Bireuen/Tribuneindonesia.com
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0111/Bireuen terus berjalan sesuai tahapan yang direncanakan, salah satunya yaitu sasaran fisik dimana kini rumah milik bapak Hafani di Desa Jeumpa Sikureung kini telah memasuki tahap pengecatan, menandai bahwa semakin dekatnya proses penyelesaian pembangunan yang sarat makna kemanusiaan. Rabu (4/3/2026).

Pekerjaan pengecatan dilakukan setelah perbaikan bagian atap, dinding, serta struktur bangunan selesai dilaksanakan. Tahap ini menjadi bagian akhir sebelum rumah dinyatakan rampung dan siap dimanfaatkan sepenuhnya oleh pemiliknya.
Sentuhan kuas para personel Satgas TMMD bukan sekadar melapisi dinding dengan warna, tetapi juga membalutnya dengan harapan baru. Setelah melalui proses perbaikan struktur, penguatan rangka, hingga perapian bagian dalam rumah, kini bangunan tersebut tampak semakin kokoh dan indah dipandang.
Tahap pengecatan ini menjadi simbol transformasi nyata, rumah yang sebelumnya sederhana dan memprihatinkan, kini berubah menjadi hunian yang lebih layak, nyaman, dan membanggakan bagi penghuninya. Kehadiran Satgas TMMD bersama masyarakat setempat dalam proses pengerjaan juga memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong yang menjadi roh utama program ini.
Komandan Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi S.E., Sos., M.Han., M.Sc., menyampaikan bahwa program perehapan rumah ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. *“Kami ingin memastikan bahwa setiap sasaran fisik TMMD benar-benar memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga,”* ujarnya.
Bapak Hafani tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. Baginya, rumah yang kini berdiri lebih layak itu bukan hanya tempat berteduh, tetapi juga simbol kepedulian dan kebersamaan antara TNI dan rakyat.
Melalui TMMD Ke-127, Kodim 0111/Bireuen membuktikan bahwa pengabdian TNI bukan hanya menjaga kedaulatan Negara, akan tetapi juga hadir membangun asa di tengah-tengah masyarakat, dan ini juga menunjukkan bahwa dengan kebersamaan kita dapat membangun fondasi terkuat dalam membangun negeri.



















