*Lain Haili Beda Tagore*

- Editor

Rabu, 19 Februari 2025 - 11:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Abdan Sakura

Pidato Bupati terpilih yang disampaikan dalam sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) pada pengambilan sumpah dan pelantikan Bupati serta Wakil Bupati terpilih menjadi bahan kajian publik yang cukup menarik. Mengapa?

Terdapat beberapa alasan. Pertama, pidato tersebut disampaikan di hadapan Gubernur Aceh, yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah dan pengambil kebijakan yang lebih tinggi tingkatannya.

Kedua, pidato tersebut disampaikan di hadapan seluruh anggota DPRK, yang merupakan representasi rakyat dengan salah satu fungsi untuk melakukan pengawasan terhadap eksekutif.

Ketiga, pidato tersebut disampaikan pada momentum yang cukup sakral, bukan sekadar seremonial.

Keempat, pidato tersebut merupakan pidato perdana bagi Bupati untuk mewujudkan ide dan gagasan besar untuk daerah.

Terdapat perbedaan yang mencolok dalam pidato yang disampaikan oleh Haili Yoga, Bupati Aceh Tengah, dan Tagore Abubakar, Bupati Bener Meriah, ketika keduanya berhadapan langsung dengan Gubernur Aceh, Anggota DPRK, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat.

Perbedaan ini bukan hanya mencerminkan gaya komunikasi masing-masing, tetapi juga mengungkapkan pendekatan yang berbeda terhadap isu-isu politik, sosial, dan pembangunan daerah.

Haili Yoga dalam pidato pertamanya sebagai Bupati Aceh Tengah menyampaikan diantaranya:  

1. Jabatan bukan sekedar kebanggaan tetapi juga tanggung jawab besar yang harus diemban penuh amanah dan keikhlasan.

2. Pihaknya berkomitmen untuk menjalankan roda pemerintahan dengan baik, memastikan pelayanan publik yang optimal serta menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

3. Aceh Tengah mempunyai potensi sumber daya baik dari sektor pertanian, pariwisata, ekonomi kreatif, SDA dan SDM dengan kopi Gayo yang berkarakter dan mendunia.

4. Pilkada telah usai tidak ada lagi perbedaan antara kelompok semua perbedaan bagian dari demokrasi yang sehat kini saatnya bersatu padu bahu membahu untuk menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

5. Berkomitmen akan menjalankan tugas untuk kepentingan masyarakat.

6. Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada HUT Kota Takengon.

7. Hampir setiap Sabtu dan Minggu Kota Takengon selalu dipenuhi oleh pengunjung.

8. Mari kita sambut Ramadhan dengan membersihkan diri termasuk sampah dilingkungan kita masing-masing.

9. Bertugas dimulai dari masjid.

Sementara Tagore Abubakar sebagai Bupati Bener Meriah menyampaikan dalam pidato pertamanya sebagai berikut:  

1. Pada momen berbahagia ini, kami juga perlu menyampaikan kepada Bapak Gubernur Aceh dan seluruh masyarakat, dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Bener Meriah, mulai tahun ini Kampus Unsyiah Bener Meriah akan mulai menerima mahasiswa baru dibawah naungan Fakultas Pertanian Unsyiah dimana kampus ini akan menyelenggarakan program studi D lll Peternakan dan Program studi D lll agrobisnis. Semoga program ini mendapat dukungan dari Bapak Gubernur Aceh.

2. Selanjutnya dalam rangka akselerasi pembangunan Bener Meriah, tanpa mendahului pertimbangan Bapak Gubernur Aceh, sekiranya dapat menghibahkan aset pada PT. Genap Mupakat dan Gedung Bener Meriah Convention Center (BMCC) kepada Pemerintah Kabupaten Bener Meriah untuk dikelola demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di kabupaten yang kita cintai ini. Kedua aset ini dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan baru bagi Kabupaten Bener Meriah. Semoga permintaan kami ini dapat diperkenankan oleh Gubernur Aceh Bapak Muzakir Manaf.

3. Selain itu, kami juga perlu menyampaikan kabar gembira bagi kita semua, salah satu perusahaan nasional telah menyatakan kesediaannya untuk berinvestasi di Bener Meriah yaitu perusahaan Surya Grup yang bergerak dalam bidang perkebunan dan pengolahan tembakau. Pemerintah Daerah Bener Meriah telah menyediakan 1.000 Ha lahan untuk mendukung investasi tersebut dan akan dilaksanakan penandatanganan kontrak dalam beberapa waktu kedepan dengan skema pembagian laba mencapai 30 persen untuk Kabupaten Bener Meriah. Ini adalah tahap awal, selanjutnya Surya Grup juga akan berinvestasi untuk membangun industri saos di Kabupaten Bener Meriah.

Baca Juga:  Wilayah Barat Aceh Utara Akan Hadir Rumah Sakit Diana medical Center

4. Di era kepemimpinan kami, perlu kami laporkan kepada Bapak Gubernur Aceh bahwa sumber energi baru dan terbarukan akan menjadi concern pembangunan energi di Kabupaten Bener Meriah dimana sumber daya air yang melimpah akan menjadi salah satu potensi yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi untuk mendukung peningkatan pendapatan asli daerah serta memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Sumatera. Potensi pembangkit listrik tenaga air yang ada didaerah ini antara lain Sungai Jambo Aye 70 Megawatt, sungai peusangan empat 114 megawatt, sungai wih kanis 19 megawatt dan beberapa lokasi berpotensi dibangun fasilitas micro hidro, serta potensi geotermal (energi panas bumi) di Kecamatan Pintu Rime Gayo, ini adalah kekayaan alam yang Allah SWT berikan bagi Kabupaten Bener Meriah, dengan dukungan pemerintah aceh ini akan menjadi potensi unggulan daerah.

