Bitung | Tribuneindonesia.com – Aroma perayaan religius menyelimuti “Bumi Nyiur Melambai” saat Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menginjakkan kaki di Sulawesi Utara, Rabu (08/04/26) pagi.
Kunjungan kerja jenderal bintang dua ini menjadi perhatian khusus mengingat posisinya yang juga pernah mengabdi sebagai Wakapolda di wilayah tersebut.
Kedatangan Isir ke Kota Manado memiliki agenda utama yang sakral, yakni menghadiri perayaan Paskah Nasional 2026.
Perhelatan besar bagi umat Kristiani se-Indonesia ini dipusatkan di Kawasan Megamas, sebuah ikon pusat keramaian yang berbatasan langsung dengan pesisir pantai Manado.
Suasana hangat menyambut kedatangan rombongan Mabes Polri saat pesawat mendarat di Bandara Internasional Sam Ratulangi.
Sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulawesi Utara, di antaranya Dirbinmas, Dirpolairud, serta Kasubbid Penmas, tampak berdiri di barisan depan untuk menyambut sang kolega dengan penuh keakraban.
Langkah ini dipandang bukan sekadar kunjungan formalitas protokol semata. Kehadiran sosok Kadiv Humas di tengah masyarakat Sulawesi Utara merupakan representasi nyata dari komitmen Mabes Polri dalam mendukung setiap agenda besar keagamaan nasional, sekaligus mempererat hubungan emosional dengan warga lokal.
Sementara itu, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan selaku Kabid Humas Polda Sulut menyatakan bahwa kehadiran Irjen Pol Johnny Isir yang mewakili Kapolri merupakan sebuah apresiasi tinggi.
Menurutnya, hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran Sulawesi Utara dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di tingkat nasional.
”Kehadiran Bapak Kadiv Humas Polri hari ini merupakan bentuk dukungan nyata agar perayaan Paskah Nasional di Manado berlangsung sukses. Selain memenuhi undangan, beliau juga memantau langsung situasi kamtibmas di lapangan,”
ungkap Kombes Pol Alamsyah dalam keterangan resminya.
Menutup rangkaian agenda tersebut, fokus pengamanan kini tertuju pada Kawasan Megamas yang diprediksi akan dibanjiri oleh puluhan ribu jemaat dari berbagai daerah.
Personel gabungan TNI-Polri telah disiagakan di berbagai titik strategis demi menjamin kelancaran arus lalu lintas dan kekhusyukan ibadah di tengah keramaian massa. (kiti)


















