KPA–Partai Aceh Pidie Teguhkan Semangat Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

- Editor

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE/Tribuneindonesia.com

Sigli-Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan keluarga besar Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Partai Aceh (PA) Kabupaten Pidie untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat kebersamaan, serta meneguhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan Silaturahmi dan Halal Bihalal yang berlangsung di Kantor DPW Partai Aceh dan KPA Kabupaten Pidie, Jalan Lingkar Medan–Banda Aceh, Gampong Keunire, Kecamatan Pidie.

Sejak pagi, kawasan kantor partai dipadati ratusan peserta yang datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pidie. Sekitar 300 orang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas pengurus Partai Aceh, jajaran KPA, anggota DPRK Pidie dari Fraksi Partai Aceh, tokoh masyarakat, ulama, para pangsagoe, hingga sejumlah unsur masyarakat yang selama ini memiliki kedekatan dengan keluarga besar perjuangan Aceh.

Sejumlah tokoh penting terlihat hadir dalam kegiatan itu, di antaranya Ketua DPRK Pidie dari Fraksi Partai Aceh Anwar Sekretaris Jenderal DPW Partai Aceh Kabupaten Pidie M. Iriawan, S.E., Wakil Ketua KPA Pidie Muslem, Sekretaris Jenderal MUNA Kabupaten Pidie Tgk. Amri Aiyyub, para anggota DPRK dari Fraksi Partai Aceh, serta para ketua Partai Aceh tingkat kecamatan dari seluruh wilayah Kabupaten Pidie.

Suasana religius dan penuh kekeluargaan begitu terasa ketika seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan tertib. Panitia kemudian menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat hubungan antarsesama, serta mempertahankan nilai-nilai kebersamaan yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Aceh.

Momentum Idul Adha yang identik dengan nilai pengorbanan dan kepedulian sosial menjadi landasan utama pelaksanaan kegiatan tersebut. Tidak hanya menjadi ajang temu kangen dan saling memaafkan pasca hari raya, silaturahmi itu juga dimaknai sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial dan mempererat hubungan antara organisasi perjuangan dengan masyarakat.

Pesan tersebut tampak jelas melalui berbagai spanduk dan banner yang terpasang di lokasi kegiatan. Salah satunya mengusung tema “Mempererat Ukhuwah, Mempererat Kebersamaan dan Menebar Kepedulian”. Tema lain berbunyi “Saling Memaafkan, Pererat Silaturahmi, Perkuat Persaudaraan dan Keberkahan Dalam Ikatan Sosial dan Persaudaraan”. Kedua tema tersebut mencerminkan orientasi kegiatan yang tidak hanya berfokus pada konsolidasi internal organisasi, tetapi juga menempatkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial sebagai bagian penting dari kehidupan bermasyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Jenderal MUNA Kabupaten Pidie, Tgk. Amri Aiyyub, menegaskan bahwa silaturahmi merupakan salah satu modal sosial yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Aceh. Menurutnya, tradisi tersebut tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial tahunan, melainkan harus menjadi sarana memperkuat persaudaraan, menjaga kekompakan, dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Ia menilai bahwa Aceh memiliki tradisi kekeluargaan yang kuat. Karena itu, ruang-ruang kebersamaan seperti silaturahmi dan halal bihalal perlu terus dipelihara agar semangat persatuan tetap terjaga. Dalam pandangannya, keharmonisan sosial merupakan fondasi penting bagi terciptanya stabilitas dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Ia mengingatkan bahwa penghormatan terhadap tokoh sejarah tidak semata-mata diwujudkan melalui seremoni atau peringatan tahunan, melainkan juga dengan memahami gagasan dan nilai-nilai yang diwariskan. Dengan cara demikian, generasi muda dapat mengambil pelajaran yang relevan untuk menghadapi tantangan masa kini dan masa depan.

