Muhammad Awaluddin: Ekosistem Terintegrasi Kunci Jasa Raharja Hadirkan Pelayanan Maksimal Kepada masyarakat

- Editor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta/Tribuneindonesia.com

Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero), Muhammad Awaluddin, menegaskan bahwa integrasi data dan kolaborasi lintas institusi menjadi kunci dalam menghadirkan layanan perlindungan masyarakat yang cepat, tepat, efisien, dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Awaluddin dalam The Forum 2026 AAMAI di Yogyakarta, Kamis (6/8/2026).

Ia menjelaskan, Jasa Raharja terus membangun ekosistem perlindungan terintegrasi dengan menjadikan masyarakat sebagai center of improvement.

Melalui integrasi data secara real-time dan kolaborasi dengan Korlantas Polri, pemerintah daerah, rumah sakit, serta berbagai institusi, proses penjaminan biaya perawatan hingga pembayaran santunan dapat dilakukan lebih cepat, akurat, dan minim hambatan administratif.

Baca Juga:  ​Tongkat Komando Polres Bitung Berganti, AKBP Albert Zai Dipercaya Jabat Kabagdalpers Polda Sulut

Menurut Awaluddin, data kini bukan sekadar pendukung operasional, tetapi menjadi dasar pengambilan keputusan, penyempurnaan proses, dan pengembangan layanan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menekankan bahwa perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas merupakan wujud nyata kehadiran negara. Karena itu, sinergi, interoperabilitas sistem, inovasi digital, dan penyelarasan proses bisnis antar-lembaga harus terus diperkuat agar masyarakat mendapatkan pengalaman layanan yang maksimal.

Berita Terkait

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan
BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal
Rp1,27 Triliun di APBD Perubahan 2026, Wabup Raja Ampat Ajak Semua Pihak Kawal Pembangunan
Ketika Sensasi Menggeser Etika: Geuchik Aron Geulumpang VII Disudutkan Berita Pungli Diduga Tanpa Konfirmasi
Saweu Keude Kopi, Kapolsek Idi Tunong Ajak Warga Waspadai Hoaks dan Narkoba
Minimalisir Dampak Banjir, BWS Diminta Bangun Tanggul Pengaman Lawe Bula
APBD Perubahan Raja Ampat Tembus Rp1,27 Triliun, Belanja Naik Rp134 Miliar
Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:33

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan

Senin, 28 September 2026 - 15:29

BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal

Senin, 28 September 2026 - 14:25

Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 18 WNA dalam Sepekan, Diantaranya Terlibat Prostitusi

Senin, 28 September 2026 - 12:21

Tiga Aplikasi, Ujian Baru Perizinan

Senin, 28 September 2026 - 10:49

TTI Desak LKPP Instruksikan Pengguna Anggaran Lengkapi Data Paket di SiRUP

Senin, 28 September 2026 - 09:24

Ketika Sensasi Menggeser Etika: Geuchik Aron Geulumpang VII Disudutkan Berita Pungli Diduga Tanpa Konfirmasi

Senin, 28 September 2026 - 09:02

Bentuk Tim Asesmen Terpadu, BNN Denpasar Tekankan Penindakan Tegas dan Rehabilitasi Humanis

Senin, 28 September 2026 - 08:57

Saweu Keude Kopi, Kapolsek Idi Tunong Ajak Warga Waspadai Hoaks dan Narkoba

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Tiga Aplikasi, Ujian Baru Perizinan

Senin, 28 Sep 2026 - 12:21