Publik Soroti Kinerja Direktur RSUD Muyang Kute, Dinilai Gagal dan Layak Diganti Terkait Turun Status

- Editor

Kamis, 3 Juli 2025 - 08:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah | TribuneIndonesia.com

Kinerja Direktur RSUD Muyang Kute kembali menjadi sorotan tajam publik. Masyarakat menilai kepemimpinan yang sudah berjalan cukup lama itu gagal membawa perubahan dan justru menyisakan berbagai persoalan internal yang kian meruncing.

Kondisi ini menjadi indikasi serius bahwa manajemen rumah sakit dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya. Pelayanan kesehatan pun terdampak, dan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit menurun drastis. Ditambahnya hengkangmya dokters spesialis dan di pindahkannya tengah medis yang kompeten ke luar RSUD.

Sorotan publik kian tajam setelah mencuatnya dugaan kasus mark up pengadaan alat operasi yang kini tengah ditangani oleh Kejaksaan Negeri Bener Meriah. Kasus ini menambah daftar panjang catatan buruk di bawah kepemimpinan direktur saat ini, sekaligus menunjukkan bahwa tata kelola keuangan dan pengadaan di rumah sakit tersebut patut dipertanyakan.

Tak hanya itu, fakta paling mencolok dan memalukan adalah turunnya status RSUD Muyang Kute dari tipe C menjadi tipe D. Kejadian ini menjadi preseden buruk yang mencerminkan kegagalan total dalam mempertahankan mutu pelayanan dan standar operasional rumah sakit. Turunnya status ini dinilai masyarakat sebagai bukti nyata bahwa pihak manajemen tidak melakukan persiapan dan evaluasi secara serius.

“Ini sangat memalukan. Sebuah rumah sakit milik pemerintah tingkat kabupaten yang statusnya sama dengan puskesmas. Jelas ini menunjukkan kegagalan manajemen yang tidak bisa ditawar-tawar lagi,” ujar seorang warga Bener Meriah yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga:  Pererat Silaturahmi, Perwakilan TribuneIndonesia.com Bersinergi dengan Desa Bangun Rejo

Ironisnya, di tengah berbagai persoalan ini, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah justru terkesan menutup mata. Alih-alih melakukan evaluasi dan perombakan manajemen, muncul wacana mempertahankan sang direktur untuk kembali menduduki posisi puncak di rumah sakit tersebut. Hal ini menimbulkan kesan buruk terhadap komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki pelayanan publik.

Sejumlah kalangan menilai, masih banyak dokter dan profesional kesehatan yang layak dan mampu mengelola RSUD Muyang Kute ke arah yang lebih baik. Publik juga percaya bahwa perbaikan manajemen hanya bisa dilakukan jika terjadi pergantian kepemimpinan.

“Sudah terlalu lama jabatan ini dipegang oleh orang yang sama. Tidak ada penyegaran, tidak ada pembaruan. Ini saatnya diganti. Demi kemajuan rumah sakit dan kesehatan masyarakat Bener Meriah,” ujar seorang pemerhati kebijakan kesehatan daerah.

Masyarakat berharap agar Pemerintah Kabupaten Bener Meriah segera mengambil langkah konkret dan berani untuk melakukan reformasi di tubuh RSUD Muyang Kute. Jika tidak, maka bukan tidak mungkin rumah sakit tersebut akan terus terpuruk dan kehilangan fungsinya sebagai pusat layanan kesehatan rujukan. (Ct075)

Berita Terkait

NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR
Sirul Mubtadin Pidie Jadi Magnet Spiritualitas dan Pendidikan Islam: Pemkab dan Ulama Bersatu
Desa Lampoh Krueng Gelar MTQ Tingkat Desa: Geusyik Alaudin Apresiasi Semangat Generasi Muda
Diduga Dibekingi Oknum Polisi, Penangkapan Bandar Sabu di Bener Meriah Ciderai Marwah Polri
Tak Sekadar Pameran, Bupati Egi Dorong UMKM Lampung Selatan Go Internasional di Apkasi Otonomi Expo 2025
Milad ke-20 Salimah Lampung Selatan Meriah, Teguhkan Komitmen Bangun Generasi Sehat
WAKIL BUPATI NUSAR AMIN PANTAU PENYALURAN MBG
Ngopi Damai Bersama Polri Cooling System Hangatkan Desa Bakaran Batu
Berita ini 162 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:59

Babinsa Pos Ramil Peusangan Selatan Jalin Anjangsana Bersama Warga di Desa Lueng Kuli

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:56

Babinsa Koramil Samalanga Gelar Komsos Bahas Keamanan Desa di Menasah Puuk.

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:54

Babinsa Posramil Peulimbang Dampingi Pembagian Bantuan Beras Bulog di Desa Seuneubok Aceh.

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:47

Babinsa Kuta Blang Ajak Tokoh Pemuda Bahas Kamtibmas di Desa Tingkem Mayang.

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:45

Babinsa Posramil Kuala Ajak Warga Desa Cot Unoe Dukung Ketahanan Pangan 

Minggu, 31 Agustus 2025 - 05:44

Babinsa Koramil 09/Makmur Ajak Warga Waspada Penipuan Lewat Komsos di Desa Ule Gle.

Minggu, 31 Agustus 2025 - 03:23

Polres Pidie Jaya Fasilitasi Mediasi Sengketa Ternak, Perdamaian Jadi Jalan Tengah

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 17:17

Kota Bitung Perkuat Kohesi Sosial Melalui Doa Lintas Agama

Berita Terbaru

Headline news

NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR

Minggu, 31 Agu 2025 - 07:28

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x