Secara Sederhana

Kamis, 19 Maret 2026 - 07:07

HIMABIR dan Wartawan Bireuen Buka Puasa Bersama Bupati, Diwarnai Santunan Anak Yatim

Kamis, 19 Maret 2026 - 05:54

Dansatrol Kodaeral VIII Rajut Keberagaman Lewat Buka Puasa Bersama

Kamis, 19 Maret 2026 - 04:05

FPI Bireuen Kembali Salurkan Bantuan Kasur HILMI-FPI, Mukena dan Takjil untuk Korban Banjir Bandang di Samalanga

Berita Terbaru