5. Kopi arabika gayo adalah tulang punggung dan detak jantung perekonomian di Kabupaten Bener Meriah, tantangan pertanian kopi saat ini adalah tantangan sejarah perkembangan terbesar sepanjang perkebunan kopi arabika, 54 ribu hektar lahan kopi yang kita miliki, 80 persen tanaman kopi kita terindikasi terdampak penyakit jamur akar, bubuk buah, dan PH tanah yang rendah menyebabkan turunnya produksi kopi kita dari masa ke masa. ini adalah masalah besar, perlu perhatian kita bersama, terutama kami harapkan perhatian pemerintah aceh, karena kopi arabika gayo ini bukan hanya milik bener meriah, akan tetapi Kopi terbaik ini milik masyarakat aceh dan milik indonesia, yang harumnya semerbak hingga manca Negara.

Dari dua isi dan subtansi pidato tersebut Haili Yoga lebih mengedepankan pendekatan normatif yang cenderung tidak membahas secara mendalam isu-isu strategis dan mendesak yang harus dihadapi oleh Aceh Tengah. Pidato Haili Yoga kurang memberikan gambaran jelas mengenai langkah-langkah konkrit yang akan diambil untuk mengatasi masalah yang ada. Lebih jauh lagi, Haili Yoga juga belum menunjukkan kapasitas menginventarisasi secara sistematis masalah-masalah struktural yang ada.

Sementara apabila dilihat dari penyampaian pidato Tagore Abubakar kecenderungan lebih terarah dan substansial dalam menanggapi permasalahan yang dihadapi oleh Bener Meriah. Tagore tidak hanya mampu mengidentifikasi masalah-masalah yang sedang berlangsung di daerah tersebut, tetapi juga berhasil menawarkan solusi yang lebih praktis dan aplikatif. Dalam hal ini, Tagore memiliki identifikasi yang lebih baik dalam konteks sosial, ekonomi, dan politik yang ada, serta menyusun rencana aksi yang jelas dan terukur.

Abdan Sakura adalah seorang peneliti di Indonesian Public Institute (IPI). Selain aktif menulis di media massa, dia juga pendiri komunitas PatunganIde yang mengangkat isu-isu politik dan filsafat. Selain itu, Abdan juga merupakan mahasiswa pascasarjana di Sekolah Tinggi Filsafat Dryarkara Jakarta.

 

 

 

Berita Terkait

Kejari Bireuen Meraih 4 Penghargaan dari Kejati Aceh.
Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, S.Farm., Apt Usulkan Normalisasi Sungai dan Penguatan Anggaran Pemulihan Jangka Panjang
Warga Langsa Mulai Cemas: Parit Dipenuhi Lumpur, Hujan Kecil Saja Sudah Meluap
Aliansi Masyarakat Sipil Sulut Gelar Aksi Damai di Bitung, Aparat Kerahkan 247 Personel Pengamanan
PANGKORMAR TERJUN LANGSUNG TINJAU LOKASI BANJIR, MEMBERI BANTUAN DAN TEMUI PRAJURITNYA
ITDC Gelar Simulasi Penanggulangan Kebakaran di The Mandalika
GWK Sambut Tahun Baru dengan Kembang Api Spectakuler di Bali Countdown 2025
Eazy Passport dan Eazy Stay Permit Digelar di Mall, Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan 1000 Pemohon
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:20

Babinsa Sukorejo Dampingi Kegiatan Percepatan Penanganan Stunting Di Posyandu Delima 3

Kamis, 11 Desember 2025 - 01:08

Zuli Zulkipli, S.H: Direktur LBH Arjuna Bakti Negara Nilai OTT KPK Kini Tak Lagi Menarik dan Berubah Menjadi Dagelan Publik

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:56

Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, S.Farm., Apt Usulkan Normalisasi Sungai dan Penguatan Anggaran Pemulihan Jangka Panjang

Rabu, 10 Desember 2025 - 11:46

PANGKORMAR TERJUN LANGSUNG TINJAU LOKASI BANJIR, MEMBERI BANTUAN DAN TEMUI PRAJURITNYA

Selasa, 9 Desember 2025 - 08:55

Hasil Pemeriksaan Satpol PP dan Pansus, Perizinan Nuanu Dinyatakan Lengkap

Senin, 8 Desember 2025 - 12:20

Kepala OJK Bali Kritik Minimnya Pemahaman Publik soal Risiko Keuangan, Minta Media Lebih Keras Lakukan Edukasi

Senin, 8 Desember 2025 - 11:09

Aiyub Nss Grong-Grong Berbagi Bahan Bakar Gratis untuk Penarik Becak Pasca Banjir Pidie

Senin, 8 Desember 2025 - 06:07

Manager Kebun Baru PTPN -IV Regional VI Langsa Salurkan Bantuan SembakoTerdampak Musibah Banjir.

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pemkab Deli Serdang Minta Dukungan DPR RI Selesaikan Konflik Eks HGU

Kamis, 11 Des 2025 - 00:03

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x