STM HULU | TribuneIndonesia.com — Harapan baru bagi masyarakat pelosok Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu akhirnya terwujud. Armada Angkutan Bus Perintis resmi beroperasi di Kabupaten Deli Serdang, menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.
Sebanyak dua unit Bus Perintis bantuan pemerintah pusat disiapkan untuk melayani dua trayek utama, yakni Tiga Juhar – Talun Kenas – Terminal Amplas serta Tiga Juhar – Bangun Purba – Lubuk Pakam. Kehadiran armada ini diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di kecamatan dengan tantangan jarak tempuh dan aksesibilitas.
Peluncuran Armada Angkutan Bus Perintis dilakukan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, di Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, Selasa (20/1/2026).
Dalam sambutannya, Wabup menegaskan bahwa transportasi memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah.
“Transportasi bukan sekadar sarana mobilitas, tetapi merupakan urat nadi penggerak perekonomian, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas sosial masyarakat,” ujar Lom Lom Suwondo.
Dengan beroperasinya Bus Perintis, masyarakat STM Hulu kini memiliki akses transportasi yang lebih mudah, aman, dan terjangkau untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, bersekolah, berobat, hingga mengembangkan usaha. Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok.
Wabup juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat STM Hulu yang secara sukarela menghibahkan lahan untuk pelebaran bahu jalan selebar 10 meter di sisi kiri dan kanan, tanpa meminta ganti rugi.
“Ini jarang terjadi. Keikhlasan masyarakat STM Hulu yang menghibahkan tanah tanpa ganti rugi menunjukkan besarnya kepedulian terhadap pembangunan daerah,” ucapnya.
Keikhlasan tersebut, lanjut Wabup, turut menjadi faktor pendukung rencana pembangunan jalan tol lingkar dalam yang akan menghubungkan Tanah Karo hingga Lubuk Pakam.
Sementara itu, tokoh masyarakat STM Hulu, Prof Effendi Barus, menyebutkan bahwa operasional Bus Perintis merupakan momen bersejarah bagi wilayahnya.
“Ini pertama kalinya alat transportasi pemerintah menjangkau desa-desa pelosok STM Hulu. Transportasi yang lancar akan memperlancar perekonomian masyarakat,” katanya.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini secara maksimal serta menjaga ketertiban, terutama di kawasan pasar yang rawan kemacetan, agar operasional bus dapat berjalan lancar.
Dari sisi teknis, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sumatera Utara Kelas II yang diwakili Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan, Ikra Suranta, menjelaskan bahwa program Angkutan Jalan Perintis merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjamin pemerataan layanan transportasi.
“Kami berharap Bus Perintis ini menjadi transportasi yang aman, nyaman, terjangkau, dan berkelanjutan.
Kami juga membuka peluang bagi daerah lain di Deli Serdang yang belum terlayani untuk mengusulkan trayek baru,” pungkasnya.
Dengan hadirnya Bus Perintis, konektivitas wilayah STM Hulu kini semakin terbuka, menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Deli Serdang secara menyeluruh.
Ilham Gondrong














