Diduga Dibekingi Oknum Polisi, Penangkapan Bandar Sabu di Bener Meriah Ciderai Marwah Polri

- Editor

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com | Bener Meriah 

Penangkapan seorang bandar sabu di Kabupaten Bener Meriah kembali memicu polemik publik setelah video pengakuan pelaku yang mengaku dibekingi oknum aparat kepolisian setempat viral di media sosial. Kasus ini sontak menimbulkan tanda tanya besar dan kian menuai sorotan tajam.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Generasi Anti Narkotika Nasional (DPC GAAN) Aceh Tengah, Yusra Efendi, mengecam keras dugaan keterlibatan oknum aparat tersebut. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk pengkhianatan terhadap konstitusi sekaligus meruntuhkan marwah institusi kepolisian.

“Ini bukan sekadar persoalan pidana narkotika, tetapi sudah menyentuh ranah moral dan kehormatan institusi. Jika benar ada oknum polisi yang menjadi pelindung jaringan narkoba, maka itu merupakan ancaman serius terhadap supremasi hukum. Polisi seharusnya menjadi tempat masyarakat mencari perlindungan, bukan justru bersekongkol dengan kejahatan,” tegas Yusra, Jumat (29/8/2025).

GAAN Aceh Tengah mendesak Kapolda Aceh dan BNNP Aceh segera turun tangan mengusut kasus ini secara tuntas dan transparan. Tindakan tegas dinilai bukan hanya untuk memberikan efek jera kepada pelaku, tetapi juga untuk membersihkan institusi penegak hukum dari praktik kotor yang merusak keadilan.

Baca Juga:  Janji Tinggal Janji, Warga Ujung Blang dan Dusun Manggis Masih Terganggu Suara Desingan Tower

Yusra menambahkan, kasus ini tidak boleh dibiarkan menguap begitu saja di tengah opini publik yang terus berkembang. “Perang melawan narkoba tidak bisa dimenangkan hanya dengan slogan. Kita butuh tindakan nyata, keberanian, dan integritas. Jika aparat justru menjadi beking bandar sabu, maka negeri ini berada dalam darurat moral dan hukum. Saya tegaskan, saya tidak akan diam dan akan terus memerangi narkoba dengan cara saya,” pungkasnya.

Kasus ini kini menjadi ujian serius bagi institusi Polri dan BNN. Publik menanti langkah konkret untuk memastikan hukum benar-benar berdiri di atas segala kepentingan.

Berita Terkait

“Dana Desa Keutapang Raib Geuchik Diduga Kebal Hukum, Kuitansi Misterius Jadi Sorotan!”
Ketua PENA PUJAKESUMA dan Ketua PEPABRI Aceh Tamiang Imbau Masyarakat Jaga Persatuan, Jangan Terprovokasi
Keberadaan PT Asera Sagoesa di Pante Bidari Dinilai Tak Beri Manfaat, Marak Abaikan Tanggung Jawab Sosial
Kapolsek Batang Kuis Gandeng Ulama, Teguhkan Amal Agama di Tengah Masyarakat
NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR
WAKIL BUPATI NUSAR AMIN PANTAU PENYALURAN MBG
Ngopi Damai Bersama Polri Cooling System Hangatkan Desa Bakaran Batu
Prof. Dr. H. M. Bahrudin Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Pasca-Unjuk Rasa di Jakarta
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 14:30

Polres Pidie Jaya Gelar Latihan Dalmas, Perkuat Kesiapan Personel dalam Pengendalian Massa

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:59

Babinsa Pos Ramil Peusangan Selatan Jalin Anjangsana Bersama Warga di Desa Lueng Kuli

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:56

Babinsa Koramil Samalanga Gelar Komsos Bahas Keamanan Desa di Menasah Puuk.

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:54

Babinsa Posramil Peulimbang Dampingi Pembagian Bantuan Beras Bulog di Desa Seuneubok Aceh.

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:51

Babinsa Koramil 06/Peusangan Jalin Keakraban Lewat Komsos di Desa Tanjong Nie.

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:47

Babinsa Kuta Blang Ajak Tokoh Pemuda Bahas Kamtibmas di Desa Tingkem Mayang.

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:45

Babinsa Posramil Kuala Ajak Warga Desa Cot Unoe Dukung Ketahanan Pangan 

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:44

Babinsa Koramil 09/Makmur Ajak Warga Waspada Penipuan Lewat Komsos di Desa Ule Gle.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x