Sampai hari ini fitnah demi fitnah kita rasakan masih terus terjadi, antara lain propaganda serta adu domba dari pihak tertentu, sehingga hal tsb dapat membuat perpecahan diantara kita, Namun kita semua harus sll bersyukur atas karunia dari Allah SWT, karena itu semua adalah suatu langkah menuju masa akhir sehingga kita semua harus saling menjaga, jangan mudah terpancing tetap jaga kebersamaan. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT.

Pesan tersebut mendapat respons positif dari peserta yang hadir. Banyak pihak menilai bahwa menjaga persatuan dan memperkuat kepedulian sosial merupakan kebutuhan penting di tengah berbagai dinamika yang berkembang dalam masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti silaturahmi dan halal bihalal dinilai memiliki nilai strategis dalam memperkokoh hubungan sosial sekaligus membangun semangat kebersamaan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat. Dalam suasana yang khusyuk, para peserta memanjatkan doa bagi keselamatan masyarakat, kemajuan Kabupaten Pidie, serta keberkahan bagi Aceh secara keseluruhan. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim sebagai wujud nyata kepedulian sosial yang menjadi bagian dari semangat Idul Adha.

Pelaksanaan silaturahmi dan halal bihalal tersebut memperlihatkan bahwa momentum keagamaan dapat menjadi ruang yang efektif untuk mempererat hubungan sosial, memperkuat solidaritas, serta membangun kepedulian terhadap sesama. Di tengah berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah, semangat persatuan, ukhuwah, dan kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi modal sosial yang penting bagi kemajuan Kabupaten Pidie dan Aceh pada masa mendatang.

Baca Juga:  Kapolres Bireuen Terima Kunjungan Manager PLN ULP Wilayah Bireuen, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Wali Kota Langsa Buka Langsa Expo 2026, Dorong Kebangkitan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Kapolres Bitung Imbau Warga Terdampak Tol Tak Blokir Jalan: Silakan Aspirasi, Tetap Taat Hukum
Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe
KRI SRIWIJAYA RESMI PERKUAT ARMADA TNI AL, PANGKORMAR HADIRI PERESMIAN KAPAL INDUK PERTAMA INDONESIA
Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede
Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang
Menjaga Marwah Jurnalisme: Mengembalikan Fakta di Atas Dominasi Narasi
Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 22:04

Jamin Pendataan Menyeluruh, BPS Bitung Sisir Ulang Sensus Ekonomi 2026 di Girian Permai

Jumat, 25 September 2026 - 13:58

Perjelas Status Hukum Warga dan Aset Daerah, Bitung Bagikan Sertifikat PTSL

Jumat, 25 September 2026 - 07:29

Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari

Jumat, 25 September 2026 - 06:22

21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima

Jumat, 25 September 2026 - 03:26

Gedung Baru SMP Kavri Diresmikan, Asri Ludin Tambunan Dorong Kesetaraan Pendidikan

Kamis, 24 September 2026 - 15:17

APBD Perubahan Maybrat di Depan Mata, Yongki Kosamah Ajak Masyarakat Kawal Anggaran dari Hulu hingga Hilir

Kamis, 24 September 2026 - 14:40

Alun-Alun Talun Kenas Mulai Dibangun, Diharapkan Jadi Ruang Publik dan Penggerak UMKM

Kamis, 24 September 2026 - 11:52

Ancaman TPPO Makin Nyata, Wali Kota Bitung Minta Semua Pihak Bergerak Cegah Korban Baru

Berita Terbaru

Petugas BPS saat melakukan Kunjungan Kerumah Warga di wilayah Girian Permai.  (ft. talia)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Jamin Pendataan Menyeluruh, BPS Bitung Sisir Ulang Sensus Ekonomi 2026 di Girian Permai

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:04

‎Walikota Hengky Honandar, S.E, Sast membagikan Sertifikat kepada warga.  (Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Perjelas Status Hukum Warga dan Aset Daerah, Bitung Bagikan Sertifikat PTSL

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:58