KAKI Soroti Kinerja BPN Subulussalam: Warga Keluhkan Sertifikat Ganda dan Proses Berbelit

- Editor

Senin, 22 September 2025 - 07:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh | TribuneIndonesia.com

Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) menyoroti kinerja Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Subulussalam yang dinilai pilih kasih dan kurang berpihak kepada masyarakat. Kritik ini muncul setelah banyak keluhan warga terkait rumitnya pengurusan sertifikat tanah yang dianggap berbelit-belit dan tidak profesional.

Salah satu kasus mencuat dari Junaidi Berutu, warga Desa Penanggalan, Kecamatan Penanggalan. Ia mengaku kecewa berat setelah menghadapi masalah sertifikat ganda yang menurutnya bukan kesalahan pribadi, melainkan akibat kelalaian pihak BPN Subulussalam.

“Saat kami bermaksud menyelesaikan masalah ini, justru dipersulit dengan berbagai administrasi. Yang paling mengecewakan, pihak BPN malah menyuruh kami membuat akta pelepasan hak. Padahal sertifikat ganda ini jelas bukan kesalahan kami, tapi akibat ketidakprofesionalan BPN,” tegas Junaidi, dikutip dari media Saran.net.

Ketua KAKI, Muamar Saputra, menegaskan bahwa peristiwa seperti ini tidak boleh lagi terjadi di Aceh. Ia menyebut banyak kasus serupa yang dialami masyarakat di berbagai daerah, termasuk terkait program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang hingga kini, sejak dimulai tahun 2024, belum tuntas dibagikan kepada warga.

 “Kejadian seperti ini bukan hanya merugikan masyarakat, tapi juga merusak kepercayaan publik terhadap lembaga pertanahan. Kami sangat berharap Kanwil BPN Aceh yang baru bisa memperbaiki kinerja BPN kabupaten/kota. Jangan sampai kasus-kasus seperti ini terus berulang di Aceh,” tegas Muamar.

KAKI menilai, transparansi dan profesionalitas BPN sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak lagi menjadi korban dari kelalaian birokrasi. Publik kini menanti langkah konkret BPN Aceh dalam memperbaiki pelayanan, sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pertanahan.

Baca Juga:  Pencuri Kabel Tower XL Smart di Aceh Tamiang Dibekuk, Satu Pelaku Diamankan

Berita Terkait

Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan
P3-TGAI Desa Kuning I Disorot Tajam, TPM Diduga Tutup Mata: “Kalau Melihat, Kenapa Diam?”
Pencuri Kabel Tower XL Smart di Aceh Tamiang Dibekuk, Satu Pelaku Diamankan
Perkuat Sinergi Syariah, Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp400 Juta Melalui Baitul Mal Simeulue
Dari Pinang Tak Produktif Menjadi Kebun Manfaat, SMA Negeri 1 Badar Sulap Halaman Sekolah Jadi Aset Pendidikan
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju Simeulue Hebat, Indonesia Kuat
​Tekan Angka TBC, Pemkot Bitung Gencarkan Gerakan Terintegrasi “Ketuk Pintu” Hingga ke Rumah Warga
Desa Kute Buluh Juara Evaluasi Desa Cantik Aceh Tenggara, Pengelolaan Data Jadi Fondasi Pembangunan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:55

Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:36

Tes Urine ASN dan Agenda Perang Narkoba

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 00:49

Pidato Negara, Angka, dan Ujian di Daerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:35

45 Paskibraka dan Amanah Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:29

Pencuri Kabel Tower XL Smart di Aceh Tamiang Dibekuk, Satu Pelaku Diamankan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:18

Pas Pula, Jalan Keluar bagi Pasien Tanpa Jaminan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:31

Wali Kota Bitung Apresiasi Baksos Rumah Lukaku, Utus Asisten III Pastikan Warga Dapatkan Layanan Kesehatan Gratis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:05

Dampingi Gubernur Sulut di Dermaga Satrol, Wali Kota Bitung Hengky Honandar Hadiri Peringatan HUT Kodaeral VIII

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x