Pordasi Equestrian Aceh Dikukuhkan, Vira Wiara Targetkan Olahraga Berkuda Naik Kelas

- Editor

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANDA ACEH — Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) bidang Equestrian Aceh resmi dikukuhkan dan dilantik. Pengukuhan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan serta pengembangan olahraga berkuda, khususnya cabang equestrian, di Aceh.

Ketua Pengprov Pordasi Equestrian Aceh, Vira Wiara, S.T., mengatakan kepengurusan yang baru dikukuhkan akan memprioritaskan pembinaan atlet secara berkelanjutan, termasuk mendorong munculnya bibit atlet sejak usia dini.

Menurut Vira, pengembangan equestrian Aceh tidak cukup hanya mengandalkan keberadaan komunitas berkuda. Diperlukan sistem pembinaan yang terarah, fasilitas latihan yang memadai, kompetisi berkelanjutan, serta peningkatan kualitas pelatih dan perangkat pertandingan.

 

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi awal dari kerja besar untuk membawa equestrian Aceh ke level yang lebih tinggi. Kita ingin olahraga berkuda tidak hanya dikenal oleh kalangan tertentu, tetapi menjadi salah satu cabang olahraga yang memiliki pembinaan dan prestasi yang kuat di Aceh,” ujar Vira.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengembangan olahraga equestrian di Aceh. Salah satunya adalah keterbatasan pemahaman masyarakat terhadap cabang olahraga tersebut, disertai belum optimalnya ketersediaan fasilitas dan sarana latihan.

Karena itu, kata Vira, Pengprov Pordasi Equestrian Aceh akan mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, komunitas, klub berkuda hingga para pelaku olahraga.

Baca Juga:  Sambut Hari Ibu Nasional TP PKK 16 Kecamatan Aceh Tenggara Gelar Perlombaan Bola Voly Putri

“Kita membutuhkan dukungan semua pihak. Mulai dari fasilitas latihan, pembinaan atlet, kompetisi yang berkelanjutan, hingga peningkatan kualitas pelatih dan perangkat pertandingan. Kalau semua bergerak bersama, saya yakin equestrian Aceh bisa berbicara lebih banyak di tingkat nasional,” katanya.

Vira menegaskan, pihaknya tidak ingin olahraga equestrian di Aceh hanya berkembang sebagai aktivitas komunitas. Lebih jauh, cabang olahraga tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu sumber prestasi olahraga Aceh di tingkat nasional.

“Kita ingin ada atlet-atlet Aceh yang mampu bersaing di tingkat nasional. Targetnya jelas: pembinaan harus berjalan, kompetisi harus hidup, fasilitas harus diperkuat, dan prestasi harus menjadi tujuan utama,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan pembinaan sejak usia dini menjadi salah satu fondasi penting untuk membangun prestasi jangka panjang. Dengan kompetisi yang teratur dan sistem pembinaan yang konsisten, atlet muda Aceh diharapkan memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengukur prestasi.

Pengukuhan dan pelantikan Pengprov Pordasi Equestrian Aceh tersebut diharapkan menjadi titik awal untuk memperluas perkembangan olahraga berkuda di Aceh. Selain melahirkan atlet berprestasi, pengembangan equestrian juga dinilai dapat membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk menekuni cabang olahraga tersebut.

“Ini waktunya equestrian Aceh bangkit, berkembang dan naik kelas,” pungkas Vira.

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Festival Pesona Raja Ampat 2026 Meledak! Pemuda, Pelajar hingga Pelaku Usaha Diajak Unjuk Kreativitas
Kursus Lisensi D Diploma Resmi Berakhir, 30 Peserta Siap Mengabdi Dunia Sepak Bola 
Puluhan Titik Api Kepung Waisai, Empat Pulau Besar Raja Ampat Mulai Terancam Kebakaran
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Dominasi Sepak Bola Usia Dini, Bintang Utara FC Kembali Naik Tahta di Manado
Kejar Peningkatan Prestasi Nasional, ESI Sumut Gelar Kejurprov Esport 2026
Gol Semata Wayang Eja Antar Bintang Utara Manado Rajai Turnamen Usia Dini di Likupang
Tahura Raja Ampat di Pusat Waisai Disorot, Warga Minta Pemda Serius Benahi Kebersihan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:08

BREAKING NEWS: Festival Pesona Raja Ampat 2026 Meledak! Pemuda, Pelajar hingga Pelaku Usaha Diajak Unjuk Kreativitas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:45

Kursus Lisensi D Diploma Resmi Berakhir, 30 Peserta Siap Mengabdi Dunia Sepak Bola 

Minggu, 27 September 2026 - 18:38

Puluhan Titik Api Kepung Waisai, Empat Pulau Besar Raja Ampat Mulai Terancam Kebakaran

Selasa, 22 September 2026 - 11:06

Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan

Senin, 21 September 2026 - 11:12

Dominasi Sepak Bola Usia Dini, Bintang Utara FC Kembali Naik Tahta di Manado

Minggu, 20 September 2026 - 14:29

Kejar Peningkatan Prestasi Nasional, ESI Sumut Gelar Kejurprov Esport 2026

Minggu, 20 September 2026 - 13:46

Gol Semata Wayang Eja Antar Bintang Utara Manado Rajai Turnamen Usia Dini di Likupang

Kamis, 17 September 2026 - 16:46

Tahura Raja Ampat di Pusat Waisai Disorot, Warga Minta Pemda Serius Benahi Kebersihan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dua Mesin Jagung dan Arti Pengabdian Para Pensiunan

Selasa, 6 Okt 2026 - 13:17